Gambaran Stress Kerja Dari Penyidik Unit PPA Polres Metro Jakarta Pusat
Main Article Content
Abstract
Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, khususnya di Jakarta Pusat, menuntut peran aktif Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dalam menangani kasus secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan stres kerja yang dihadapi oleh penyidik di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat, dan faktor yang menyebabkan stres kerja. Serta penggambaran upaya yang dilakukan untuk menanganinya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap 9 penyidik serta Kepala Unit PPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap penyidik menangani lebih dari 30 kasus per bulan, dengan rentang waktu penanganan kasus antara 1 hingga 3 tahun. Tuntutan pekerjaan yang tinggi ini berpotensi menyebabkan stres kerja yang berdampak negatif pada kesehatan fisik dan psikologis penyidik. Meskipun penyidik telah melakukan upaya untuk mengelola stres, seperti pengelolaan waktu istirahat dan pembagian waktu antara pekerjaan dan keluarga, masih diperlukan peningkatan job resources untuk mendukung kesejahteraan mereka. Penelitian ini merekomendasikan penambahan jumlah penyidik dan pembagian beban kerja yang lebih merata, serta monitoring berkala terhadap kondisi mental dan fisik penyidik untuk mencegah dampak jangka panjang yang merugikan. Dengan demikian, diharapkan penyidik dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya dan meningkatkan produktivitas kerja.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands‐Resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115
Bakker, A. B., Demerouti, E., & Sanz-Vergel, A. I. (2014). Burnout and work engagement: The JD–R approach. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 1(1), 389–411. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-031413-091235
Cohen, S., Kessler, R. C., & Gordon, L. U. (Eds.). (1997). Measuring stress: A guide for health and social scientists. Oxford University Press.
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied psychology, 86(3), 499-512.
Huhtala, H., & Parzefall, M. R. (2007). A review of employee well-being and innovativeness: An opportunity for a mutual benefit. Creativity and Innovation Management, 16(3), 299–306. https://doi.org/10.1111/j.1467-8691.2007.00442.x
Harian Regional. (2023). Stres dan burnout pada anggota reserse di Polri. https://jurnal.harianregional.com
King, L. (2011). The science of psychology: an appreciative view. Boston
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (n.d.). Ringkasan data kekerasan terhadap perempuan dan anal 2024. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan
Kominfo Jakarta Pusat. (2025, Januari 8). Sudin PPAPP Jakpus catat 228 kasus kekerasan perempuan dan anak tahun 2024. Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat. https://pusat.jakarta.go.id/v2/news/2025/sudin-ppapp-jakpus-catat-228-kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak-tahun-2024
LePine, J. A., Podsakoff, N. P., & LePine, M. A. (2005). A meta‐analytic test of the challenge stressor–hindrance stressor framework: An explanation for inconsistent relationships among stressors and performance. Academy of Management Journal, 48(5), 764–775. https://doi.org/10.5465/amj.2005.18803921
Love, Peter E.D, Zahir irani dan Craig Standing (2007). Influence of Job Demands, Job Control and Social Support on Information Systems Professionals’ Psychological Well-Being. International Journal of Manpower, Vol. 28, No. 6.
Lee, E.-H. (2012). Review of the Psychometric Evidence of the Perceived Stress Scale. Asian Nursing Research, 6(4), 121–127. https://doi.org/10.1016/j.anr.2012.08.004
Maslach, C., & Leiter, M. P. (1997). The truth about burnout: How organizations cause personal stress and what to do about it. Jossey-Bass.
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Burnout: A Guide to Identifying Burnout and Pathways to Recovery. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Putra, H. D., & Mulyadi. (2010). Pengaruh job demand terhadap burnout dengan mediasi stress kerja pada karyawan. Jurnal Psikologi, 38(1), 50–63.
Putri, I. G., & Masykur, A. M. (2017). “BERTAHAN DALAM DILEMA” (Studi Fenomenologis Menghadapi Stres Kerja Pada Psikolog Klinis Wanita). Jurnal EMPATI, 6(1), 239–245. https://doi.org/10.14710/empati.2017.15081
SIMFONI-PPA. (2024). Statistik kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia tahun 2024. Kementerian PPPA. https://www.simfoni.go.id/statistik-2024
Sudin PPAPP Jakarta Pusat. (2025, Maret 18). 228 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat di Jakarta Pusat tahun 2024. https://ppapp.jakarta.go.id/jakpus-kekerasan-2024
Helen, Z., & Sari, M. P. ANALISIS FAKTOR JOB DEMAND TERHADAP BURNOUT PADA POLISI: A SYSTEMATIZED REVIEW.
Wolter, C., Santa Maria, A., Wörfel, F. et al. Job Demands, Job Resources, and Well-being in Police Officers—a Resource-Oriented Approach. J Police Crim Psych 34, 45–54 (2019). https://doi.org/10.1007/s11896-018-9265-1
Skaalvik, E.M., Skaalvik, S. Job demands and job resources as predictors of teacher motivation and well-being. Soc Psychol Educ 21, 1251–1275 (2018). https://doi.org/10.1007/s11218-018-9464-8