Dinamika Ekonomi Kelembagaan Petani Dalam Pengembangan Usaha Tani Pada Komoditas Padi
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran lembaga petani dalam pengembangan pertanian padi di Kec. Raman Utara, Kab. Lampung Timur. Dalam konteks ini, lembaga petani seperti kelompok tani merupakan platform penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan akses terhadap fasilitas produksi serta pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi bersama petani, pemimpin kelompok tani, serta pihak terkait dari lembaga pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga petani memiliki peran sentral dalam mendorong produktivitas pertanian, terutama dalam hal bimbingan, akses bantuan, dan koordinasi antar petani. Selain itu, lembaga juga berfungsi sebagai jembatan antara petani dan pemerintah dalam memperoleh program pengembangan pertanian. Namun, masih terdapat hambatan dalam hal partisipasi anggota, manajemen organisasi, dan keberlanjutan kegiatan. Studi ini merekomendasikan untuk memperkuat kapasitas lembaga petani melalui pelatihan kepemimpinan, peningkatan keterampilan manajemen, dan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah agar lembaga-lembaga ini dapat berperan optimal dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, pengembangan lembaga petani merupakan kunci untuk pengembangan pertanian yang berkelanjutan di daerah pedesaan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alawi, M. R., Souw, A., Puteri, A. F., Salsabila, D. A., & Maritza, A. C. (2024). Analisis Biaya Transaksi Pada Distribusi Dan Penjualan Pupuk Bersubsidi (Npk Dan Urea) Di Kecamatan Jatinangor. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 9(1), 28–40. https://doi.org/10.24198/agricore.v9i1.54089
Azharsyah, I. (2023). Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam. Bumi Aksara.
Bambang, A. N. (1988). Penyuluhan Pertanian. Jurusan Perikanan Fakultas Peternakan.
Burg, T. Van Der. (2000). Neo-classical economics , institutional economics and improved " sheries management. 24, 45–51.
Creswell, J. W. (2021). Rearch Design Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran. Sage publications.
Dinh, H. H., Le, L. T., & Wesseler, J. (2024). How contracted tree farmers engage in and benefit from inclusive value chains: Evidence from Vietnam. Forest Policy and Economics, 169(August), 103357. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2024.103357
Fuadi, F. (2024). Community Development Strategy Toward Independent Village by the Concept of Development in Islamic Economy (Study in Lampung Province). KnE Social Sciences, 2024, 662–676. https://doi.org/10.18502/kss.v9i16.16280
Furubotn, E. G., & Richter, R. (2005). Institutions & Economic Theory. The University Of Michigan Press.
Hashim, N., Ali, M. M., Mahadi, M. R., Abdullah, A. F., Wayayok, A., Mohd Kassim, M. S., & Jamaluddin, A. (2024). Smart Farming for Sustainable Rice Production: An Insight into Application, Challenge, and Future Prospect. Rice Science, 31(1), 47–61. https://doi.org/10.1016/j.rsci.2023.08.004
Herdiansyah, H. (2013). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu ilmu sosial. Salemba Humanika.
Hua, H. H., & Brown, P. R. (2024). Social capital enhances the resilience of agricultural cooperatives: Comparative case studies in the Mekong Delta, Vietnam. World Development Sustainability, 5(March 2023), 100170. https://doi.org/10.1016/j.wds.2024.100170
Moleong Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
North, D. C. (1990). Political Economy of Institutions and Decisions. Cambridge University Press.
Nurlaili. (2024). Dinamika Modal Sosial Terhadap Pengembangan Ekonomi Masyarakat Petani Sawit Dan Implikasinya Dalam Pengembangan Masyarakat Islam. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 230–237.
Sugiyono. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Alfabeta.
Tran, T. A., Cook, B. R., & Touch, V. (2025). Agricultural extension institutions in rural Cambodia: Unpacking extension agent-farmer relations and interactions. Journal of Rural Studies, 117(February), 103671. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2025.103671
Williamson, O. E. (2005). The Economics of Governance. Political Research Quarterly, 95(2), 1–18.
Yustika, A. E. (2013). Ekonomi Kelembagaan Paradigma, Teori dan Kebijakan. Penerbit Erlangga.