Pengaruh Tingkat Suku Bunga (BI Rate) dan Jumlah Uang Beredar (JUB) Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Tahun 2014-2023

Main Article Content

Dwi Anggriani
Fitrawaty Fitrawaty
Respa Sirait
Shabilla Aisyah
Wandira Anzani

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana dampak tingkat suku bunga dan jumlah uang beredar pada inflasi di Indonesia pada tahun 2014-2023. Khususnya, kajian ini mengutamakan analisis hubungan perubahan suku bunga, baik kenaikan maupun penurunan, dengan pergerakan inflasi, serta dampak jumlah uang beredar (M1) pada tekanan harga dalam perekonomian. Kajian ini menggukan metode kuantitatif yang berfokus tentang pengumpulan serta analisis data numerik. Data tersebut diuji memakai analisis statistik regresi linear berganda, melalui variabel Tingkat Suku Bunga (X1), Jumlah Uang Beredar (X2), dan Inflasi (Y). Metode pengumpulan data-data didalam kajian ini merupakan pengumpulan data sekunder, yang didapat melalui sumber resmi seperti BI juga BPS. Menurut tinjauan data juga diskusi mengenai hasil penelitian, bisa dibuat kesimpulan yaitu:: Uji pengaruh simultan (F) memperlihatkan bahwasanya variabel tingkat suku bunga juga jumlah uang beredar secara bersamaan tidak memiliki dampak pada inflasi pada periode 2014-2023. Sementara itu, hasil uji regresi parsial (Uji T) memperlihatkan bahwasanya tingkat suku bunga berpengaruh pada inflasi, meskipun jumlah uang beredar tidak memberikan pengaruh yang sama.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Anggriani, D., Fitrawaty, F., Sirait, R., Aisyah, S., & Anzani, W. (2024). Pengaruh Tingkat Suku Bunga (BI Rate) dan Jumlah Uang Beredar (JUB) Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Tahun 2014-2023. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(1), 295–301. https://doi.org/10.56799/ekoma.v4i1.5576
Section
Articles

References

Agusmianata, N., Militina, T., & Lestari, D. (2017). Pengaruh jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga serta pengeluaran pemerintah terhadap inflasi di Indonesia. Forum Ekonomi, 19 (2).

Abdul Rahman Suleman, Hengki Mangiring Parulian Simarmata, P.D.P., & Edwin Basmar, Darwin Damanik, Pinondang Nainggolan, Arfandi SN, A. Nururrochman Hidayatulloh, Bonaraja Purba, L. E. N. (2021).

Darmawan, D. (2020). Analisis pengaruh e-money, nilai tukar,dan suku bunga terhadap inflasi Indonesia tahun 2014-2019. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya. 9(1).

Fery magaline (2006). Melakukan penelitian mengenai "pengaruh tingkat suku bunga SBI dan jumlah uang beredar terhadap tingkat inflasi di Indonesia tahun 1995-2004".

Frederic S. Mishkin (2009). Ekonomi Uang, Perbankan dan Pasar Keuangan. Edisi ke 8 Penerbit Salemba.

Friedman, M. (1968). Peran Kebijakan Moneter. The American Economic Review, 58(1), 1-17.

Herania, E., & Maski, G. (2022). Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Menggunakan Pendekatan Analisis Jalur Periode 2010Q1-2020Q4. Contemporary Studies in Economic, Finance, and Banking, 1(2), 230-243.

Komariyah, A. (2016). Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar (JUB), Kurs dan Suku Bunga Terhadap Laju Inflasi di Indonesia Tahun 1999-2014. Publikasi Ilmiah.

Langi, T. M., Masinambow, V., & Siwu, H. (2014). Analisis Pengaruh Suku Bunga BI, Jumlah Uang Beredar, dan Tingkat Kurs terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 14(2), 44-58.

Mahendra, A. (2016). Analisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga sbi dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi &Amp; Keuangan, 2(1), 1-12

Most read articles by the same author(s)