Analisis Pengaruh Biological Asset Intensity, Growth, Dan Leverage Terhadap Pengungkapan Aset Biologis Perusahaan Sektor Agrikultur
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Biological Asset Intensity, Growth, dan Leverage terhadap pengungkapan aset biologis pada perusahaan sektor agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2022–2024. Landasan teoritis yang digunakan adalah agency theory dan signalling theory. Penelitian bersifat kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari BEI. Sampel berjumlah 71 perusahaan agrikultur yang dipilih melalui metode purposive sampling. Variabel dependen diukur menggunakan indeks pengungkapan berdasarkan 35 item PSAK 69, sedangkan variabel independen diukur menggunakan rasio BAI, pertumbuhan total aset, dan Debt to Asset Ratio. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biological Asset Intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan aset biologis; (2) Growth berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan aset biologis; dan (3) Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan aset biologis. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pengungkapan aset biologis lebih dipengaruhi oleh mekanisme pertumbuhan aset perusahaan dibandingkan dengan proporsi aset biologis maupun tingkat utang.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alfiani, L. K., & Rahmawati, E. (2019). Pengaruh Biological Asset Intensity, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, Konsentrasi Kepemilikan Manajerial, dan Jenis KAP Terhadap Pengungkpan Aset Biologis (Pada Perusahaan Agrikultur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2017). Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.18196/rab.030243
Azzahra, V., Luthan, E., & Fontanella, A. (2020). Determinan Pengungkapan Aset Biologis (Studi Empiris pada Perusahaan Agriculture yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 4(1), 230. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v4i1.114
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi, 14.
Cantika, M. A., Nurmayanti, P., & Afifah, U. (2024). Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Kepemilikan Manajerial terhadap Pengungkapan Aset Biologis. Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 6(2), 162. https://doi.org/10.21632/saki.6.2.162-181
Desyana, G., Gowira, D., & Jennifer, M. (2023). Pengaruh Leverage, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Laba, dan Profitabilitas terhadap Kualitas Laba: Studi pada Perusahaan Basic Materials yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021. JURNAL EKSPLORASI AKUNTANSI, 5(3), 1139–1152. https://doi.org/10.24036/jea.v5i3.908
Duwu, M. I., Daat, S. C. dan S., & R, A. (2018). Pengaruh Biological Asset Intensity dan Konsentrasi Kepemilikan terhadap Pengungkapan Aset Biologis’. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 13(2), 101–114. https://doi.org/10.52062/jakd.v13i2.
Falikhatun, F., & Kurniawati, D. (2020). Implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 69 Agrikultur pada Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Surakarta. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 19(2), 167. https://doi.org/10.20961/jab.v19i2.449
Fitriasuri, F., & Putri, M. A. (2022). Determinan pengungkapan aset biologis pada perusahaan agrikultur yang terdaftar di BEI. Owner, 6(4), 3510–3523. https://doi.org/10.33395/owner.v6i4.1188
Gonçalves, R., & Lopes, P. (2014). Firm-Specific Determinants of Agricultural Financial Reporting’. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 110, 470–481. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.12.892.
Hamzah, A., Nurhayati, N., & Hafifah, N. (2024). DYNAMICS OF BIOLOGICAL ASSET DISCLOSURE IN AGRICULTURAL COMPANIES IN INDONESIA. Jurnal Riset Akuntansi, 16(1), 93–107. https://doi.org/10.34010/jra.v16i1.11916
Harahap, S. S. (2018). Analisis Pengaruh Leverage dan Ukuran Perusahaan terhadap Pengungkapan Wajib Laporan Keuangan’. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 18(1), 14–28. https://doi.org/10.30596/jrab.v18i1.2094.
Hayati, K., & Serly, V. (2020). Pengaruh Biological Asset Intensity, Growth, Leverage, Dan Tingkat Internasional Terhadap Pengungkapan Aset Biologis. JURNAL EKSPLORASI AKUNTANSI, 2(2), 2638–2658. https://doi.org/10.24036/jea.v2i2.236
Hidayat, M. (2018). ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVITAS AGRIKULTUR PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAPAT DI BEI MENJELANG PENERAPAN PSAK 69. Measurement : Jurnal Akuntansi, 12(1), 36. https://doi.org/10.33373/measure.v12i1.1301
I Gusti Ketut Agung Ulupui, Argie Destri Rahmani, Dwi Handarini, & Hafifah Nasution. (2021). Perbandingan Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Berdasarkan PSAK 16 dan PSAK 69 Pada Perusahaan Agrikultur. Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 4(1), 99–115. https://doi.org/10.29303/akurasi.v4i1.84
Ikatan Akuntan Indonesia (2018) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 69 tentang Agrikultur. (n.d.). IAI.
Jensen, M. C. dan M., & H, W. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure’. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X.
Junaid, A., Arif, Muh., Basalamah, M. S. A., & Irwana, I. (2026). Peran Profitabilitas dalam Memoderasi Hubungan antara Intensitas Aset Biologis dan Pengungkapan: Analisis Implementasi PSAK 69 di Indonesia. Owner, 10(1), 762–774. https://doi.org/10.33395/owner.v10i1.2877
Miftachul Jannah, Novi Wulandari Widiyanti, & Sudarno. (2024). KARAKTERISTIK PERUSAHAAN YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN ASET BIOLOGIS (Perusahaan Agrikultur Yang Terdaftar Di BEI Periode 2020 – 2022). KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 15(2), 284–298. https://doi.org/10.22225/kr.15.2.2024.284-298
Nur, S., Suciyanti, V. N., Winarti, A., & Azmi, Z. (2024). Pemanfaatan Teori Signal dalam Bidang Akuntansi: Literatur Review. Economics, Business and Management Science Journal, 4(2), 55–65. https://doi.org/10.34007/ebmsj.v4i2.564
Nurdin, N. N., Hady, H., & Nalurita, F. (2019). PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL. Prosiding Seminar Nasional Pakar. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.4301
Pangestu, J. C., Aprilliani, J., & Marbella, L. (2024). DETERMINAN PENGUNGKAPAN ASET BIOLOGIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR AGRIKULTUR DI BEI PERIODE 2018- 2021. Owner, 8(1), 437–443. https://doi.org/10.33395/owner.v8i1.1821
Prasetyaning, H. P., Arsita, A. P., Anggarani, D., Wahyudi, U., & Bahri, S. (2023). ANALISIS PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.69 TERHADAP ASET BIOLOGIS PADA PT. HARTA MULIA KABUPATEN BLITAR. Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo, 9(1), 57. https://doi.org/10.35906/jurakun.v9i1.1297
Putri, A. D., Junaid, A., & Kalsum, U. (n.d.). Penerapan PSAK 69: Biological Asset Intensity, Growth, Leverage, dan Opini KAP Terhadap Pengungkapan Aset Biologis.
Putri, G. O., & Sulistyowati, E. (2025). PENGARUH INTENSITAS ASET BIOLOGIS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KONSENTRASI KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP PENGUNGKAPAN ASET BIOLOGIS. 14.
Sembiring, K., & Arigawati, D. (2025). PENGARUH PENGUNGKAPAN INFORMASI KEUANGAN TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. 3(1).
Spence, M. (1973). Job Market Signaling’. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374. https://doi.org/10.2307/1882010.
Tika Dian Afifa. (2023). Pengaruh Biological Asset Intensity, Konsentrasi Kepemilikan Dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Aset Biologis Pada Perusahaan Agrikultur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2018. AKUNTANSI 45, 4(2), 211–217. https://doi.org/10.30640/akuntansi45.v4i2.1837
Utami, E. R., & Prabaswara, A. (2020). The Role of Biological Asset Disclosure and Biological Asset Intensity in Influencing Firm Performance. Journal of Accounting and Investment, 21(3). https://doi.org/10.18196/jai.2103163