Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja Dan Upah Minimum Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten Kendal

Main Article Content

Meidy Alesya Putri Rahadian
Marseto Marseto

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anomali pertumbuhan ekonomi makro di Kabupaten Kendal yang belum berbanding lurus dengan akselerasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah tenaga kerja, dan upah minimum terhadap IPM periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda melalui perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif namun tidak signifikan, mengindikasikan distribusi kesejahteraan yang belum inklusif. Sebaliknya, variabel tenaga kerja dan upah minimum memiliki pengaruh positif dan signifikan, dengan upah minimum sebagai determinan paling dominan. Secara simultan, variabel ketiga tersebut menjelaskan variasi IPM sebesar 98,7%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan pengupahan dan optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal merupakan instrumen paling krusial untuk menjamin pertumbuhan ekonomi yang lebih berdampak nyata pada pembangunan manusia di Kabupaten Kendal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rahadian, M. A. P., & Marseto, M. (2026). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja Dan Upah Minimum Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten Kendal. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(4), 4121–4128. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i4.16425
Section
Articles

References

Afrilia, V., Zulaihati, S. and Kismayanti Respati, D. (2025) “Pengaruh Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Ketimpangan Pendapatandi Provinsi Jambi,” Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), pp. 450–458.

Andri, I. and Akbar, A. (2022) “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016-2020,” Jurnal Of Economics And Development Planning, 2(1), pp. 48–56.

BPS (2022) Indeks Pembangunan Manusia, Badan Pusat Statistik Kabupaten Toraja Utara. Available at: https://web-api.bps.go.id/

Gunawan, R., Yarsah, W.N. and Arsyah, T.D. (2022) “Pertumbuhan Kemiskinan Dan Upah Minimum Regional Terhadap,” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 5(1), pp. 125–142.

Halik, F.M. (2025) “Strategi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sulawesi Tenggara: Kajian potensi daerah berbasis sektor unggulan,” Journal of Economics Research and Policy Studies, 5(1), pp. 125–146. Available at: https://doi.org/10.53088/jerps.v5i1.1515.

Hasibuan, S., Harahap, I. and Tambunan, K. (2023) “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Sumatera Utara,” Jurnal Manajemen Akuntansi, 3(7), pp. 272–285.

Izzah, C. and Hendrati, I. (2021) “Analisis Pengaruh Tenaga Kerja, Tingkat Upah, Dan PDRB Terhdap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Jawa tengah,” Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 5(2), pp. 99–106.

Nailufar, F. et al. (2024) “Pengaruh Upah Minimum, Penanaman Modal Asing, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia (Studi Kasus 11 Provinsi Lower Medium),” Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 7(1), pp. 11–22.

Tobagi, F., Alamoudi, M. and Bafair, O. (2023) “Human Development Index: Determining and Ranking the Significant Factors,” International Journal of Engineering Research &Technology (IJERT), 12(March 2023), pp. 231–245.

Violita, R. and Khoirunurrofik, K. (2025) “Peran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah: Analisis Spasial Eksternalitas,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 25(1). Available at: https://doi.org/10.7454/jepi.v25i1.1483.