Peningkatan Pemahaman Prinsip Koperasi melalui Pendidikan dan Pelatihan bagi Pengurus dan Anggota KDMP di Kabupaten Sumedang
Main Article Content
Abstract
Pemahaman terhadap prinsip-prinsip koperasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan dan keberlanjutan koperasi. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemahaman pengurus dan anggota terhadap prinsip-prinsip koperasi masih belum merata sehingga implementasinya dalam praktik operasional belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus dan anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumedang mengenai prinsip-prinsip koperasi melalui pendidikan dan pelatihan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab dengan materi yang mencakup jati diri koperasi, tujuh prinsip koperasi, serta implementasinya dalam praktik operasional. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi terhadap partisipasi dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip koperasi, meningkatkan partisipasi dalam diskusi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penerapan prinsip koperasi dalam pengelolaan organisasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan mendukung implementasi prinsip-prinsip koperasi pada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumedang.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Birchall, J. (2017). The governance of large co-operative businesses. Co-operatives UK. Manchester: Co-operatives UK.
Hidayat, A., & Kusumawati, D. (2023). Implementation of cooperative principles and organizational performance in Indonesian cooperatives. Jurnal Economia, 19(2), 145–156.
International Cooperative Alliance. (2020). Guidance notes to the cooperative principles. Brussels: International Cooperative Alliance.
Novkovic, S. (2021). Cooperative identity as a yardstick for transformative governance. Annals of Public and Cooperative Economics, 92(2), 313–336. https://doi.org/10.1111/apce.12260
Pratama, R., & Lestari, N. (2022). The influence of members’ understanding on participation in cooperative organizations. International Journal of Economics, Business and Accounting Research, 6(3), 2280–2288.
Puusa, A., Hokkila, K., & Varis, A. (2016). Individuality vs. communality—A new dual role of co-operatives? Journal of Co-operative Organization and Management, 4(1), 22–30. https://doi.org/10.1016/j.jcom.2016.02.002
Sari, P., & Nugroho, B. (2023). Human resource quality and member participation in strengthening cooperative governance. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 25(1), 52–63.
Sukmayadi, S. (2026). Pemahaman prinsip koperasi dan implementasinya dalam praktik operasional Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sumedang. Laporan Penelitian. Sumedang: Universitas Sebelas April.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. (1992). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Zeuli, K. A., & Cropp, R. (2021). Cooperatives: Principles and practices in the 21st century. Madison: University of Wisconsin Center for Cooperatives.