Peningkatan Self-Development Narapidana Melalui Program Pembinaan Kemandirian Membatik Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam

Main Article Content

Djuwita Deffrilia
Lauditta Indahdewi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan self-development narapidana melalui program pembinaan kemandirian membatik di Lapas Perempuan Kelas IIB Batam. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan, rasa percaya diri, dan persiapan reintegrasi sosial narapidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh dari petugas lapas dan narapidana yang terlibat dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan membatik dapat meningkatkan citra diri narapidana,  memperkuat kepercayaan diri mereka, dan memberikan harapan untuk kehidupan setelah masa hukuman. Namun, terdapat hambatan terkait dengan keterbatasan fasilitas, kurangnya motivasi, serta stigma sosial yang menghambat perkembangan narapidana. Kesimpulannya, program pembinaan keterampilan seperti membatik memberikan dampak positif dalam meningkatkan self-development narapidana, namun memerlukan perbaikan dalam hal dukungan fasilitas dan motivasi untuk mengoptimalkan hasil program.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Djuwita Deffrilia, & Lauditta Indahdewi. (2025). Peningkatan Self-Development Narapidana Melalui Program Pembinaan Kemandirian Membatik Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 157–166. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.11140
Section
Articles

References

Buku

Abdussamad, Zuchri. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Cooley, C. H. (1902). Human Nature and The Social Order. Charles Scribner's Sons.

Creswell, John W. (2009). Third Edition Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Approaches. University Of Nebraska-Lincoln.

Creswell, John W. Edisi Ketiga Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed.

Dewey, J. (1938). Experience and Education. Kappa Delta Pi. International Honor Society in Education.

Fauzi, Ahmad dkk. (2022). Metodologi Penelitian. Jakarta: Pena Persada.

Gulo, W. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Hikmawati, Fenti. (2020). Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Ma’ruf, A. (2023). Pemasyarakatan Berbasis Rehabilitasi di Indonesia. Penerbit Universitas Indonesia.

Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparta, I. G. (2017). Hak Asasi Manusia dan Pemasyarakatan: Menjaga Martabat Narapidana. Pustaka Pelajar.

Unesco. (2009). Education for Sustainable Development. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Widodo, J. (2021). Analisis Kebijakan Publik: Konsep dan Aplikasi Analisis Proses Kebijakan Publik. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Karya Ilmiah

Anggun, S. (2024). Implementasi Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Wanita Di Lembaga Pemasyarakatan (Studi Pada Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung).

Anyaq, Y., Nanang, M., & Purba, R. (2022). Pemberdayaan Narapidana Melalui Kegiatan Kerja di Lapas Kelas IIA Kota Samarinda. EJournal Sosiatri-Sosiologi, 2, 1-12.

Isfannoury, M., & Hadi, A. (2020). Penerapan Sanksi Terhadap Narapidana dan Tahanan Yang Melakukan Pelanggaran Tata Tertib Di Rumah Tahanan (Suatu Penelitian di Rumah Tahanan Kelas II B Bireuen). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Pidana, 4(2), 217-225.

Jihan, J. (2024). Analisis Pembinaan Narapidana Dalam Meningkatkan Keterampilan (Studi Kasus Pada Lapas Kelas IIB Kota Solok) (Doctoral dissertation, Universitas Mahaputra Muhammad Yamin).

Nursiyah, N. (2017). Pemberdayaan Narapidana Melalui Pengembangan Agribisnis Sayuran Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Way Hui Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Oktaviani, T. I., & Putri, L. D. (2024). Pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Melalui Kegiatan Bimbingan Kerja (BINJA) di Lapas Kelas II A Padang. Vol 4 No 3 (2024), 566-572. https://doi.org/10.24036/jfe.v4i1.245

Rappaport, J. (1987). "Terms of Empowerments / Exemplars of Prevention: Toward a Theory for Community Psychology." American Journal of Community Psychology, 15(2), 121-148.

Ryff, C. D. (1989). "Happiness is Everything, or is it? Explorations on the Meaning of Psychological Well-Being." Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069-1081.

Yulianto, B. (2021). Proses Reintegrasi Sosial bagi Narapidana Narkotika. Jurnal Ilmu Sosial dan Hukum, 15(1), 45-56.

Zakirah, L. (2021). Pelaksanaan Pembinaan Kemandirian terhadap Narapidana Wanita (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Lhoknga Aceh Besar). Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(2), 87-95.