Pemanfaatan Nyamuk Ber-wolbachia dalam Menghadapi Ancaman Penyakit DBD untuk Mewujudkan Sistem Kesehatan Nasional
Main Article Content
Abstract
Ancaman penyebaran penyakit DBD terus mengalami peningkatan dan mengancam kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit DBD sebagai penyakit berdampak besar dan menular yang dapat menyebabkan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) serta sering terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Penyakit DBD juga merupakan ancaman terbesar pada bidang kesehatan manusia saat ini karena kasusnya yang sering terjadi di Indonesia. Penelitian ini mengkaji perspektif intelijen medik terhadap pemanfaatan nyamuk ber-wolbachia dalam menghadapi ancaman penyakit DBD untuk mewujudkan sistem kesehatan nasional. Teori dan konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori intelijen, ancaman, intelijen medik, humah security, wabah demam berdarah dengue, dan nyamuk ber-wolbachia. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian diharapkan dapat menganalisis perspektif intelijen medik terhadap pemanfaatan nyamuk ber-wolbachia dalam menghadapi ancaman penyakit DBD untuk mewujudkan sistem kesehatan nasional dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat terhadap pemanfaatan nyamuk ber-wolbachia dalam menghadapi ancaman penyakit DBD untuk mewujudkan sistem kesehatan nasional.
Keywords: Intelijen Medik, Wolbachia, DBD, Sistem Kesehatan, Deteksi Dini
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agung Sutriyawan (2021). Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk. JNPH Volume 9 No. 2 (Oktober 2021).
Andriyoko. B. Parwati. I. Tjandrawati. A. dan Lismayanti. L. (2012). “Penentuan Serotipe Virus dengue dan Gambaran Manifestasi Klinis serta Hematologi Rutin pada Infeksi Virus dengue”. Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran MKB. Volume 44 No. 4.
Bian, G., Joshi, D., Dong, Y., Lu, P., Zhou, G., Pan, X., Xi, Z. (2013). Ber-wolbachia invades Anopheles stephensi populations and induces refractoriness to Plasmodium infection. Science (New York, N.Y.), 340(6133), 748–751. http://doi.org/10.1126/science.1236 192
Fadly,dkk. (2020). Bukti Baru Infeksi Natural Ber-wolbachia sp. pada Aedes aegypti dengan Aedes albopictus dari Makassar. Jurnal Vektor Penyakit, Vol. 14 No. 2, 2020: Hal. 113-118
Fiqi Nurbaya dan Julia Pertiwi (2021). Analisis Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kabupaten Sragen. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (J-MIAK) ISSN: 2621-6612.
Gani. A. (2019). Fungsi Kesehatan Masyarakat (Public Health Functions) Dan Health security. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.
Hilgenboecker, K., Hammerstein, P., Schlattmann, P., Telschow, A., & Werren, J. H. (2008). How many species are infected with Ber-wolbachia? – a statistical analysis of current infection data: rates. Ber-wolbachia FEMS Microbiology Letters, 281(2), 215 220. http://doi.org/10.1111/j.1574 6968.2008.01110.x
Irfandi. Kajian pemanfaatan ber-wolbachia terhadap pengendalian DBD (studi literatur dan studi kasus pemanfaatan ber-wolbachia di Yogyakarta). Tesis Universitas Indonesia
Kathryn, et,al. 2021. Using Ber-wolbachia to Eliminate Dengue: Will the Virus Fight Back. Journal of Virology American Society for Microbiology
Nastiti Utami dan Ari Dwi Cahyani (2020). Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Pembuatan Bio Spray Pengusir Nyamuk di Kelurahan Taman Sari, Ampenan, NTB. Jurnal Surya Masyarakat p-ISSN: 2623-0364 Vol. 3 No. 1, Tahun 2020
Safitri,dkk. 2022. Pemberian Edukasi Wow Mantul (Ber-wolbachia Wis Masuk Bantul) Menuju Masyarakat Bantul Bebas DBD. Prosiding Seminar Nasional Pusat Informasi dan Kajian Obat. Volume 1 Desember 2022
Sulidah, Ana Damayanti, dan Paridah (2021). Perilaku Pencegahan emam Berdarah Dengue Masyarakat Pesisir. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol.15No.1 Mei2021
Suraswati,dkk. 2023. Kajian aspek keamanan nyamuk Aedes aegypti Linnaeus ber-wolbachia di Yogyakarta, Indonesia. Jurnal Entomologi Indonesia, Juli 2023, Vol. 20, No. 2 117–128
Tantowarjoyo, W. (2014, September). Cara Baru Atasi Demam Berdarah, UGM Perluas Pelepasan Nyamuk Ber-wolbachia. Retrieved March 27, 2016, fromhttp://ugm.ac.id/id/berita/9319 cara baru.atasi demam berdarah ugm. perluas.pelepasan.nyamuk.ber Ber-wolbachia
Utarini,et,al. 2021. Efficacy of Ber-wolbachia-Infected Mosquito Deployments for the Control of Dengue. The New England Journal of Medicine.Vol 384 No.23
WHO. Dengue. Guidlines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control New Edition. Geneva: WHO. 2019.
Masuk Peralihan Musim, Kemenkes Minta Dinkes Waspadai Lonjakan DBD.
(23 September 2022), https://www.kemkes.go.id/article/view/22092300006/masuk-peralihan-musim-kemenkes-minta-dinkes-waspadai-lonjakan-dbd.html
Kemenkes Ajak masyarakat Waspadai Lonjakan DBD (30 September 2022) https://promkes.kemkes.go.id/kemenkes-ajak-masyarakat-waspadai-lonjakan-dbd
Analisis Risiko Tunjukkan Ber-wolbachia Aman Untuk Jangka Panjang (25 November 2023), https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/
Informasi Grafis Terkini DBD, https://p2pm.kemkes.go.id/
Ber-wolbachia mengatasi cara ampuh untuk mengendalikan demam berdarah, https://p2pm.kemkes.go.id/