Antara Anak dan Fenomena Merokok di Bawah Umur Ditinjau dari Differential Association Theory
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menginvestigasi hubungan antara anak-anak dan fenomena merokok di bawah umur dengan pendekatan yang ditinjau dari Teori Asosiasi Diferensial. Teori ini memandang perilaku individu sebagai hasil dari asosiasi mereka dengan lingkungan sosial dan kultural mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menggunakan studi pustaka. Temuan utama menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan, seperti keluarga dan teman sebaya, serta paparan terhadap iklan rokok, memainkan peran penting dalam membentuk perilaku merokok pada anak di bawah umur. Hasil ini sesuai dengan prediksi Teori Asosiasi Diferensial, yang menekankan pentingnya asosiasi individu dengan lingkungannya dalam membentuk perilaku. Implikasi kebijakan dari penelitian ini menyoroti perlunya intervensi yang lebih kuat untuk mengubah norma sosial terkait merokok pada anak-anak, serta penegakan hukum yang lebih ketat terhadap penjualan rokok kepada anak di bawah umur. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi fenomena merokok di bawah umur, dan menawarkan landasan untuk pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif dalam menangani masalah ini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adawiah, R. (2017). Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak (Studi pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(1), 33-48.
Durandt, J. M., Bidjuni, H., & Ismanto, A. Y. (2015). Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kebiasaan Merokok Anak Usia Remaja 12 – 17 Tahun Di Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang. ejournal Keperawatan. 3(1)
Gunadha, R., & Rahmayunita, H. (2020, Mei 30). Viral Video Sekelompok Bocah Asyik Merokok di Depan Orang Dewasa. Retrieved Februari 12, 2024, from suara.com: https://www.suara.com/news/2020/05/30/183028/viral-video-sekelompok-bocah-asyik-merokok-di-depan-orang-dewasa?page=all
Hasanah, H. (2014). Baby Smoker: Perilaku Konsumsi Rokok Pada Anak Dan Strategi Dakwahnya. Sawwa: Jurnal Studi Gender. 9(2)
Hidayah, N., Risnah, & Arbianingsih. (2015). Perawatan Holistik pada Anak dalam Perspektif Islam. Makassar: Andira Publisher.
Holdsworth, C., & Robinson, J. E. (2008). ‘I’ve never ever let anyone hold the kids while they’ve got ciggies’: moral tales of maternal smoking practices. Sociology of Health & Illness. 30(7)
Maharani, D. (2015, Februari 11). Ancaman Pidana bagi Orangtua yang Ajari Anak Merokok. Retrieved Februari 12, 2024, from kompas.com: https://health.kompas.com/read/2015/02/11/172714323/Ancaman.Pidana.bagi.Orangtua.yang.Ajari.Anak.Merokok#:~:text=Dian%20Maharani&text=JAKARTA%2C%20KOMPAS.com%20%E2%80%94%20Orangtua,anak%2C%20termasuk%20dari%20bahaya%20merokok.
Mahdi. (2015). Deviasi Perilaku Anak Dan Pola Didik Orang Tua. EDUEKSOS: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi, 4(1).
Prasasti, S. (2017). Kenakalan Remaja Dan Faktor Penyebabnya. Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling. 1(1)
Purwono. (2008). Studi Kepustakaan. Yogyakarta: Pustakawan Utama UGM.
Rahmawati, Y., & Raudatussalamah. (2020). Perilaku Merokok Pada Pelajar: Peran Orang Tua Dalam Pengasuhan. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 1(1), 20-28.
Raudhoh. (2017). Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Harkat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak, 2(1), 83-108.
Syahputra, H., Sabrian, N. F., & Utomo, W. (2014). Perbandingan Kejadian Ispa Balita Pada Keluarga Yang Merokok Di Dalam Rumah Dengan Keluarga Yang Tidak Merokok. Jurnal Keperawatan. 2(1)
Talakua, Y. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Iklan Rokok Di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. SIMULACRA, 1(1), 65-78.
Unayah, N., & Sabarisman, M. (2015). FENOMENA KENAKALAN REMAJA DAN KRIMINALITAS. Peneliti Puslitbang Kesejahteraan Sosial. 1(2)