Analisis Pengaruh Kredit Digital dan E-Wallet terhadap Perilaku

Main Article Content

Madeleine Jenifer Enggano
Angelline Clarissa Juan
Priscillia Nicole Barito
Marcella Setia Hati Mesah

Abstract

Perkembangan pembiayaan dan pembayaran digital telah mengubah pola konsumsi rumah tangga, tetapi pengaruh masing-masing instrumen terhadap pengeluaran belum sepenuhnya dipahami dalam konteks Indonesia. Penelitian ini menganalisis pengaruh kredit digital dan transaksi e-wallet terhadap konsumsi rumah tangga selama Januari 2018–Desember 2024, dengan kredit konsumsi dan inflasi sebagai variabel kontrol. Data bulanan dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pusat Statistik dianalisis menggunakan regresi Ordinary Least Squares dengan koreksi HAC Newey–West. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit digital mendorong konsumsi rumah tangga, sedangkan transaksi e-wallet tidak memberikan pengaruh yang signifikan, yang mengindikasikan fungsinya lebih dominan sebagai instrumen pembayaran daripada sumber peningkatan daya beli. Kredit konsumsi berpengaruh negatif, mencerminkan efek beban utang, sementara inflasi menekan pengeluaran non-esensial. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak digitalisasi keuangan terhadap konsumsi bergantung pada fungsi instrumennya: kredit memperluas kapasitas belanja, sedangkan pembayaran digital terutama memfasilitasi transaksi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi kebijakan kredit digital yang perlu menyeimbangkan inklusi keuangan, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan konsumsi rumah tangga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Enggano, M. J., Juan, A. C., Barito, P. N., & Mesah, M. S. H. (2026). Analisis Pengaruh Kredit Digital dan E-Wallet terhadap Perilaku. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(5), 8855–8864. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i5.17236
Section
Articles

References

DAFTAR REFERENSI

Auer, R., Cornelli, G., & Frost, J. (2020). Rise of the central bank digital currencies: Drivers, approaches and technologies (BIS Working Papers No. 880). Bank for International Settlements. https://www.bis.org/publ/work880.htm

Bank Indonesia. (2023). Laporan perekonomian Indonesia 2022. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2022.aspx

Blanchard, O. (2021). Macroeconomics (8th ed.). Pearson.

D’Acunto, F., Hoang, D., & Weber, M. (2022). Managing households’ expectations with unconventional policies. The Review of Financial Studies, 35(4), 1597–1642. https://doi.org/10.1093/rfs/hhab083

Deaton, A., & Muellbauer, J. (1980). Economics and consumer behavior. Cambridge University Press. Friedman, M. (1957). A theory of the consumption function. Princeton University Press.

Mankiw, N. G. (2019). Macroeconomics (10th ed.). Worth Publishers.

Mankiw, N. G. (2021). Principles of economics (9th ed.). Cengage Learning.

Modigliani, F. (1986). Life cycle, individual thrift, and the wealth of nations. American Economic Review, 76(3), 297–313.

Modigliani, F., & Brumberg, R. (1954). Utility analysis and the consumption function: An interpretation of cross-section data. In K. K. Kurihara (Ed.), Post-Keynesian economics (pp. 388–436). Rutgers University Press.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Statistik fintech lending/LPBBTI. https://www.ojk.go.id Suri, T. (2017). Mobile money. Annual Review of Economics, 9, 497–520. https://doi.org/10.1146/annurev-economics-063016-103638

Suryono, R. R., Budi, I., & Purwandari, B. (2020). Challenges and trends of financial technology (fintech): A systematic literature review. Information, 11(12), Article 590. https://doi.org/10.3390/info11120590