Pola Pengasuhan Melalui Parenting Holistik Dalam Perkembangan Emosional Anak Usia Dini Di Taman Penitipan Anak (TPA) Rahma Daycare Karawang
Main Article Content
Abstract
Pada era globalisasi ini banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi dan tuntutan ekonomi yang semakin tinggi, sehingga banyak orang tua yang memiliki anak usia dini tidak dapat mengasuh anaknya secara penuh dengan waktu yang cukup dan membutuhkan pihak lain untuk memenuhi segala kebutuhan anaknya, sehingga mereka membutuhkan pihak ketiga untuk membantu menjaga anaknya, sedangkan mereka ingin agar anaknya dirawat dengan pola asuh yang baik dan dibantu dalam pembelajaran untuk menstimulasi anak usia dini saat mereka dewasa nanti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan oleh pihak ketiga keluarga yang terpercaya pelayanannya baik dan telah terakreditasi oleh pemerintah yaitu Tempat Penitipan Anak dan juga untuk melihat hasil dari pola asuh yang diterapkan di Tempat Penitipan Anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data melalui observasi, wawancara dengan subjek, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa anak usia dini merupakan masa dimana mereka belajar untuk mengenal dirinya sendiri, bahkan emosinya serta bagaimana cara mengelolanya untuk dirinya sendiri dan orang lain. Dengan demikian, pengasuhan ini dapat menggunakan pola asuh holistik yang merupakan pendekatan komprehensif dalam memenuhi segala kebutuhan anak agar anak usia dini yang berada di usia emasnya tidak kekurangan perkembangan dan pertumbuhan yang seharusnya dijalankan di rumah. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah melalui pola asuh holistik, hal ini sangat mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada perkembangan emosi anak, ditambah dengan pendidikan sesuai usia anak yang dapat menghasilkan perkembangan emosi, menjadikan anak mampu mengelola emosinya dengan baik, bahkan terhadap orang lain, sehingga mampu berinteraksi dengan teman sebayanya dan memiliki rasa percaya diri yang kuat dalam bersosialisasi dan berkomunikasi, namun perkembangan tersebut tetap sesuai dengan usianya.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdurrahman Wahid Pekalongan, U. K., Dalil Rohman, A., Fauziah Azhari, A., & Rini, J. (n.d.). 873 Prosiding SINAU: Seminar Nasional Pendidikan Islam Anak Usia Dini Integrasi Nilai-Nilai Holistik dalam Kurikulum Merdeka Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. 873–881. https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/sinau/index
Arisanti, F., Wahyudi, M., & Muttaqin, M. ‘Azam. (2024). Pendekatan Holistik Dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Menyelaraskan Aspek Kognitif, Emosional Dan Sosial. Journal of Early Childhood Education Studies, 4, 33–72. https://silabus.org/pendekatan-holistik-paud/
Ekosiswoyo, R., Joko, T., & Suminar, T. (2019). Potensi Keluarga Dalam Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Pada Anak Usia Dini. Edukasi, 13(1), 1–12. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/edukasi/article/view/952/889
Esita, Z., & Kendari, U. M. (n.d.). Efektivitas kegiatan parenting dalam membangun kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan anak usia dini. 126–131. https://doi.org/10.12928/sntekad.v2i1.19032
Fiantika, Wasil M, Jumiyati, Honesti, Wahyuni, Jonata, E. a. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue Maret). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
Fuadia, N. (2022). Perkembangan Sosial Emosi Pada Anak Usia Dini. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 3(1), 31–47. https://doi.org/10.53800/wawasan.v3i1.131
Goffar, A., & Kurniawan, S. (2018). Konsep Parenting Dalam Keluarga Muslim. Edupedia, 2(2), 53–61. https://doi.org/10.35316/edupedia.v2i2.331
Herdiyana, R., Lestari, R., & Bahrum, M. (2023). Psikologi Perkembangan Sosial terhadap Emosional pada Anak Usia Dini. Banun Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 23–30.
Mokalu, V. R., & Boangmanalu, C. V. J. (2021). Teori psikososial Erik Erikson. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2), 180–192.
Muthmainah. (2021). Peran Guru dalam Melatih Anak Mengelola Emosi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 63–76.
Putri, R. N. (2019). Implementasi Peranan Taman Penitipan Anak (Tpa) Sebagai Wahana Pengasuhan Anak Bagi Orangtua Bekerja (Studi Pada Taman Penitipan Anak (Tpa) Di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung). Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 167.
Safrudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2), 1–15.
Sari, M., Talango, S. R., Aini, N., Sodik, M. M., Gorontalo, U. N., Sultan, I., & Gorontalo, A. (2024). Pendekatan Berbasis Keluarga dalam Membangun Kompetensi Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini. Perkembangan sosial emosional. 05(01), 1–18.
Suparmiati, S., Latiana, L., & Kustiono, K. (2022). Pengembangan Layanan Taman Penitipan Anak Holistik Integratif Berbasis Alam. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3013–3023. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2269
Mujahidin, E., 2005. “Perencanaan Program Kerja Lembaga Pendidikan Islam”. Makalah pada seminar Basik Al Huda, Bogor 8 April.
Fahmi, A., 2004. “Media Terus Memicu Faktor Negatif”, Republika, 29 Mei 2004.
Thomson, A. 1998. The Adult and the Curriculum, diakses pada 30 Maret 2000, http://www.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/1998/thomson,