Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, Komitmen Organisasi, dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kompetensi, komitmen organisasi, dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap kinerja pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 pegawai yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, model telah memenuhi uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, kompetensi, komitmen organisasi, dan pemanfaatan AI secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 80,653; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,854 menunjukkan bahwa 85,4% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, seluruh variabel juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan komitmen organisasi sebagai variabel yang memberikan pengaruh paling dominan, diikuti kompetensi, motivasi kerja, dan pemanfaatan AI. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan strategi yang terintegrasi melalui penguatan kompetensi, peningkatan komitmen organisasi, pengembangan motivasi kerja, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi AI sebagai pendukung transformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang efektif.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.