Pengaruh Job Insecurity, Workload, dan Job Burnout terhadap Turnover Intention Karyawan CV. Haansiro
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kelelahan kerja (burnout), beban kerja, dan ketidakamanan kerja memengaruhi niat pekerja CV Haansiro untuk meninggalkan pekerjaan mereka. Penelitian ini menggunakan strategi asosiatif bersamaan dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk memilih sampel sebanyak 38 responden dari 50 pekerja yang membentuk populasi penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi tinjauan pustaka, distribusi kuesioner, dan observasi. Dengan menggunakan perangkat lunak SPSS, analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan menggunakan validitas, reliabilitas, uji-t, uji-f, dan koefisien determinasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan pekerja CV Haansiro untuk meninggalkan pekerjaan mereka dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh ketidakamanan kerja. Di sisi lain, niat untuk berhenti kerja tidak dipengaruhi secara signifikan oleh beban kerja atau kelelahan kerja. Selain itu, temuan uji simultan menunjukkan bahwa keinginan pekerja CV Haansiro untuk meninggalkan pekerjaan mereka dipengaruhi secara signifikan oleh ketidakstabilan kerja, beban kerja, dan kelelahan kerja secara gabungan. Temuan studi menunjukkan bahwa salah satu elemen yang memengaruhi kecenderungan pekerja untuk keluar dari organisasi adalah ketidakstabilan pekerjaan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.