Transformasi Digital Desa melalui E-Layanan Desa, Strategi menuju Kualitas Pelayanan Publik di Desa Manubura, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka

Main Article Content

Agustinus Yerry Friets Moa
Mansyur Abdul Hamid

Abstract

Transformasi digital telah menjadi agenda strategis dalam reformasi pelayanan publik, termasuk pada tingkat pemerintahan desa. Penerapan e-layanan desa merupakan salah satu bentuk transformasi digital yang bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Namun, kajian mengenai transformasi digital desa masih didominasi oleh perspektif teknologi dan sistem informasi, sementara pemahaman mengenai bagaimana nilai pelayanan publik diciptakan melalui interaksi antara pemerintah desa dan masyarakat masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital desa melalui penerapan e-layanan desa dalam mendukung kualitas pelayanan publik di Desa Manubura, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas aparatur pemerintah desa, operator e-layanan, dan masyarakat pengguna layanan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-layanan sejak tahun 2022 telah mentransformasi sistem pelayanan administrasi desa melalui digitalisasi seluruh layanan surat keterangan, yang berdampak pada peningkatan efisiensi pelayanan dari sekitar satu hari menjadi rata-rata satu jam. Dalam perspektif Service-Dominant Logic, peningkatan kualitas pelayanan publik tersebut merupakan bentuk penciptaan nilai pelayanan (value creation) yang dihasilkan melalui interaksi antara pemerintah desa dan masyarakat. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya proses co-creation yang tercermin melalui pemanfaatan aktif e-layanan oleh masyarakat. Meskipun demikian, implementasi e-layanan masih menghadapi kendala berupa pemadaman listrik, gangguan jaringan internet, rendahnya kualitas bandwidth, serta masih ditemukannya praktik pelayanan manual pada kondisi tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-layanan desa berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan menjadi instrumen penting dalam mewujudkan transformasi digital desa yang berorientasi pada penciptaan nilai publik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Moa, A. Y. F., & Hamid, M. A. (2026). Transformasi Digital Desa melalui E-Layanan Desa, Strategi menuju Kualitas Pelayanan Publik di Desa Manubura, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 6(1), 951–962. https://doi.org/10.56799/ekoma.v6i1.21171
Section
Articles

References

Agostino, D., Arnaboldi, M., & Lema, M. D. (2021). New development: COVID-19 as an accelerator of digital transformation in public service delivery. Public Money & Management, 41(1), 69–72. https://doi.org/10.1080/09540962.2020.1764206

Criado, J. I., Guevara-Gómez, A., & Villodre, J. (2023). Digital government and public service innovation: Trends and challenges in the digital era. Government Information Quarterly, 40(2), 101822. https://doi.org/10.1016/j.giq.2022.101822

Dwivedi, Y. K., Hughes, L., Ismagilova, E., Aarts, G., Coombs, C., Crick, T., ... Williams, M. D. (2021). Artificial intelligence (AI): Multidisciplinary perspectives on emerging challenges, opportunities, and agenda for research, practice and policy. International Journal of Information Management, 57, 101994. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2019.08.002

Hardjono, D., & Sari, M. P. (2023). Digital transformation of village governance through e-government implementation in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 15(2), 285–298. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.285-298

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Mulyono, B., & Prasetyo, A. (2023). Village digitalization and public service quality improvement in rural Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi, 20(1), 45–58. https://doi.org/10.31113/jia.v20i1.987

Nurhayati, D., & Prasetyo, A. (2024). Digital governance and rural public service quality: Evidence from Indonesian villages. Journal of Governance and Public Policy, 11(1), 52–68. https://doi.org/10.18196/jgpp.v11i1.21567

Osborne, S. P. (2018). From public service-dominant logic to public service logic: Are public service organizations capable of co-production and value co-creation? Public Management Review, 20(2), 225–231. https://doi.org/10.1080/14719037.2017.1350461

Osborne, S. P., Radnor, Z., & Nasi, G. (2021). A new theory for public service management? Toward a public service-dominant approach. American Review of Public Administration, 51(1), 4–17. https://doi.org/10.1177/0275074020941677

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Prahalad, C. K., & Ramaswamy, V. (2004). Co-creation experiences: The next practice in value creation. Journal of Interactive Marketing, 18(3), 5–14. https://doi.org/10.1002/dir.20015

Pratama, A., Nugroho, D., & Suryadi, B. (2023). Digital village transformation and public service innovation in Indonesia. Journal of Public Administration Studies, 8(2), 114–129.

Rahman, M., & Hidayat, R. (2022). E-government implementation in rural administration: Challenges and opportunities. Jurnal Administrasi Publik, 19(3), 201–214.

Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Susanto, H., Widodo, A., & Kurniawan, T. (2023). Digital public services and citizen satisfaction in local government administration. International Journal of Public Sector Management, 36(4), 395–411. https://doi.org/10.1108/IJPSM-11-2022-0281

United Nations. (2022). United Nations e-government survey 2022: The future of digital government. New York, NY: United Nations.

Vargo, S. L., & Lusch, R. F. (2008). Service-dominant logic: Continuing the evolution. Journal of the Academy of Marketing Science, 36(1), 1–10. https://doi.org/10.1007/s11747-007-0069-6

Vargo, S. L., & Lusch, R. F. (2016). Institutions and axioms: An extension and update of service-dominant logic. Journal of the Academy of Marketing Science, 44(1), 5–23. https://doi.org/10.1007/s11747-015-0456-3

Wirtz, B. W., Weyerer, J. C., & Geyer, C. (2019). Artificial intelligence and the public sector—Applications and challenges. International Journal of Public Administration, 42(7), 596–615. https://doi.org/10.1080/01900692.2018.1498103

Yunita, R., & Kurniawan, F. (2023). Smart village development and digital public services in eastern Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 29(1), 33–49.