Konsumsi Minuman Beralkohol pada Anak di Bawah Umur Ditinjau dari Teori Differential Association
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsumsi minuman beralkohol pada anak di bawah umur dengan menggunakan kerangka teoritis Differential Association. Teori Differential Association merupakan pendekatan dalam kriminologi yang menyoroti peran lingkungan sosial dalam pembentukan perilaku kriminal atau devian. Dalam konteks konsumsi minuman beralkohol pada anak di bawah umur, teori ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana anak-anak dapat terpapar pada perilaku tersebut melalui interaksi dengan lingkungan sosial mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang melibatkan tinjauan terhadap sumber-sumber yang relevan dengan topik tersebut, termasuk penelitian empiris, teks teoritis, dan laporan statistik. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi minuman beralkohol pada anak di bawah umur, serta implikasi untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi masalah tersebut.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Akers, R. L. (1996). Is Differential Association/Social Learning Cultural Deviance Theory? Criminology, 229-247.
Amalia, A. (2015). Peran Orang Tua Terhadap Konsumsi Alkohol Pada Remaja Putra Di Desa Sidorejo Kecamatan Sugio
Kabupaten Lamongan Tahun 2015. Jurnal Kebidanan dan Perawatan, 126-134.
Bruinsma, G. J. (1992). Differential Association Theory Reconsidered: An Extension and Its Empirical Test. Journal of Quantitative Criminology, 24-49.
Cressey, D. R. (1960). THE THEORY OF DIFFERENTIAL ASSOCIATION: AN INTRODUCTION. Social Problems, 2-6.
Duncan, S. C., Alpert, A., Duncan, T. E., & Hops, H. (1997). Adolescent alcohol use development and young adult outcomes. Drug and Alcohol Dependence, 39-48.
Komro, K. A., Maldonado-Molina, M. M., Tobler, A. L., Bonds, J. R., & Muller, K. E. (2007). Effects of home access and availability of alcohol on young adolescents’ alcohol use. Addiction, 1597-1608.
Marshall, E. J. (2014). Adolescent Alcohol Use: Risks and Consequences. Alcohol and Alcoholism, 160-164.
Matsueda, R. L. (1988). The Current State of Differential Association Theory. Crime & Delinquency, 277-306.
Reiss, A. J., & Rhodes, A. L. (1964). An Empirical Test of Differential Association Theor. Journal of Research in Crime and Delinquency, 5-18.
Respatiadi, H., & Tandra, S. (2018). Memerangi Alkohol Ilegal : Prioritas Kebijakan di Bandung, Jawa Barat. Bandung: Center for Indonesian Policy Studies.
Sandi, Y. D., Hidayati, L. N., & Andarini, E. (2020). Motivasi Sosial Konsumsi Alkohol Pada Remaja. Jurnal Penelitian Keperawatan, 81-85.
Solina, Arisdiani, T., & Widyastuti, Y. P. (2018). Hubungan Peran Orang Tua Dengan Perilaku Konsumsi Minuman Alkohol Pada Remaja Laki-Laki. Jurnal Keperawatan, 36-45.
Susanti, I. (2015). PERILAKU MENYIMPANG DIKALANGAN REMAJA PADA MASYARAKAT KARANGMOJO PLANDAAN JOMBANG. Paradigma, 1-6.