Peran Social Bonding Terhadap Tawuran Antar Pelajar Studi Kasus Pelajar SMK di Kota Depok

Main Article Content

Mulizaldi Mulizaldi
Heri Edrino Sihombing
Ady Nugroho
Rizeth Aribowo Sangalang
Anita Kurdi
Deni Septiawan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontrol sosial terhadap tawuran antar pelajar, dengan fokus pada studi kasus tawuran antar pelajar SMK di Kota Depok. Tawuran antar pelajar merupakan fenomena sosial yang sering terjadi di banyak daerah, termasuk di Kota Depok. Kontrol sosial merupakan mekanisme yang dapat mempengaruhi perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat untuk mematuhi norma-norma dan aturan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol sosial terhadap tawuran antar pelajar di Kota Depok melibatkan berbagai aktor, termasuk sekolah, keluarga, masyarakat, dan pihak berwenang. Upaya-upaya kontrol sosial ini meliputi pengawasan dan pendampingan dari pihak sekolah, pembinaan nilai-nilai positif di lingkungan keluarga, serta peran aktif masyarakat dalam memberikan sanksi sosial terhadap perilaku yang menyimpang. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran berbagai pihak dalam menerapkan kontrol sosial yang efektif untuk mencegah dan mengatasi tawuran antar pelajar. Diperlukan upaya bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pihak berwenang untuk memperkuat nilai-nilai positif, meningkatkan kesadaran akan konsekuensi negatif dari tawuran, dan menyediakan alternatif kegiatan yang konstruktif bagi pelajar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mulizaldi, M., Sihombing, H. E., Nugroho, A., Sangalang, R. A. ., Kurdi, A. ., & Septiawan, D. (2024). Peran Social Bonding Terhadap Tawuran Antar Pelajar: Studi Kasus Pelajar SMK di Kota Depok. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(3), 911–916. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i3.3145
Section
Articles

References

Aslan, M., Rosinaite, V., & Khojanashvili, L. (2019). Social Control TheoryVariables in Conceptualizing Bonding Models of Attachment Theory and Adolescent Development. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 8(2), 199–207.

Anjari, W. (2012). Tawuran Pelajar Dalam Perspektif Kriminologis, Hukum Pidana, Dan Pendidikan. Jurnal Pendidikan, 324, 34–40.

Basri, A. S. H. (2016). Fenomena Tawuran Antar Pelajar Dan Intervensinya. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 12(1), 1–25.

Gunarsa, Singgih D. 2002 , Psikologi Perkembangan, PT BPK Gunung Mulia, Jakarta.

Kurniawan, S., Mutho, A., & Rois, M. (2009). Tawuran, Prasangka Terhadap Kelompok Siswa Sekolah Lain, Serta Konformitas Pada Kelompok Teman Sebaya. E-Journal Psikology, Unnisula, 4(2), 85–94.

KPAI. (2018, September 8). KPAI: 202 Anak Tawuran dalam Dua Tahun. Dipetik Februari 14, 2024, dari kpai.go.id: https://www.kpai.go.id/publikasi/kpai-202-anak-tawuran-dalam-dua-tahun

Muntinanto, W. (2020, Juli 21). Tawuran Pelajar di Depok, Satu Kritis Akibat Luka Bacok. Dipetik Februari 15, 2024, dari okenews.com: https://megapolitan.okezone.com/read/2020/07/21/338/2249989/tawuran-pelajar-di-depok-satu-kritis-akibat-luka-bacok

Purwono. (2008). Studi Kepustakaan. Yogyakarta: Pustakawan Utama UGM.

Sumantri, I. I., & Masitoh, L. F. (2020). Total Quality Manajemen (Tqm) Sekolah Dalam Upaya Pencegahan Tawuran Antar Pelajar Di Wilayah Jabodetabek. Eduka: Jurnal Pendidikan, Hukum, Dan Bisnis, 5(2), 104-116.

Swardhana, G. M. (2015). Kebijakan Kriminal Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Dan Kenakalan Siswa Sma : Suatu Kajian Tentang Penerapan Teori Kontrol Sosial Dan Kearifan Lokal Di Bali. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 4(1).

Yudaningsih, L. (2014). Penanganan Perkara Anak Melalui Restorative Justice. Jurnal Ilmu Hukum Universitas Jambi, 5(2), 67–79.