Pengaruh Distribusi Listrik terhadap Akses Listrik Rumah Tangga di Indonesia: Analisis Data Panel Provinsi

Main Article Content

Nicholas Reynard Kusuma
Pamela Gilberta Muljadi
Shevane Evelyn Nadine P
Angelica Trifena Supriyanto
Ferry Vincentius Ferdinand

Abstract

Akses listrik rumah tangga merupakan indikator penting pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan, tetapi peningkatan rasio elektrifikasi nasional belum sepenuhnya menghilangkan kesenjangan antarprovinsi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sisi penawaran ketenagalistrikan, meliputi listrik yang didistribusikan, listrik yang dibangkitkan, dan kapasitas terpasang, terhadap persentase rumah tangga yang terhubung dengan jaringan PLN pada tingkat provinsi selama 2011–2024. Data sekunder dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model two-way fixed effects. Hasil penelitian menunjukkan bahwa listrik yang didistribusikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap akses listrik rumah tangga, sedangkan listrik yang dibangkitkan dan kapasitas terpasang tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan volume pasokan listrik belum secara otomatis memperluas konektivitas rumah tangga, terutama ketika distribusi terkonsentrasi di wilayah dengan permintaan dan infrastruktur yang telah berkembang. Penelitian ini menegaskan bahwa pemerataan akses listrik memerlukan penguatan jaringan distribusi, perluasan konektivitas di wilayah tertinggal, dan kebijakan ketenagalistrikan yang lebih berbasis kesenjangan spasial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kusuma, N. R., Muljadi, P. G., P, S. E. N., Supriyanto, A. T., & Ferdinand, F. V. (2026). Pengaruh Distribusi Listrik terhadap Akses Listrik Rumah Tangga di Indonesia: Analisis Data Panel Provinsi. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 5(5), 8770–8780. https://doi.org/10.56799/ekoma.v5i5.20339
Section
Articles

References

Alnavis, N. B., Wirawan, R. R., Solihah, K. I., & Nugroho, V. H. (2024). Energi listrik berkelanjutan: Potensi dan tantangan penyediaan energi listrik di Indonesia. Journal of Innovation Materials, Energy, and Sustainable Engineering, 1(2), 119–139. https://doi.org/10.61511/jimese.v1i2.2024.544

Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase rumah tangga menurut provinsi dan sumber penerangan utama dari listrik PLN (persen).

Basconcillo, J. A., & Rimkute, A. (2023). GMM approach to residential electricity consumption in Indonesia. Energy Research Letters, 4(3). https://doi.org/10.46557/001c.33899

Gashaye, A. T., Liu, H., & Li, J. (2025). The effect of access to electricity on rural households of underdeveloped countries: Evidence from Ethiopia. Energy Policy, 199, Article 114531. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2025.114531

International Energy Agency. (2024). Access to electricity. In SDG7: Data and projections.

J-PAL. (2024). Expanding household electricity access. Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab.

MENTARI Programme. (2022, September 22). Program elektrifikasi seluruh penjuru negeri: Penantian cahaya terang.

Nasrudin, R., Quarina, Q., & Dartanto, T. (2022). Revisiting the energy-happiness paradox: A quasi-experimental evidence of electricity access in Indonesia. Journal of Happiness Studies, 23(7), 3549–3576. https://doi.org/10.1007/s10902-022-00567-6

PT PLN (Persero). (2024). Statistik PLN 2023.

Tinambunan, E. V. (2019). Dampak pembangunan infrastruktur dalam mendorong pertumbuhan untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia tahun 2013–2017. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 8(1), 20–42. https://doi.org/10.29244/jekp.8.1.2019.20-42