Pelayanan Kecantikan Tradisional Di Spa Kampoeng Sukoharjo

Main Article Content

Susilo Yulianto
Indarto AS
Delia IM

Abstract

Pelayanan kecantikan “Spa Kampoeng “  yang sangat di kenal masyarakat sekitar Kabupaten  Sukoharjo  adalah pelayanan kecantikan dengan metode tradisional yang memiliki visi berdakwah lehat pelayanankecantikan khusus untuk Muslimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelayanan kecantikan tradisional di “Spa Kampoeng “Sukoharjo dengan  pengambilan data secara  kualitatif dan desain penelitian studi eksploratif, metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang dipakai untuk pengumpulan data tentang diskripsi identintas spa kampung sukoharjo, jenis pelayanan kecantikan  yang ada serta tindakan ketrampilan yang dilakukan dalam melayani pasien. Hasil penelitian yang  didapatkan  adalah: Deskripsi identitas Spa Kampoeng Sukoharjo,berada di Jln Slamet Riyadi Depan Masjid Agung Baiturrahman No.42, Mojo 2/5, Gayam, Kecamatan Sukoharjo memiliki karyawan 8 orang dan 4 tempat tidur untuk pelayanan   buka setiap hari dikunjungi 6-12 pasien dan memiliki cabang di kab Boyolali, Magelang, Semarang, Cirebon serta Kab Pekalongan. Jenis pelayanan kecantikan tradisional meliputi : body massage, body scrub, body mask, hot stone, facial, totok wajah, sauna, ratus, mandi susu, lulur manten, kerokan, dan foot spa. Langkah tindakan keterampilan dalam pelayanan kecantikan tradisional meliputi persiapan alat, bahan, ruangan, customer dan persiapan terapis,. Spa Kampoeng Sukoharjo ini dapat menjadi salah satu pilihan tempat perawatan kecantikan bagi wanita muslimah untuk tampil cantik dengan bahan-bahan alami dan rempah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Susilo Yulianto, Indarto AS, & Delia IM. (2025). Pelayanan Kecantikan Tradisional Di Spa Kampoeng Sukoharjo . J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(6), 2656–2671. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i6.12554
Section
Articles

References

Ahmadi, M. (2016). Pedoman Dasar Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif . Jakarta: Interplus.

Anonim. (2010). Tradisi Merawat Kecantikan Tubuh . Jakarta: Universitas Bina Nusantara.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Utama.

Asarina, R. (2014). Studi Eksplorasi Kendala-Kendala Guru dalam pembelajaran IPS di SMP Wilayah Kecamatan Moyudan . Yogyakarta.

Benge, S. L. (2000). Asian Secrets of Health Beauty and Relaxion. North Clarendon: Tuttle Pub.

Buck, S. (2014). Home made Treatments for Natural Beauty. London: Quarto Publishing plc.

Febriyanti, S. N. U., & Palupi, R. E. (2019). Studi Fenomenologi Persepsi Wanita Usia Subur Tentang Perawatan Vagina Di Pemalang. Jurnal Siklus, 8(2), 130 - 136.

Hardani. Helmina, A., Jumari, U., Evi, F. U., Ria, R. I., Roushandy, A. F., Dhika, J. S., Nur, H. A. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Indarto, A.S. (2015). Studi Fenomenologi Pengetahuan dan Merawat Kecantikan Secara Tradisional pada Wanita Karir. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan , 4(1).

Kasmir. (2010). Manajemen Perbankan . Jakarta: PT Raja Grafindo Persada . Kusstianti, N. (2013). Spa dan perawatan badan, Handout.

Misbahatori, D. (2013). Penyakit Tapi Bukan Penyakit .

Moloeng. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi . Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Murtie, A. (2012). Ramuan Herbal Essensial . Yogayakarta: Cahaya Atma Pustaka. Noormindhawati, L. (2013). Jurus Ampuh Melawan Penuaan Dini . Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Novita, W. (2009). Merawat Kecantikan di Rumah. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Nurgiawati, E. (2015). Terapi Alternatif & komplementer Dalam Bidang Keperawatan. Bandung: In Media .

Ramadhanie, R. F. (2023). Studi Ekplorasi Proses Produksi Jamu Gendong Ibu S di Dusun Gadungan Kecamatan Wedi. (Karya Tulis Ilmiah, Poltekkes Kemenkes Surakarta, 2023).

Salika. (2010). Serba-serbi Kesehatan Perempuan. Jakarta: Bukune.

Suandika, M. (2016). Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Terhadappeningkatan Sirkulasi Darah Perifer Dilihat Dari Nilai Ankle Brachial Index (Abi) Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Desa Purwojati Kecamatan Purwojati. medisains, 14(1).

Sugianto, A. (2010). Spa Jadi gaya hidup masyarakat kota. http://bataviase.co.id/node/310818.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Suryani, M. A. (2013). Pengalaman Kerokan Sebagai Terapi Komplementer . Karya Ilmiah S. I Ilmu Keperawatan .

Swistinawati, I. (2009). Kecerdasan emosional pria metroseksual. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Tilaar, M. (2014). The power of jamu . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Trulock, A. (2008). Hot Stone Massage: Panduan Penting untuk Pijat Batu Panas dan Aromaterapi. Sterling Publishing Company, Inc.

Warsihapsari, T., & Harwiyati, E. Perawatan Badan Dan Spa. Yogyakarta: Akademi Kesejahteraan Sosial.

Winarsih, R. d. (2015). Manajemen Pelayanan . Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Xu, Q. Y., Yang, J. S., Zhu, B., Yang, L., Wang, Y. Y., & Gao, X. Y. (2012). The effects of scraping therapy on local temperature and blood perfusion volume in healthy subjects. Evidence-Based Complementary and Alternative.