Penerapan Metode Six Sigma Untuk Mengurangi Jumlah Produk Cacat pada Proses Produksi Karton Box di PT. Indah Semesta Karya
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dalam menurunkan jumlah produk cacat pada proses produksi karton box di PT. Indah Semesta Karya. Studi dilakukan selama periode Januari hingga April 2025 di lini produksi utama, dengan fokus pada tiga jenis cacat dominan, yaitu lem tidak rata, sobekan pada lipatan, dan ukuran tidak presisi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi hasil inspeksi kualitas harian, serta wawancara dengan tim Quality Control dan operator produksi. Analisis dilakukan menggunakan pengukuran Defect per Million Opportunities (DPMO), sigma level, Pareto Chart, dan Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan penurunan DPMO dari 6.889 menjadi 4.056 dan peningkatan sigma level dari 3,95 menjadi 4,16, menandakan adanya perbaikan kualitas yang signifikan. Implementasi perbaikan seperti pelatihan ulang operator, perbaikan mesin, dan penyusunan SOP baru terbukti efektif. Selain itu, sistem pengendalian mutu melalui check sheet, audit internal berkala, dan manajemen visual turut menjaga keberlanjutan hasil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Six Sigma berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi di industri kemasan karton.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amin, Q., Dwilaksana, D., & Ilminnafik, N. (2019). Analisis pengendalian kualitas cacat produk kaleng 307 di PT. X menggunakan metode Six Sigma. Jurnal Energi dan Manufaktur, 12(2), 52. https://doi.org/10.24843/jem.2019.v12.i02.p01
Chrissy, J. D., Kristina, H. J., & Adianto. (2022). Strategi peningkatan kualitas produksi corrugated carton box menggunakan metode Six Sigma dan House of Quality. Jurnal Mitra Teknik Industri, 1(3), 260–272. https://doi.org/10.24912/jmti.v1i3.23506
Fitriani, L. K., & Putry, A. T. (2020). Pengendalian kualitas dengan metode Six Sigma untuk menekan tingkat kerusakan produk. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(5), 133. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i5.1160
Kurniawan, D. (2019). Penurunan produk cacat dengan metode Six Sigma dan continuous improvement di PT. Cakra Guna Cipta. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri, 5(1), 8–14. https://doi.org/10.36040/jtmi.v5i1.253
Octavia, M., & Noya, S. (2019). Penerapan metode Six Sigma untuk mengurangi jumlah produk cacat pada proses produksi di PT. Rukun Citra Abadi. Spektrum Industri, 17(2), 191. https://doi.org/10.12928/si.v17i2.13560
Piay, P. I., Kristina, H. J., & Doaly, C. O. (2021). Pengurangan jumlah produk cacat pada produksi glasses box dengan metode Lean Six Sigma. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(2), 81. https://doi.org/10.24912/jitiuntar.v9i2.12654
Rizki, M., Wiyatno, T. N., & Astuti, R. F. (2024). Quality control of ceramic wall products Six Sigma method with DMAIC tools and failure mode and effect analysis (FMEA). International Journal of Innovative Science and Research Technology (IJISRT), –, 1027–1040. https://doi.org/10.38124/ijisrt/ijisrt24jun1035
Suhartini, S., & Ramadhan, M. (2021). Analisis pengendalian kualitas untuk mengurangi cacat pada produk sepatu menggunakan metode Six Sigma dan Kaizen. MATRIK, 22(1), 55. https://doi.org/10.30587/matrik.v22i1.2517