Analisis Efektivitas Penggunaan Mesin Crusher dalam Pengelolaan Limbah Padat B3 serta Pengurangan Biaya pada Industri Farmasi
Main Article Content
Abstract
Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan tantangan penting bagi industri farmasi karena melibatkan kepatuhan regulasi, efisiensi operasional, dan biaya pengelolaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penggunaan mesin crusher dalam mereduksi volume limbah padat B3 serta menganalisis dampaknya terhadap efisiensi biaya pada Perusahaan Farmasi X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi mesin crusher selama periode 2018–2023. Analisis dilakukan melalui Cost Saving Analysis dan Life Cycle Cost Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin crusher mampu mengurangi volume limbah secara substansial dan menghasilkan penghematan biaya tahunan yang tinggi, dengan tingkat pengembalian investasi yang menguntungkan serta periode pengembalian yang relatif singkat. Namun, penurunan nilai aset selama masa penggunaan menunjukkan perlunya strategi pemeliharaan yang lebih proaktif. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi reduksi limbah dapat meningkatkan efisiensi finansial, memperkuat kemandirian pengelolaan limbah, dan mendukung praktik industri farmasi yang lebih berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adeoye, J. B., Tan, Y. H., Lau, S. Y., Tan, Y. Y., Chiong, T., Mubarak, N. M., & Khalid, M. (2024). Advanced oxidation and biological integrated processes for pharmaceutical wastewater treatment: A review. Journal of Environmental Management, 353, Article 120170. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.120170
Ajekiigbe, V. O., Agbo, C. E., Ogieuhi, I. J., Anthony, C. S., Onuigbo, C. S., Falayi, T. A., Oluwapelumi, O. Z., Amusa, O., Adeniran, G. O., Ogunleke, P. O., & Bakare, I. S. (2025). The increasing burden of global environmental threats: Role of antibiotic pollution from pharmaceutical wastes in the rise of antibiotic resistance. Discover Public Health, 22, Article 120. https://doi.org/10.1186/s12982-025-00506-9
Bialas, C., Bechtsis, D., Aivazidou, E., Achillas, C., & Aidonis, D. (2023). A holistic view on the adoption and cost-effectiveness of technology-driven supply chain management practices in healthcare. Sustainability, 15(6), Article 5541. https://doi.org/10.3390/su15065541
Cahyaputri, B., Hasibuan, B., Soecahyadi, S., Oktaviani, D., Prayoga, G., & Aprianda, R. (2025). Penerapan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah organik di SMAN 1 Sukaraja. IKRA-ITH ABDIMAS, 9(1), 283–290.
https://journals.upiyai.ac.id/index.php/IKRAITH-ABDIMAS/article/view/4600
Fajriyah, S. A., & Wardhani, E. (2020). Evaluasi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di PT X. Jurnal Serambi Engineering, 5(1), 711–719.
Kartikasari, S. E., & Sukwika, T. (2021). Disiplin K3 melalui pemakaian alat pelindung diri (APD) di laboratorium kimia PT Sucofindo. VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(1), 41–
50. https://doi.org/10.33633/visikes.v20i1.4173
Li, J., Xiao, F., Zhang, L., & Amirkhanian, S. N. (2019). Life cycle assessment and life cycle cost analysis of recycled solid waste materials in highway pavement: A review. Journal of Cleaner Production, 233, 1182–1206. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2019.06.061
Nursabrina, A., Joko, T., & Septiani, O. (2021). Kondisi pengelolaan limbah B3 industri di Indonesia dan potensi dampaknya: Studi literatur. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1), 80–90. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1841
Pramudi, G., Akbar, H. I., & Rovianto, E. (2024). Mesin pencacah (crusher) daur ulang limbah rosok plastik untuk revitalisasi pengelolaan limbah plastik di Kabupaten Magelang. JDISTIRA: Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi kepada Masyarakat, 4(1), 76–82. https://doi.org/10.58794/jdt.v4i1.854
Somwanshi, S. B., Dolas, R. T., Wagh, V. D., & Kotade, K. B. (2016). Pharmaceutically used plasticizers: A review. European Journal of Biomedical and Pharmaceutical Sciences, 3(12), 277–285.