Saluran Pemasaran Cabai Merah Besar di Kota Tasikmalaya

Main Article Content

Muhammad Azriel Rivanza
Ulpah Jakiyah
Reny Hidayati

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis saluran distribusi cabai merah besar di Kota Tasikmalaya, mengidentifikasi margin pemasaran pada setiap saluran, dan mengukur Farmer's Share atau kontribusi harga yang diterima petani. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik Snowball Sampling yang melibatkan 15 responden, terdiri dari 2 petani, 2 pedagang pengumpul, 1 pedagang besar, 3 pedagang pengecer, dan 5 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 jalur distribusi cabai merah di Kota Tasikmalaya yang dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu saluran non-digital dan digital. Kedelapan saluran tersebut meliputi: (1) Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – Konsumen (Non Digital), dan (2) Petani – Pedagang Penumpul – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – E-Commerce – Konsumen (Digital). Analisis margin pemasaran dan Farmer's Share menunjukkan adanya perbedaan efisiensi antar saluran pemasaran. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami struktur dan efisiensi pemasaran cabai merah di kawasan perkotaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muhammad Azriel Rivanza, Ulpah Jakiyah, & Reny Hidayati. (2026). Saluran Pemasaran Cabai Merah Besar di Kota Tasikmalaya. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(3), 2341–2349. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i3.12987
Section
Articles

References

Arbi, M., Thirtawati, T., & Junaidi, Y. (2018). Analisis saluran dan tingkat efisiensi pemasaran

beras semi organik di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 11(1), 22–32.

Badan Pusat Satistik. (2022). Produksi Tanaman Sayuran Cabai Besar, Cabai Rawit, Cabai

Keriting Menurut Kabupaten/Kota. Tasikmalaya: Badan Pusat Satistik.

Badan Pusat Satistik. (2024). Produksi Tanaman Sayuran Cabai Besar, Cabai Rawit, Cabai

Keriting Menurut Kabupaten/Kota. Tasikmalaya: Badan Pusat Satistik.

Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2016). Digital Marketing: Strategy, Implementation and

Practice (6th ed.). Pearson.

Iswahyudi, S., & Sustiyana, N. (2019). Pola saluran pemasaran dan farmer’s share jambu air CV

Camplong. Jurnal Hexagro, 3(2), 33–38.

Listyaningrum, N. (2013). Analisis Pemasaran Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Margin

Pemasaran Bawang Putih Di Kabupaten Karanganyar.

Amin, M. R. (2019). Pengaruh pemberian ekstrak Alang-alang (Imperata cylindrica L.), Teki

(Cyperus rotundus L.), dan Bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap gulma di lahan

tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Desa Belung Kecamatan Poncokusumo

Kabupaten Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Kabupaten Malang.

Limakrisa, N., & Purba, T. P. (2017). Manajemen Pemasaran Teori dan Aplikasi dalam Bisnis di

Indonesia (2nd ed.). Mitra Wacana Media.

Prasetyo, D., Sari, A. I., Emawati, S., Rahayu, E. T., & Purnomo, S. H. (2015). Analisis pemasaran

ternak sapi potong di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Sains Peternakan: Jurnal

Penelitian Ilmu Peternakan, 13(2), 65–72.

Soekartawi. (2018). Ilmu Usahatani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Jakarta:

UI-Press.

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Sugiyono, S. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D Cetakan 17. Bandung: CV

Alfabeta.

Tjiptono, F., & Diana, A. (2020). Pemasaran. Yogyakarta: Andi.