Menelusuri Ekosistem Wirausaha Lokal: Studi Fenomonologi UMKM Kuliner dan Kerajinan di Kota Ambon
Main Article Content
Abstract
Geliat wirausaha di kawasan kepulauan Indonesia Timur menyimpan dinamika tersendiri yang kerap luput dari perhatian riset akademik. Kajian ini hadir untuk memetakan lansekap ekosistem kewirausahaan yang sesungguhnya dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon, khususnya mereka yang bergerak di bidang kuliner khas dan kerajinan tangan. Dengan mengedepankan paradigma fenomenologi deskriptif, peneliti menghimpun pengalaman langsung dua belas wirausahawan lokal yang dipilih melalui penentuan sampel bertujuan (purposive). Seluruh data ditelaah menggunakan prosedur kondensi, display, dan verifikasi yang dikembangkan Miles, Huberman, dan Saldaña. Riset ini mengungkap bahwa kehidupan berwirausaha di Kota Ambon dirajut oleh enam kondisi utama: tata kelola kebijakan, ketersediaan modal, lanskap budaya lokal, kekuatan jaringan pendukung, mutu sumber daya pelaku, serta jangkauan pasar. Di antara temuan yang paling mencolok, sistem kekerabatan pela-gandong terbukti menjelma menjadi sumber daya sosial yang menggerakkan solidaritas ekonomi antarpelaku usaha secara organik. Sebaliknya, fragmentasi geografis antarpulau dan sempitnya koridor pembiayaan formal membentuk dinding penghalang yang cukup nyata bagi pertumbuhan usaha. Bertolak dari temuan tersebut, kajian ini menyuarakan pentingnya kebijakan pengembangan UMKM yang berakar pada kearifan lokal sebagai alternatif strategi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan untuk kawasan Indonesia Timur.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Audretsch, D. B., & Belitski, M. (2017). Entrepreneurial ecosystems in cities: Establishing the framework conditions. Journal of Technology Transfer, 42(5), 1030–1051. https://doi.org/10.1007/s10961-016-9473-8
Badan Pusat Statistik Kota Ambon. (2023). Kota Ambon dalam angka 2023. BPS Kota Ambon.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Ambon. (2022). Laporan tahunan pembinaan UMKM Kota Ambon 2022. Pemerintah Kota Ambon.
Drucker, P. F. (1985). Innovation and entrepreneurship: Practice and principles. Harper & Row.
Isenberg, D. J. (2011). The entrepreneurship ecosystem strategy as a new paradigm for economic policy: Principles for cultivating entrepreneurship. Babson Entrepreneurship Ecosystem Project.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. (2022). Perkembangan data usaha mikro, kecil, menengah, dan usaha besar tahun 2021–2022. Kemenkop UKM.
Latupapua, Y. T. (2020). Pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah di Provinsi Maluku. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 23(1), 45–62.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications.
Mulyadi, S. (2021). Ekosistem kewirausahaan dan kinerja UMKM: Studi pada sentra industri kreatif. Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis, 26(1), 12–27.
Neck, H. M., Meyer, G. D., Cohen, B., & Corbett, A. C. (2004). An entrepreneurial system view of new venture creation. Journal of Small Business Management, 42(2), 190–208.
Rahawarin, C., & Pattinasarany, D. (2021). Tantangan UMKM di kawasan Indonesia Timur: Perspektif kelembagaan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 23(2), 88–104.
Schumpeter, J. A. (1934). The theory of economic development. Harvard University Press.
Spigel, B. (2017). The relational organization of entrepreneurial ecosystems. Entrepreneurship Theory and Practice, 41(1), 49–72. https://doi.org/10.1111/etap.12167
Stam, E. (2015). Entrepreneurial ecosystems and regional policy: A sympathetic critique. European Planning Studies, 23(9), 1759–1769.
Suseno, D. (2019). Strategi pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 19(2), 110–125.
Wahyudi, A., & Hartini, S. (2020). Modal sosial dan pertumbuhan usaha mikro di Indonesia: Tinjauan sistematis. Jurnal Manajemen, 24(3), 301–318.
Welter, F. (2011). Contextualizing entrepreneurship: Conceptual challenges and ways forward. Entrepreneurship Theory and Practice, 35(1), 165–184.