Kecanduan Belanja: Memahami Sisi Emosional Perilaku Konsumen
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam fenomena kecanduan belanja dari perspektif psikologis, dengan fokus utama pada peran emosi dalam memicu dan mempertahankan perilaku kompulsif tersebut. Kecanduan belanja tidak hanya berdampak pada kondisi finansial individu, tetapi juga kesejahteraan emosional dan relasi sosial mereka. Melalui tinjauan literatur komprehensif dan analisis terhadap penelitian-penelitian terdahulu, studi ini mengidentifikasi berbagai faktor emosional seperti stres, kecemasan, depresi, dan perasaan rendah diri sebagai pemicu utama perilaku belanja kompulsif. Selain itu, penelitian ini juga membahas mekanisme psikologis seperti pelepasan dopamin dan penguatan negatif yang berkontribusi pada siklus adiktif. Implikasi dari pemahaman mendalam tentang sisi emosional kecanduan belanja ini penting untuk pengembangan strategi pencegahan, intervensi klinis, dan edukasi masyarakat yang lebih efektif dalam mengatasi masalah ini. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan model komprehensif yang mengintegrasikan faktor emosional, kognitif, dan sosial dalam memahami dan menangani kecanduan belanja.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amirullah. (2002). Perilaku konsumen. Graha Ilmu.
Baihaky, S., Nizar, Y. A., & Mustikowati, R. I. (2022). Pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian Madu Tokkebi Snacks Malang. Jurnal Ilmu Sosial, 1(1), 85.
Black, D. W. (2007). A review of compulsive buying disorder. World Psychiatry, 6(1), 14–18. https://doi.org/10.1002/j.2051-5545.2007.tb00111.x
Dittmar, H. (2005). A new look at compulsive buying: Self-discrepancies and materialism as mediating pathways between low self-esteem and consumer debt. Journal of Economic Psychology, 26(5), 691–719. https://doi.org/10.1016/j.joep.2004.02.003
Faber, R. J., & O'Guinn, T. C. (1992). A clinical screener for compulsive buying. Journal of Consumer Research, 19(3), 459–469. https://doi.org/10.1086/209315
Hanley, A., & Wilhelm, M. S. (1992). Compulsive buying: An exploration and a new scale. Journal of Consumer Research, 19(2), 241–251. https://doi.org/10.1086/209299
McElroy, S. L., Keck, P. E., Pope, H. G., Smith, J. M., & Strakowski, S. M. (1994). Compulsive buying: A report of 20 cases. Journal of Clinical Psychiatry, 55(6), 242–248.
O'Guinn, T. C., & Faber, R. J. (1989). Compulsive buying: A phenomenological exploration. Journal of Consumer Research, 16(2), 147–157. https://doi.org/10.1086/209204
Ridgway, N. M., Kukar-Kinney, M., & Monroe, K. B. (2008). An expanded conceptualization and a new measure of compulsive buying. Journal of Consumer Research, 35(4), 622–639. https://doi.org/10.1086/591108
Roberts, J. A., & Tanner, J. F. (2000). Compulsive buying on the Internet: A new form of an old disorder? CyberPsychology & Behavior, 3(4), 503–510. https://doi.org/10.1089/109493100420142
Rustawati, Nasution, S., & Yanti, R. T. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada makanan cepat saji McDonald's Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 4, 180–188.
Saad, G. (2007). The evolutionary psychology of compulsive buying. Psychology & Marketing, 24(9), 779–800. https://doi.org/10.1002/mar.20179
Weinstein, A. M., & Weinstein, B. G. (2014). Computer and Internet addiction: A psycho-social model of compulsive buying. International Journal of Mental Health and Addiction, 12(6), 665–683. https://doi.org/10.1007/s11469-014-9482-6