Segmentasi Berbasis Kebutuhan pada Konsumen Sepatu Lari: Identifikasi Pasar Sasaran dan Pengembangan OVP melalui Klasterisasi K-Means serta Analisis Etnografi
Main Article Content
Abstract
Industri sepatu lari mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, gaya hidup aktif, dan komunitas lari. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran berbasis Segmentation, Targeting, dan Positioning (STP). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi segmen konsumen sepatu lari, menentukan target pasar yang paling potensial, serta merumuskan Online Value Proposition (OVP) dan strategi pemasaran yang sesuai. Penelitian menggunakan data dari 200 responden pengguna sepatu lari yang mencakup variabel demografis, psikografis, preferensi produk, dan persepsi merek. Data dianalisis menggunakan metode K-Means Clustering dan diperdalam melalui pendekatan etnografi. Hasil penelitian mengidentifikasi lima segmen konsumen, yaitu Active Recreational Runner, Established Enthusiast, Performance-Oriented Running Enthusiast, Affluent Casual Runner, dan Casual Budget Runner. Analisis perbandingan merek menunjukkan preferensi yang berbeda pada setiap segmen berdasarkan keseimbangan kenyamanan, performa, citra premium, kualitas, dan value for money. Analisis etnografi menemukan empat pain point utama, yaitu ketidakpastian pemilihan produk, risiko performa, keterbatasan uji coba, dan kelebihan informasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan OVP berupa sepatu lari premium dengan responsive cushioning, energy return tinggi, bobot ringan, dan daya tahan optimal untuk membantu pelari mencapai personal best. OVP tersebut diimplementasikan melalui strategi pemasaran 8P yang meliputi inovasi produk, komunikasi berbasis performa, program trial shoes, kolaborasi komunitas lari, dan penguatan loyalitas pelanggan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Firdaus, A., & Heikal, J. (2024). Segmentation of students using K-means clustering: Case study of Sekolah Dasar Tahfizh Quran (SDTQ) Citamulia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(11), 1420–1430. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i11.5922
GlobalInfoResearch. (2026). Global running shoes supply, demand and key producers, 2026–2032. https://globalinforesearch.com/reports/3357143/running-shoes
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed., Global ed.). Pearson.
Mulyo, I. A., Heikal, J., & Gunawan, W. B. (2025). Python-based PCA for analyzing financial performance changes in the health sector's pharmaceutical sub-industry. Journal of Ecohumanism, 4(1), 3992–4005. https://doi.org/10.62754/joe.v4i1.6274
Pahalmas, J. Z., Marleni, Pratiwi, D. P., & Santoso, B. (2025). Strava and the social reality of Palembang running sports in the study of Pierre Bourdieu. In Z. Amin & R. S. Zinaida (Eds.), Proceedings of the 7th International Conference on Information Technology, Engineering, and Business Applications (ICIBA) and 3rd Social Science & Economic International Conference (SOSEIC 2024) (pp. 82–93). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-466-2_8
Sandira, N. F. A., Sachrir, M. I., Sarah, N., & Arifin Bando, U. D. M. (2025). Sportstagram & TikTok athletic: FOMO dan lifestyle digital terhadap self-representation melalui aktivitas olahraga di media sosial. Jurnal Online Manajemen ELPEI, 5(2), 1606–1617. https://doi.org/10.58191/jomel.v5i2.452
Simbolon, M. E. M., Firdausi, D. K. A., Dwisaputra, I., Rusdiana, A., Pebriandani, C., & Prayoga, R. (2023). Utilization of sensor technology as a sport technology innovation in athlete performance measurement: Research trends. IJEIS (Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems), 13(2), 147–158. https://doi.org/10.22146/ijeis.89581
Strava, Inc. (2025, April 16). Strava now supports new language, Indonesia Bahasa, following significant growth. https://press.strava.com/articles/strava-now-supports-new-language-indonesia-bahasa-following-significant
Supandi, L. A., Imawan, K., & Rohida, L. (2026). The phenomenon of fear of missing out (FOMO) in the formation of a healthy lifestyle and social identity of Golerun Running Club members. Journal of Social Science, 7(3), 14–23. https://doi.org/10.46799/jss.v7i3.1062