Lansia Tangguh: Pendampingan Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun

Main Article Content

Marcella Mariska Aryono
Andi Cahyadi
David Ary Wicaksono
Robik Anwar Dani
Yonathan Setyawan

Abstract

Pada usia Indonesia yang hampir mencapai 80 tahun saat ini, bangsa ini telah mencapai tahap di mana populasinya berangsur-angsur menua. Sesuai perkiraan Kementerian Kesehatan, pada tahun 2025 jumlah penduduk di Indonesia yang akan dicap lanjut usia adalah sekitar 1,2 milyar. Lansia merupakan kelompok usia yang memiliki ketergantungan terhadap kelompok usia produktif. Dengan presentase yang cukup besar, secara tak langsung, memiliki dampak sosial dan ekonomi, baik bagi individu, keluarga, maupun lingkungan sosial. Lansia merupakan kelompok penduduk yang rentan dan sedikitnya ada tiga faktor utama yang menyebabkan kelompok lansia rentan, yaitu tidak lagi produktif secara ekonomi, masalah kesehatan, dan membutuhkan pendamping sebagai pengasuh. Permasahan ini juga terjadi pada para lansia di Paguyuban Benteng Gading Mater Dei Madiun. Meskipun mereka memiliki cukup banyak kesibukan dalam kegiatan gereja, namun tidak sedikit yang juga masih mengeluhkan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada masa lansia ini. Oleh karena itu, program pendampingan ini dilakukan sehingga dapat membuat para lansia ini menjadi Lansia yang Tangguh sehingga dapat mampu menghadapi permasalahan-permasalahan di masa lansia. Kegiatan pendampingan yang telah dilakukan tersebut mendapatkan respon yang positif dari para lansia yang ada di Paguyuban Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun. Pendampingan ini sangat mengedukasi dan sangat bermanfaat bagi para lansia agar mereka dapat menjadi lansia yang Tangguh sehingga tidak merasakan kesepian dan stress dikarenakan tinggal sendirian.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Aryono, M. M., Cahyadi, A., Wicaksono, D. A., Dani, R. A., & Setyawan, Y. (2025). Lansia Tangguh: Pendampingan Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 601–605. https://doi.org/10.56799/joongki.v5i1.13789
Section
Articles

References

Ansori, A. N. A. (2023). Menko Muhadjir Effendy Jabarkan Permasalahan Anak hingga Lansia di Indonesia. Diunduh dari https://www.liputan6.com/health/read/5380217/menko-muhadjir-effendy-jabarkan-permasalahan-anak-hingga-lansia-di-indonesia?page=3

Handayani, D. dan Wahyuni. (2012). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia Di Posyandu Lansia Jetis Desa Krajan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Gaster, Vol 9. No.1, Februari 2012.

Kaur, Harkirat., Kaur, Harleen., Venkateashan, Mahalingam. (2015). Factors determining family support and quality of life of elderly population: International Journal of Medical Science and Public Health, Vol 4, Issue 8,1049-1053.

Nugroho. (2008). Keperawatan Gerontik. Buku Kedokteran EGC: Jakarta

Nurhayati. (2010). Psikologi dalam pendidikan. Alfabeta. Bandung.

Raudhah, I. (2012). Kualitas Hidup Lansia di Graha Residen Senior Karya Kasih Medan Sumatera Utara. Skripsi Fakultas Keperawatan USU, Medan

Sutikno. (2011). Hubungan Antara Fungsi Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia di Kelompok Jantung Sehat Surya Group Kediri. (Thesis). Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.