Implementasi Pendekatan Client Centered Teraphy dalam Pelaksanaan Pembinaan Kepribadian Kerohanian Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjung Balai

Main Article Content

Figel Enro Saragih
Lauditta Indahdewi

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pendekatan Client-Centered Therapy (CCT) dalam pembinaan kepribadian kerohanian Kristen di Lapas Kelas IIB Tanjung Balai. Pendekatan ini diterapkan untuk memberikan pembinaan yang lebih personal, empatik, dan non-judgmental kepada narapidana Kristen, dengan tujuan membentuk pribadi yang lebih baik dan meningkatkan potensi diri mereka selama menjalani masa pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan petugas pembinaan, narapidana Kristen, dan pihak ketiga seperti pendeta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CCT melalui prinsip penerimaan tanpa syarat, keaslian, pemahaman empatik, dan sikap tidak menghakimi membantu narapidana merasa dihargai, terbuka, dan mampu merefleksikan diri secara spiritual. Hambatan dalam penerapan CCT di antaranya keterbatasan sumber daya, waktu, serta kondisi psikososial narapidana yang bervariasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas petugas pembinaan agar pendekatan CCT dapat dijalankan secara konsisten sehingga pembinaan kerohanian dapat berdampak lebih optimal dalam rehabilitasi dan reintegrasi narapidana ke masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Saragih, F. E., & Indahdewi, L. (2026). Implementasi Pendekatan Client Centered Teraphy dalam Pelaksanaan Pembinaan Kepribadian Kerohanian Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjung Balai. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 200–211. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.12319
Section
Articles

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Baron, R. A. (2004). Social psychology: Understanding human interaction. Boston: Allyn and Bacon.

Debowska, A., Boduszek, D., & Sherretts, N. (2017). Deviant behavior, 38(11), 1240–1251. https://doi.org/10.1002/dev.21589

Dongoran, M. F. (2021). Pembinaan kesehatan mental dengan intervensi senam yoga pada narapidana Lapas IIB Merauke. Jurnal Masyarakat Negeri Rokania, 2(1), 6–12. https://doi.org/10.56313/jmnr.v2i1.38

Ditjenpas. (2024, Desember 31). Laporan jumlah penghuni Lapas, Rutan, LPKA, LPP 2020–2025. Diakses pada 7 Januari 2025, dari https://sdppublik.ditjenpas.go.id/analisa/jumlah-penghuni

Fahreza, G. M. (2023). Optimalisasi layanan kesehatan mental bagi narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(4), 26–31. https://doi.org/10.5281/zenodo.10113150

Fatika, R. A. (2024, Oktober 1). Gangguan kesehatan mental yang dikhawatirkan masyarakat Indonesia 2024. Diakses pada 4 Januari 2025, dari https://data.goodstats.id/statistic/gangguan-kesehatan-mental-yang-paling-dikhawatirkan-orang-indonesia-2024-mA3pJ

Kaloeti, D. V. (2018). Gambaran depresi narapidana pemasyarakatan X. Jurnal Psikologi, 13(2), 115. https://doi.org/10.24014/jp.v13i2.4156

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial (Edisi ke-10). Jakarta: Salemba Humanika.

Nawawi, H. (2002). Metode penelitian bidang sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Paterline, B. A., & Orr, D. (2016). Journal of psychology and behavioral science, 4(2), 70–79.

Rudi, A. (2023). Efektivitas client centered therapy terhadap perilaku agresif. [Manuscript submitted for publication].

Saleh, A. A. (2020). Psikologi sosial. Parepare: IAIN Parepare Nusantara Press.

Shrestha, G. Y. (2017). Depression among inmates in a regional prison of Eastern Nepal: A cross-sectional study. BMC Psychiatry, 17(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12888-017-1514-9

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.

Tamimy, M. F. (2021, Februari 2). Problematika kesehatan mental narapidana. Diakses pada 4 Januari 2025, dari http://www.ditjenpas.go.id/problematika-kesehatan-mental-narapidana

The Zebra. (2024, Juli 26). Mental health statistics. Diakses pada 4 Januari 2025, dari https://www.thezebra.com/resources/research/mental-health-statistics/#statistics-2021

Universitas Negeri Malang. (2024, Mei 6). Kasus mental health meningkat, dosen UMM jelaskan penyebab dan solusinya. Diakses pada 4 Januari 2025, dari https://www.umm.ac.id/id/berita/kasus-mental-health-meningkat-dosen-umm-jelaskan-penyebab-dan-solusinya.html

Yusuf, N. (2015). Buku ajar: Keperawatan kesehatan jiwa. Jakarta: Salemba Medika.

Zainuddin, I., & Zainuddin, I. (2023). Metode penelitian. Purbalingga: Eureka Media Aksara.