Peran Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem informasi kesejahteraan sosial dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari artikel ilmiah dan sumber web kredibel periode 2010–2025, dengan analisis deskriptif terhadap 16 artikel yang terpilih dari 30 artikel awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi kesejahteraan sosial memiliki peran strategis dalam meningkatkan akurasi data penerima manfaat, mempercepat distribusi bantuan, serta menciptakan kebijakan berbasis bukti yang lebih efektif. Studi kasus di Indonesia, India, dan Kenya mengungkapkan pentingnya integrasi teknologi, kolaborasi multi-pihak, serta perlindungan data untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem ini. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan yang inklusif, literasi digital masyarakat, dan penguatan infrastruktur teknologi. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan berupa penggunaan data sekunder dan cakupan temporal yang terbatas, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk analisis yang lebih komprehensif.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ana Mulyana, Muhammad Husein Maruapey, & Rita Rahmawati. (2024). Innovative Governance: A Study on Dtks Management through Siks-ng in Fulfilling Social Welfare in Bogor. Administratie: Jurnal Administrasi Publik, 7(2), 117–129.
DSWD. (2025). Listahanan. Www.Dswd.Gov.Ph.
Ginting, A. M., & Rasbin. (2010). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia Sebelum dan Setelah Krisis. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 2(1), 279–312.
Hababil, M. P., Muhammad Kharis Firdaus, Nabil Nazhmi, Mochamad Rajendra Alghifary, Mohammad Dandi Hamdani, & Arif Fadilla. (2024). Analisis Pengaruh Pemerataan Ekonomi dalam Upaya Menghapus Ketimpangan Sosial-ekonomi Antar Masyarakat. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 1–9.
Hoofnagle, C. J., van der Sloot, B., & Borgesius, F. Z. (2019). The European Union general data protection regulation: what it is and what it means. Information & Communications Technology Law, 28(1), 65–98. https://doi.org/10.1080/13600834.2019.1573501
Mukhsin. (2020). Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Menerapkan Sistem Informasi Desa dalam Publikasi Informasi Desa di Era Globalisasi. TEKNOKOM, 3(1), 7–15.
Murdiyana, & Mulyana. (2017). Analisis Kebijakan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. JURNAL POLITIK PEMERINTAHAN, 10(1), 73–96.
Mursyidah, L., & Arydianti, F. P. (2024). Efektivitas Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation (SIKS-NG) Dalam Pengusulan Bantuan Sosial. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 10(3), 228–240.
Mutia Fadilla, Elly Nurmawati, Muhammad Iqbal Fasa, & Suharto. (2022). Peran Sumber Daya Alam Bagi Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia Dalam Persfektif Islam. JEKSYAH : Islamic Economics Journal, 2(1), 54–63.
Panda. (2024). Membangun Kerjasama Multi-Pihak untuk Pengembangan dan Pemanfaatan Tanah Terlantar. Www.Panda.Id.
Panrb. (2019). Inovasi SIKS-NG, Sajikan Data Bansos Terintegrasi. Menpan.Go.Id.
Rahmawat, A. Z. (2023). Peningkatan Literasi Digital untuk Masyarakat Berbasis Era Teknologi Informasi. MUJAHADA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 12–20.
Santi Kusumaningrum. (2024). Mata Rantai yang Hilang dalam Prioritas Reformasi Perlindungan Sosial. PUSKAPA.
Series, B. D. (2016). Bangladesh Social Protection and Labor Review: Towards Smart Social Protection and Jobs for the Poor. The World Bank.
Shalini Sinha, S. (2024). Registering Informal Workers in India: e-Shram, an Opportunity Lost? Www.Wiego.Org.
Van Hove, L., & Dubus, A. (2019). M-PESA and Financial Inclusion in Kenya: Of Paying Comes Saving? Sustainability, 11(3), 568. https://doi.org/10.3390/su11030568