Interaksi Simbolik dalam Upacara Adat Seren Taun di Kecamatan Cigugur: Perpektif Herbert Blumer
Main Article Content
Abstract
Tradisi Seren Taun merupakan upacara adat masyarakat Sunda yang mengandung nilai-nilai simbolik tinggi dalam setiap prosesi pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik dalam tradisi Seren Taun melalui pendekatan interaksionisme simbolik, yang menitikberatkan pada makna yang dibentuk melalui simbol-simbol yang terdapat pada Upacara Adat Seren Taun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan proses pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam upacara, seperti mesek pare, ngajayak, golek pare, dan penumbukkan padi memiliki makna simbolik yang dipahami bersama oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur, gotong royong, dan pelestarian identitas budaya. Dengan demikian, Seren Taun tidak hanya menjadi peristiwa budaya, tetapi juga ruang interaksi yang merefleksikan konstruksi makna bersama dalam kehidupan sosial masyarakat Sunda.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alfian, M. Hasybullah, 2019. “Manajemen Special Event Upacara Adat "Seren Taun" Cigugur Kuningan” UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia.
Amalia, Lia dan Warli Haryana. 2022. Upacara Serentaun Sebagai Bentuk Rasa Syukur Masyarakat Kuningan Di Bidang Pertanian. Universitas Pendidikan Indonesia.
Blumer, H. (1969). Symbolic Interactionism: Perspective and Method. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
Djuniasih, Elisabeth dan Aceng Kosasoh. 2019. Penerapan Karakter Toleransi Beragama Pada Masyarakat Cigugur Kuningan Yang Pluaralis. Universitas Pendidikan Indonesia.
Dokumentasi Seren Taun Cigugur yang di akses melalui Google Drive. https://drive.google.com/drive/folders/1C6BuCRy4EzIOnvWIPNU3UdhISr6uvI_2
Dokumentasi Seren Taun Cigugur yang di akses Melalui Google Drive. https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1845ekZLbKLL0YOswU13afKKqGbl0DSD_?fbclid=PAQ0xDSwLHYThleHRuA2FlbQIxMAABpyGDNHgFzpRtb9VE4oFPl8iRwH8z5_lVr5N0MHrq7-qyAwcmY39KHb141qrK_aem_Ave1Nk6WmX3jC1EoILblrw
Dwisvimiar, Inge. 2022. “Konsep Kekayaan Intelektual Komunal Atas Ekspresi Budaya Tradisional Seren Taun Kasepuhan Cisungsang Kabupaten Lebak” Banten; Fakultas Hukum, Universitas Sultan Ageng Titrayasa, Kota Serang.
Hermawan, Abdul Jalil. Interaksi Simbolik Masyarakat Adat Cigugur Kuningan (Studi Etnografi dalam Tradisi Seren Taun). Cirebon; Program Studi Ilmu Komunisi FISIP “Unswagati”.
Respati, Resa, Tati Narawati, Trianti Nugraheni. 2022. “Upacara Seren Taun Masyarakat Sunda Sebagai Media Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar”. Bandung; Program Studi Pendidikan Seni, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Ritzer, George, 2012. Teori Sosiologi Dari Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. University of Maryland.
Royyani, Mohammad Fathi. 2008. Upacara Seren Taun di Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat: Tradisi Sebagai basis Pelestarian Lingkungan. Herbarium Bogoriense, Puslit-Biologi, LIPI.
Subiantoro, Herry Ignasius, Pertunjukan Ritual Seren Taun, di Cigugur, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, (disertasi) Program Doktor Penciptaan dan Pengkajian Seni, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, 2018, p. 28.
Subiantoro, Herry Ignasius. 2012. “Peran Kepemimpin Karismatik Tradisional Dalam Festival Dan Perayaan Kenegaraan: Perkembangan Ritual Seren Taun Di Cigugur". Bandung; Institut Seni Budaya Indonesia.
Suhaedi E, Nurjanah N (2022). Upacara Seren Taun Dalam Perspektif Etnopedagogi. JALADRI (Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda), 8(2), 92-105 https://doi.org/10.33222/jaladri.v8i2
Utami, Annisa, Asep Mulyana dan Itaristanti. 2015. “Peran Tradisi Seren Taun Dalam Upaya Meningkatkan Pewarisan Nilai-Nilai Sosial Dan Budaya Di Kalangan Remaja Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.” Cirebon; IAIN Syekh Nurjati Cirebon.