Strategi Pemasaran Hasil Pertanian Hidroponik Pada Pembinaan Kemandirian Di Lapas Pemuda Kelas III Langkat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran hasil pertanian hidroponik di Lapas Pemuda Kelas III Langkat menggunakan pendekatan 7P Marketing Mix. Studi menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data diperoleh dari wawancara mendalam dengan petugas, narapidana, dan konsumen, observasi lapangan, serta dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk sawi hidroponik dikembangkan dengan sistem NFT dan sumbu, menghasilkan kualitas yang baik namun belum memiliki sertifikasi resmi. Harga ditetapkan Rp25.000/kg dengan metode full costing, didukung penawaran diskon untuk pembelian dalam jumlah besar. Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional dan media sosial Instagram, meski terkendala prosedur keamanan Lapas. Promosi mengandalkan mulut ke mulut dan konten digital sederhana, sementara partisipasi warga binaan dalam proses pemasaran masih memerlukan peningkatan kapasitas. Proses produksi hingga pemasaran memakan waktu 2.5-3 bulan dengan kemasan plastik polos yang belum memiliki identitas merek. Temuan ini mengidentifikasi peluang pengembangan melalui sertifikasi produk, optimalisasi pemasaran digital, dan perbaikan sistem distribusi untuk meningkatkan daya saing.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Caesar. (2021). Pembinaan Narapidana Di Lapas INDONESIA (Issue July).
Hadioon Wijoyyo, Deenok Susnarsi, 2 dan 2I. I. 3(2546). Straategi Peemasaran UMKM di Masad Panddemi (Vol. 5, Issuee 1)
L.J Moleeong. (2022). Meetodologi Peneelitian Kuaalitatif. In Meetodologi PeneelitianKualaitatif.InRaakeSaraasin(IssueMaret).https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
M. Diantoro, Aprihaarta, S. Fauzan, F. U. Zuhri, A. A. I. (2020). Peningkatan Straategi Peemasaran Prooduk Kaarya Waarga Binaaan Pemasyaarakatan (WBP) Laapas Klaass Saatu Kotaa Maalaang berbaasis Websiite1Noo Tiitlee. Haaapemas 2.
Ramadhani, FF. (2022). Ppola Peembinaan Terhaadap Pelaaku Pengulaangan Tindaak Pidaana (Reesedivis) Menuurut Peerspektif Siiyasah (Stuudi paada Lapas Kelaas IIA Kootabumi Laampung Uutara. a63. http://repository.radenintan.ac.id/19212/
Rasyid, f. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Teori, Metode, Dan Praktek.
Shafira, M., Achmad, D., Berdian, F., & Humam, M. (2022). Buku Hukum Pemasyarakatan Panitensier.
Susilawati. (2019). Dasar – Dasar Bertanam Secara Hidroponik.
Ummah, M. S. (2019). Peenologidanpemasyarakatan. Iin Suustainability (Swuitzerland) (Vol. 1a1, Issue a1). httpp://sciotecao.cafo.com/bi55tstreaim/handle5/5u123456789/1091/RED201Eng8ene.pd5u54f?sequence=12&isAlu5lowed=y%0uu6Ahttp://dx.doi.org/10.1016565u/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
Vella Rohmayani, S.Pd., M.Si., Anindita Riesti R. A., S.Si., M.Si. Nur Hidayatullah, S. P. (2022). Peran Bakteri Rockwool Hidroponik Tanaman Sawi (Brassica rapa L.). http://www.p3i.um-surabaya.ac.id
Wiraawati, S. M., & Arthaawati, S. N. (2021). Meniingkatan Pendaapatan Maasyarakat Melaluui Budiddaya Taanaman Saawi Deengan Meetode Hiidroponik Di Deesa Peelawad Kecaamatan Ciiruas. AABDIKARYA: Juurnal Peengabdian Daan Peemberdayaan Maasyarakat, 33(1), 1–9. httpps://doi.oorg/100.470080/aabdikaarya.v3i1.1151