Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif, Career Development, Dan Mental Health Terhadap Loyalitas Karyawan Pada Pt Ejitama Internusa Persada

Main Article Content

A. Malik Al Alfatah
Ilham Sya’Ban
Supriyanto Supriyanto
Faiz Irsyad Prasetyo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan Partisipatif, Pengembangan Karier, dan Kesehatan Mental terhadap Loyalitas Karyawan pada PT Ejitama Internusa Persada. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan loyalitas karyawan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, meningkatnya turnover, serta menurunnya motivasi kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 40 karyawan tetap, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data mencakup statistik deskriptif dan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh parsial dan simultan variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif, pengembangan karier, dan kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Selain itu, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan secara simultan terhadap loyalitas karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa organisasi perlu menerapkan kepemimpinan yang partisipatif, menyediakan peluang pengembangan karier yang jelas, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesehatan mental karyawan guna meningkatkan loyalitas jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Alfatah, A. M. A., Ilham Sya’Ban, Supriyanto, S., & Faiz Irsyad Prasetyo. (2026). Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif, Career Development, Dan Mental Health Terhadap Loyalitas Karyawan Pada Pt Ejitama Internusa Persada . EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(3), 2611–2621. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i3.14412
Section
Articles

References

Jayanti, (2019). "Pengaruh kepemimpinan, kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap loyalitas karyawan." Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen 2.2 : 214 225.

Ma’ruf, Reza (2021) "Pengaruh Kompensasi dan Work Life Balance Terhadap Loyalitas Karyawan." Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 9.1: 110-120.

Lumiu, (2019). "Pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan." Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) 9.3: 93-100.

Marwanto; et al,(2021). "Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Di PT Penjalindo Nusantara (Metaflex).

Khassawneh & Elrehail,(2022). Social, Exchange Theory, Loyalitas karyawan terbentuk melalui pertukaran sosial antara karyawan danorganisasi, di mana dukungan organisasi dan kepuasan kerja menjadi mediator utama.

Wang; et al.,(2022_. Participative, Leadership Theory, Kepemimpinan partisipatif meningkatkan loyalitas dan kinerja karyawandengan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan, memperkuat rasa memiliki dan kepercayaan.

Kelloway; et al., (2022). Workplace, Mental Health Model, Kesehatan mental dipengaruhi oleh faktor pekerjaan, kepemimpinan, danintervensi organisasi. Dukungan dan pelatihan kepemimpinan dapat meningkatkan kesehatan mental danloyalitas.

Meschke; et al., (2021). Psychological Contract Theory: Harapan tidak tertulis antara karyawan dan organisasi membentuk loyalitas,terutama jika organisasi memenuhi janji-janji karir dan kesejahteraan.

Soelistya, Djoko, (2021). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Partisipatif dan Komunikasi terhadap Motivasi Kerja Serta Dampaknya pada Prestasi Kerja Pegawai di Maspion Group Surabaya Jawa Timur. Jurnal Ilmu Ekonomi & Manajemen. Vol. 1 No.1: 1-10.

Lestari, P. (2015). Hubungan Antara Pengembangan Karir Dan Pemberian Insentif terhadap Loyalitas Kerja Karyawan, Psikoborneo, 3(3), 239–246.

Rafifah; et al. (2022). Pengaruh Workplace Well-Being dan Kesehatan Mental terhadap Kinerja Karyawan pada PT Mega Hotel Lestari. SOSMANIORA: Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(4), 448–456. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v1i4.1157