Sinergitas Kelembagaan dan Maritime Domain Awareness di Indonesia: Analisis Dokumen BAKAMLA, KPLP, dan POLAIRUD dalam Pencegahan Eksploitasi Sumber Daya Alam di Perairan Karimun Besar
Main Article Content
Abstract
Tata kelola keamanan maritim Indonesia menghadapi tantangan serius akibat tumpang tindih kewenangan dan lemahnya koordinasi antar lembaga utama penegak hukum laut seperti BAKAMLA, KPLP, dan POLAIRUD. Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergitas kelembagaan ketiga instansi tersebut dalam pencegahan eksploitasi sumber daya alam di perairan strategis Pulau Karimun Besar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis dan triangulasi dokumen yang mencakup regulasi hukum, laporan kelembagaan, serta literatur akademik. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga belum optimal karena inkonsistensi mandat hukum, duplikasi kewenangan, dan lemahnya integrasi teknologi informasi untuk pertukaran data. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan kerangka koordinasi keamanan maritim nasional berbasis sistem Maritime Domain Awareness (MDA) terpadu guna memperkuat deteksi dan koordinasi operasi maritim.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afriansyah, A., Imanuel, C., & Darmawan, A. R. (2024). BAKAMLA as the Indonesian Coast Guard: Challenges and policy direction. Politics and Governance, 12(2), 145–158.
Bateman, S. (2016). Maritime security governance in the Indian Ocean region. Journal of the Indian Ocean Region, 12(1), 5–23.
Beckman, R. (2019). Ocean governance and the rule of law in Southeast Asia. Ocean Development & International Law, 50(2), 121–145.
Bueger, C. (2015). What is maritime security? Marine Policy, 53, 159–164.
Bueger, C., & Edmunds, T. (2020). Blue crime: Conceptualising transnational organised crime at sea. Marine Policy, 119, 104067.
Laksamana, E. A. (2022). Remodelling Indonesia’s maritime law enforcement architecture: Theoretical and policy considerations. Contemporary Southeast Asia, 44(1), 122–149.
Popescu, G., & Gasparotti, C. (2022). SWOT–AHP hybrid method for ranking the strategies in the shipbuilding sector. Journal of Business Economics and Management, 23(3), 706–730.
Sitorus, H. F., & Said, B. D. (2023). Synergy among the Indonesian maritime security institutions in conducting maritime patrol. Jurnal Pertahanan, 9(1), 30–41.
Winarno, B., & Yusgiantoro, P. (2021). The role of Indonesian maritime security agencies in safeguarding national interest. Maritime Affairs, 17(2), 165–180.
Yuniarto, P., Santosa, B., & Nugroho, S. (2019). Combining SWOT and AHP for strategic planning in maritime security. International Journal of Industrial Engineering and Management, 10(3), 175–184.