Manajemen Pendidikan Berbasis Komunitas: Peran Kearifan Lokal, Partisipasi Masyarakat, dan Kepemimpinan Sosial dalam Meningkatkan Akses dan Mutu Pendidikan di Wilayah Tertinggal

Main Article Content

Arifannisa Arifannisa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan berbasis komunitas dengan menekankan pada peran kearifan lokal, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan sosial dalam meningkatkan akses serta mutu pendidikan di wilayah tertinggal. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan dari artikel ilmiah di Google Scholar dan website kredibel tertentu yang diterbitkan pada periode 1969–2025. Dari 50 artikel yang diperoleh, setelah seleksi ketat digunakan 32 artikel yang paling relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi keterkaitan antara teori, hasil penelitian terdahulu, dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat dijadikan dasar kurikulum dan manajemen pendidikan yang kontekstual, partisipasi masyarakat menjadi penggerak keberlanjutan pendidikan, dan kepemimpinan sosial mampu membangun koordinasi serta motivasi kolektif dalam mendukung pendidikan di daerah tertinggal. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk menambah referensi terkait pengabdian masyarakat, khususnya dalam pengembangan model pendidikan berbasis komunitas yang berakar pada nilai budaya, kolaborasi masyarakat, dan kepemimpinan lokal. Temuan ini juga memiliki implikasi teoritis dalam memperkuat literatur tentang manajemen pendidikan komunitas serta implikasi praktis bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan perguruan tinggi dalam merancang kebijakan dan program pengabdian yang lebih adaptif dan berkelanjutan di wilayah tertinggal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Arifannisa, A. (2025). Manajemen Pendidikan Berbasis Komunitas: Peran Kearifan Lokal, Partisipasi Masyarakat, dan Kepemimpinan Sosial dalam Meningkatkan Akses dan Mutu Pendidikan di Wilayah Tertinggal. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1546–1558. https://doi.org/10.56799/joongki.v4i4.11597
Section
Articles

References

Alfasisromarakap, A., Ahman, A., Sunaryo, S., Achmad, A., Husen, H., & Astra, I. M. (2021). hambatan dan tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan dasar di kabupaten biak numfor provinsi papua di era otonomi khusus papua. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 4(1), 141–153. https://doi.org/10.31004/jrpp.v4i1.1870

Arnstein, S. R. (1969). A Ladder Of Citizen Participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Arswimba, B. A., Winarti, E., Aquan, H. M., Sianipar, C. P., & Budiasmoro, I. Y. K. (2023). Facilitating the Involvement of Community Leadrs in the Development of Culture-Based Education in Mappi District, South Papua Province. Jurnal Nalar Pendidikan, 11(2), 94. https://doi.org/10.26858/jnp.v11i2.53613

Aulia, A. N., Rahayu, T. H., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal: Menjaga Tradisi dan Membangun Masa Depan Masyarakat Banjarmasin. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2035–2043. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.553

Aziza, T. N., & Srimarchea, D. W. (2023). Penanganan Daerah Tertinggal di Indonesia. Jurnal Khazanah Intelektual, 7(1), 1584–1600. https://doi.org/10.37250/khazanah.v7i1.185

Bass, B. M. (1990). From transactional to transformational leadership: Learning to share the vision. Organizational Dynamics, 18(3), 19–31. https://doi.org/10.1016/0090-2616(90)90061-S

Bray, D. B. (2003). Mexico’s Community-Managed Forests as a Global Model for Sustainable Landscapes. Conservation Biology, 17(3), 672–677.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctv26071r6

Fuente, J. K. de la. (2025). The Importance of a School-Based Management System (SBM). Teacherph. https://www.teacherph.com/importance-school-based-management-system-sbm

Fullan, M. (2007). The New Meaning of Educational Change. Routledge.

Geertz, C. (1983). Local Knowledge: Further Essays in Interpretive Anthropology. Basic Books.

Gulo, Y., & Sitepu, E. (2023). Kepemimpinan Transformasional Tokoh Agama: Kontribusi terhadap Kesetaraan Pendidikan di Daerah Terpencil. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 3(4), 147–153. https://doi.org/10.58939/afosj-las.v3i4.703

Huang, X. (2019). Understanding Bourdieu - Cultural Capital and Habitus. Review of European Studies, 11(3), 45. https://doi.org/10.5539/res.v11n3p45

Hurriyah, N. K. (2022). Partisipasi Masyarakat Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Madrasah Tsanawiyah. Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 38–46. https://doi.org/10.18860/rosikhun.v2i1.13890

Izzah, N., & Budhi, S. (2024). Makna dan Nilai Kearifan Lokal Pada Tradisi Mallasuang Manu’ Masyarakat Mandar di Kabupaten Kotabaru. Huma: Jurnal Sosiologi, 3(1), 87–98. https://doi.org/10.20527/h-js.v3i1.196

Kahfi, M. A. (2022). Manajemen Berbasis Masyarakat dalam Pengelolaan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(3), 589–616. https://doi.org/10.14421/njpi.2022.v2i3-10

Katolik News. (2023). SD Katolik Pertama Hadir di Kabupaten Yahukimo, Papua. Katoliknews.Com. https://katoliknews.com/2021/07/06/sd-katolik-pertama-hadir-di-kabupaten-yahukimo-papua

Khusniyah, T. W. K., Puji Yanti Fauziyah, & Ali Mustadi. (2023). keterlibatan orang tua dan kerjasama sekolah dalam pendidikan siswa sekolah dasar: studi kepustakaan. PROGRES PENDIDIKAN, 4(3), 193–199. https://doi.org/10.29303/prospek.v4i3.447

Manasye, Y. (2021). Warga Desa di NTT Bangun Gedung Sekolah Negeri Secara Swadaya. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/nusantara/433457/warga-desa-di-ntt-bangun-gedung-sekolah-negeri-secara-swadaya

Mayasari, Y. (2018). Bupati Amril Mukminin Meresmikan 2 SD Swadaya Masyarakat Menjadi SD Negeri. Prokopim. https://prokopim.bengkaliskab.go.id/web/detailberita/9096/2018/12/13/bupati-amril-mukminin-meresmikan-2-sd-swadaya-masyarakat-menjadi-sd-negeri

Moradi, S., Hussin, S. Bin, & Barzegar, N. (2012). School-Based Management (SBM), Opportunity or Threat (Education systems of Iran). Procedia - Social and Behavioral Sciences, 69, 2143–2150. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.12.179

Muhammad, H. (2020). Hambatan Koordinasi dan Sinergi Layanan Pendidikan di 3T. Republika. https://republika.co.id/berita/qktq29380/hambatan-koordinasi-dan-sinergi-layanan-pendidikan-di-3t

Northouse, P. G. (2013). Leadership: Theory and Practice. Sage Publications.

Nuen, M. A. (2018). Membangun Pendidikan NTT Secara Partisipatif. Www.Kompasiana.Com. https://www.kompasiana.com/madabanuen/5c10bee8ab12ae75fe3b8ed5/membangun-pendidikan-ntt-secara-partisipatif

Pakniany, N. S. L., Imron, A., & Degeng, I. N. S. (2020). Peran Serta Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 5(3), 271. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i3.13225

Puri, P., & Chhetri, D. (2024). A Systematic Review of the Role of School Management Committee for the School Performance in Nepal. Education Journal, 13(3), 97–107. https://doi.org/10.11648/j.edu.20241303.12

Raihan, S., Saprizal, Fitriana, Awayundu Said, & Amir Pada. (2025). PKM Penguatan Kapasitas Guru dalam Implementasi Kurikulum Sekolah Ramah Anak Berbasis Budaya Positif di Lingkungan Belajar. Kreasi: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 223–234.

Ramadhani, A. S. (2020). Contextual Education as an Effort to Eradicate Literacy Inequality in Rural Communities in Papua Province. Universitas Indonesia.

Sainawati, S., & Samodra, Y. T. J. (2021). Perjuangan melayani kesempatan mengenyam pendidikan di pelosok Tanjung Lesung, Sintang, Kalimantan Barat. JPPTK: Jurnal Pendidikan Pembelajaran & Penelitian Tindakan, 1(2), 109–121. https://doi.org/10.53813/jpptk.v1i2.25

Sape, D. (2023). Memperkuat Warisan Budaya dan Identitas Dayak Melalui Sekolah Adat Arus Kualan. Www.Kompasiana.Com. https://www.kompasiana.com/dellysape1976/647acd4a4addee35c30d8962/memperkuat-warisan-budaya-dan-identitas-dayak-melalui-sekolah-adat-arus-kualan

Seda, F., & Niron, M. D. (2022). wuat wa’i: model gotong-royong masyarakat manggarai dalam pembiayaan pendidikan di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 25–38. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i1.1864

Subagja, U. (2020). Nilai Agama dan Peran Tokoh Agama Sangat Penting Bagi Pembangunan Desa. Jurnas.Com. https://www.jurnas.com/artikel/77472/Nilai-Agama-dan-Peran-Tokoh-Agama-Sangat-Penting-Bagi-Pembangunan-Desa

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.