Analisis Program Bantuan Sosial Pemerintah Dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi Di Desa Tetehosi Afia Mazingo

Main Article Content

Rini Indasari Zega
Yearning Harefa
Asali Lase
Bezisokhi Laoli

Abstract

Ketimpangan ekonomi masih menjadi permasalahan serius khususnya di Desa Tetehosi Afia Mazingo. Ketimpangan ini ditandai dengan penghasilan rata-rata sebesar Rp. 1.000.000 per bulan masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah ini adalah melalui program bantuan sosial yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dan wawancara langsung dengan warga desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) Program Bantuan Harapan (PBH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Indonesia Pintar (PIP), Beras Sejahtera (Rastra), BPJS dan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni memang telah disalurkan, namun belum mampu mengatasi ketimpangan secara menyeluruh. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain ketidaktepatan sasaran penerima bantuan, pemanfaatan bantuan yang masih bersifat konsumtif, serta minimnya akses terhadap pendidikan dan lapangan kerja. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, seperti integrasi bantuan sosial dengan program pemberdayaan ekonomi lokal agar bantuan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara jangka panjang.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Zega, R. I., Harefa, Y., Lase, A., & Laoli, B. (2025). Analisis Program Bantuan Sosial Pemerintah Dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi Di Desa Tetehosi Afia Mazingo. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 167–180. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.11165
Section
Articles

References

Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Aminda, A., & Aminda, R. S. (2024). PENGARUH ADANYA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN TERHADAP KESENJANGAN EKONOMI DI INDONESIA. Jurnal Pengabdian Masyarakat UIKA Jaya SINKRON, 2(3), 237–255.

Aziz, A., Akbar, A. Y., Daulay, J., & Ahmad, A. P. (2025). Dampak Kebijakan Pembangunan Ekonomi terhadap Ketimpangan Pendapatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Kota. CEMERLANG: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis, 5(1), 261–275.

Firdaus, R. (2022). Transparansi Program Bantuan Langsung Tunai Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Waetuo, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara. Journal I La Galigo, 5(1), 44–52.

Gunung, E. B., Setiawan, D., & Yasin, M. (2023). Menganalisi Penyebab, Konsekuensi dan Solusi Potret Ketimpangan Ekonomi. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 2(2), 329–339.

Hababil, M. P., Firdaus, M. K., Nazhmi, N., Hamdani, M. D., Alghifary, M. R., & Fadilla, A. (2024). Analisis pengaruh pemerataan ekonomi dalam upaya menghapus ketimpangan sosial-ekonomi antar masyarakat. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 1–9.

Hariyanto, E., & Junaidi, M. A. (2023). Sinergi pengelolaan zakat dan program bantuan sosial pemerintah untuk mereduksi kemiskinan. Jurnal BPPK: Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keuangan, 16(2), 13–31.

Hermawati, I., & Winarno, E. (2020). Persepsi Keluarga Penerima Manfaat Tentang Program Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 9(3), 257–270.

Khoironi, M. F., & Sudrajat, A. (2023). Budaya Stratifikasi Sosial terhadap Kesenjangan Ekonomi Keluarga dan Kualitas Pendidikan pada Anak. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 9(1), 25–34.

Masrohatin, S., Maulidi, A. W., & Rizal, M. (2025). EFEKTIVITAS ADANYA BANTUAN SOSIAL UNTUK MEMINIMALISIR KEMISKINAN PADA MASYARAKAT JEMBER. PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT), 3(02), 621–629.

Ningrum, E. P., Sumarno, M., Nursyamsi, S. E., & Siregar, N. (2024). Faktor Terkait Kesenjangan Ekonomi dan Kesejahteraan. PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 7(2), 116–126.

Nurfaidah, S. K. M., Kasita, S. D., SE, S. A., SE, S., SE, M., Ali, S. E., Ramli, S., SE, S. P., & MM, D. M. A. (2025). Instrumen Penelitian Kualitatif. PENERBIT KBM INDONESIA.

Nurwahyuliningsih, E., & Arsyad, Y. (2025). Analisis Dampak Program Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (Bpntd) Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di Provinsi Gorontalo. Jurnal Studi Ilmu Politik, 4(1), 12–22.

Peramita, R., Amelia, N., Sriati, S., & Martha, A. (2025). Pengertian, Tujuan, dan Dampak Pendidikan Global. Education Achievement: Journal of Science and Research, 92–98.

Salsabil, I., & Rianti, W. (2023). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan penduduk terhadap tingkat kemiskinan. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 15–24.

Salsabila, N., Muna, N., Pradana, V. H., & Nurcahya, W. F. (2024). Analisis efektivitas bantuan sosial (bansos) dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 1–13.

Saniah, S., & Afrizal, S. (2024). Transformasi Sosial Penerima Bantuan Sosial Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Desa Cipayung. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(1), 829–836.

Saragih, J. (2024). Evaluasi Efektivitas Kebijakan Bantuan Sosial Pemerintah dalam Mengatasi Kemiskinan. Cakrawala Repositori IMWI, 7(3), 1175–1185.

Sugiastuti, R. H., & Pratama, M. R. (2022). Dampak Buruk Pembangunan Tanpa Pemerataan: Kesenjangan Ekonomi Antar Wilayah Di Indonesia. Profit: Jurnal Adminsitrasi Bisnis, 16(1), 79–90.

Supit, B. F., & Lumingkewas, E. (2023). Implementasi Kebijakan Bantuan Sosial Tunai Di Kelurahan Talikuran Utara Kecamatan Kawangkoan Utara Minahasa. Academy of Education Journal, 14(2), 1059–1068.

Yuliani, N. M., Paturochman, I. R., Mubarok, A. T., & Muzaki, R. A. (2025). Kebijakan fiskal dalam mengatasi ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 18(1), 296–300.

Yuliantaka, R. K. (2025). Peran Pemerintah dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi: Kajian Pustaka Kebijakan Fiskal Redistributif. LIKUID: Jurnal Ekonomi, 1(01), 5–8