Pengaruh Economic Value Added Dan Market Value Added Terhadap Nilai Perusahaan : Studi Pada Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Di BEI
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap nilai perusahaan pada sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Earnings Ratio (P/E Ratio) sebagai indikator persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 42 perusahaan sektor keuangan sebagai objek penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi BEI serta sumber terkait lainnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank, regresi kuantil, uji Wald, dan pseudo R² karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA dan MVA secara parsial maupun simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada sektor keuangan yang terdaftar di BEI. Temuan ini memberikan implikasi bahwa indikator EVA dan MVA belum mampu secara konsisten dijadikan dasar penilaian bagi investor dalam menentukan nilai perusahaan, sehingga faktor eksternal dan non-keuangan masih berperan besar dalam membentuk persepsi pasar.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afrianto. (2022). Manajemen Persediaan Bahan Baku Guna Efektivitas Dan Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada Perusahaan Kayu Lapis CV Purbayasa Purbalingga). Universitas Islam Negeri Prof. Kiai Haji S
Ansori, M. (2015). Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Metode EVA (Economic Value Added). Yogyakarta: Deepublish.
Apriantini, D., et al. (2022). Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(2), 55–63.
Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2017). Financial Management: Theory and Practice. 15th Edition. Boston: Cengage Learning.
Darjana, R., Nurmala, I., & Hidayatullah, D. (2022). Kinerja Keuangan dan Nilai Perusahaan Sektor Keuangan di Era Pandemi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 24(1), 11–21.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gunawan, A., & Kusuma, B. (2019). Pengaruh EVA dan MVA terhadap Harga Saham Sektor Perbankan. Jurnal Ilmu Manajemen, 7(2), 93–105.
Hidayat, R. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 25–35.
Irfani, A. (2020). Manajemen Keuangan Lanjutan: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Irwandi, A. (2023). Dampak Pandemi terhadap Nilai Perusahaan Keuangan di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 27(1), 44–58.
Kasmir. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Edisi Revisi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Kusumaputra, H., & Retnowati, A. (2022). Ketahanan Nilai Perusahaan Sektor Keuangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 55–66.
Muliani, D., et al. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen Keuangan, 11(2), 150–162.
Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Jaffe, J. (2005). Corporate Finance. 7th Edition. New York: McGraw-Hill.
Sriati. (2015). Economic Value Added sebagai Pengukur Kinerja Perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 12(2), 121–133.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syahirah, C. S., & Lantania, M. F. (2016). Pengaruh EVA dan MVA terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 5(2), 89–96.
World Bank, 2021. “Indonesia Economic Prospects.” https://www.worldbank.org
Yuliansyah, Y., & Khan, A. (2021). Performance Measurement Control. London: Routledge.