Analisis Determinan Tingkat Kemiskinan: Peran Kinerja Keuangan Daerah dan Dana Desa di Kabupaten Halmahera Selatan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio kemandirian, rasio efisiensi, rasio belanja modal, dan Dana Desa terhadap kemiskinan di Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder periode 2015–2025 yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Halmahera Selatan. Data tahunan diinterpolasi menjadi data triwulanan, kemudian ditransformasikan ke dalam logaritma natural dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Rasio efisiensi dan rasio belanja modal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Dana Desa berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Rasio kemandirian, rasio efisiensi, rasio belanja modal, dan Dana Desa secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Model penelitian mampu menjelaskan 50,7 persen variasi kemiskinan, sedangkan 49,3 persen sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas fiskal perlu disertai pengalokasian anggaran yang lebih inklusif, produktif, tepat sasaran, dan berorientasi pada penurunan kemiskinan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.