Dharar dalam Ekonomi: Kerusakan Jalan Desa Mekar Sari Kec. Sungai Raya dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Ekspeditor Sawit
Main Article Content
Abstract
Aktivitas industri kelapa sawit kerap menimbulkan ketegangan antara keuntungan ekonomi dan keberlanjutan sosial-lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manifestasi dharar (kemudaratan) serta dinamika tanggung jawab sosial perusahaan dalam konteks kerusakan infrastruktur jalan desa di Desa Mekar Sari, Kubu Raya. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang mewakili masyarakat terdampak, pemerintah desa, dan pelaku usaha, serta didukung oleh observasi lapangan dan analisis dokumen. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola kemudaratan dan respons institusional yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengangkutan kelapa sawit menghasilkan dharar multidimensi yang bertentangan dengan prinsip Maqasid al-Shariah. Dampak tersebut mencakup dimensi ekonomi berupa peningkatan beban biaya masyarakat, dimensi sosial berupa terganggunya aksesibilitas dan keselamatan, serta dimensi lingkungan berupa polusi debu yang cenderung dinormalisasi. Sementara itu, tanggung jawab sosial perusahaan masih bersifat sukarela dan reaktif, terbatas pada bantuan sporadis, sehingga belum memenuhi prinsip izalah al-dharar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka tanggung jawab sosial yang ada belum memadai dalam mengatasi eksternalitas negatif industri. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi model tanggung jawab sosial berbasis akad operasional yang mengikat serta kemitraan tripartit berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Pendekatan ini penting untuk mewujudkan keadilan ekologis, menginternalisasi dampak negatif, dan memastikan harmoni antara aktivitas ekonomi dan kemaslahatan publik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Wahbah al-Zuhayli. (2007). Al-fiqh al-Islami wa adillatuh (Vol. 5). Damascus: Dar al-Fikr.
Asmorowati, M. (2023). Compensation assessment in land procurement for public interest in providing justice. European Journal of Law and Political Science, 2(3). https://doi.org/10.24018/ejpolitics.2023.2.3.99
Jasser Auda. (2008). Maqasid al-shariah as philosophy of Islamic law. London: International Institute of Islamic Thought.
Bergantino, A. S., Troiani, G., Bashir, T., & Pagliara, F. (2025). How vulnerable are road networks to shocks? An analysis through accessibility indicators. Sustainable Futures, 9, 100471. https://doi.org/10.1016/j.sftr.2025.100471
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Contreras, M., Chamorro, A., Guerrero, N., Martínez, C., Echaveguren, T., Allen, E., & Bronfman, N. (2025). Risk management of rural road networks exposed to natural hazards: Integrating social vulnerability and critical infrastructure access in decision-making. Sustainability, 17(15), 7101. https://doi.org/10.3390/su17157101
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Deuraseh, N. (2023). Reconstruction of the higher objective of Islamic law (maqasid shariah) to strengthen halal industry. Proceedings of Malikussaleh International Conference on Law, Legal Studies and Social Science (MICoLLS), 2, 00001. https://doi.org/10.29103/micolls.v2i.235
Farhan, M., Kusumawardani, M., Bashir, A., & Soediro, A. (2021). Maqashid shariah in practical sustainability report: Case study of BUMN in South Sumatra. Sriwijaya International Journal of Dynamic Economics and Business, 5(2), 173–190. https://doi.org/10.29259/sijdeb.v5i2.173-190
Fauziah, F., Harun, M., & Sari, R. O. I. (2022). Corporate social responsibility programs in the principles of sharia economic law. Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah dan Masyarakat, 22(2). https://doi.org/10.19109/nurani.v22i2.14148
Fikri, A. L. R. (2024). Maqashid sharia study on minerals and coal law in Indonesia. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 8(1), 43–56. https://doi.org/10.21009/hayula.008.01.03
Hajjar, M. (2019). Status of Islamic finance in France in 2019. In Islamic finance in Europe (pp. 109–148). Cham: Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-04094-9_5
Joyce, B. (2025). A note on accounting for negative economic externalities. International Journal of Business & Management Studies, 6(4), 40–41. https://doi.org/10.56734/ijbms.v6n4a3
Jumhur. (2023). Dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat di Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Prosiding Seminar Akademik Tahunan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 6.
Novitasari, S., & Wasilah, S. N. (2025). Implementation of sharia accountability enterprise theory in corporate social responsibility. Iqtishaduna, 16(1). https://doi.org/10.20414/iqtishaduna.v16i1.12005
Putra, P. A. A. (2023). Aplikasi kaidah la darar wa la dirar dalam hukum ekonomi syariah. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(2). https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i2.4391
Qaim, M., Sibhatu, K. T., Siregar, H., & Grass, I. (2025). Environmental, economic, and social consequences of the oil palm boom. Annual Review of Resource Economics, 11, 38. https://doi.org/10.1146/annurev-resource-110119
Ridwan, A. H., Rahman, M. T., Budiana, Y., Safrudin, I., & Septiadi, M. A. (2022). Implementing and interpreting Fazlur Rahman’s Islamic moderation concept in the Indonesian context. Journal of Islamic Thought and Civilization, 12(2), 58–73. https://doi.org/10.32350/jitc.122.05
Rochman, F. (2024). Implementasi corporate social responsibility (CSR) dalam perspektif maqashid syariah [Skripsi, Universitas Islam Negeri Antasari]. https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27865
Soni, P. (2014). The art of case study research (review of R. E. Stake, 1995).
Sunaryo, A., & Fahmi, A. H. (2024). Evaluation of the maqasid al-shari’ah liberalization. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 18(1). https://doi.org/10.24090/mnh.v18i1.9886
Zuhirsyan, M., Supaino, Agus, R., Barus, E. S., & Osman, N. B. (2025). Productive land management through cooperation in maqasid perspective. Profetika: Jurnal Studi Islam, 26(1). https://doi.org/10.23917/profetika.v26i01.10117