Peramalan dan Pengendalian Persediaan Kerupuk Impala Cap Bunga Kapas di UD Sumber Agung Menggunakan Metode Moving Average dan Reorder Point
Main Article Content
Abstract
Pengelolaan persediaan yang belum didasarkan pada analisis data historis dapat menyebabkan terjadinya overstock maupun stockout, sehingga berdampak pada peningkatan biaya penyimpanan dan terganggunya pemenuhan permintaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan Kerupuk Impala Cap Bunga Kapas di UD Sumber Agung menggunakan metode Simple Moving Average (SMA) dan Reorder Point (ROP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data penjualan bulanan periode Agustus 2024–Februari 2026. Metode SMA diterapkan untuk meramalkan permintaan dengan beberapa variasi periode, sedangkan tingkat akurasi dievaluasi menggunakan Mean Absolute Error (MAE). Hasil terbaik kemudian digunakan untuk menghitung Safety Stock dan Reorder Point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode SMA terbaik untuk produk ukuran 9 cm adalah periode 2 dengan rata-rata error sebesar 33%, sedangkan produk ukuran 7 cm dan 3 cm menggunakan periode 4 dengan rata-rata error masing-masing sebesar 20% dan 23%. Selain itu, service level 95% menghasilkan kebijakan persediaan yang optimal dengan nilai Reorder Point sebesar 527 unit (9 cm), 866 unit (7 cm), dan 382 unit (3 cm). Penerapan SMA dan ROP mampu mendukung pengendalian persediaan yang lebih efektif serta meminimalkan risiko overstock dan stockout
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.