Manajemen BUMDes Sangkara dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Panembangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sangkara dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali peran pengelolaan BUMDes Sangkara dalam menyediakan layanan ekonomi, menciptakan peluang kerja, serta mendukung pengembangan usaha mikro dan kecil. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, melibatkan perangkat desa, pengurus BUMDes, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan BUMDes Sangkara didukung oleh perencanaan strategis, partisipasi aktif masyarakat, serta sinergi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta. BUMDes Sangkara berhasil mendorong peningkatan aktivitas ekonomi melalui unit-unit usaha yang relevan dengan potensi lokal seperti perdagangan, jasa, dan pengelolaan sumber daya desa. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, kurangnya inovasi digital, serta terbatasnya akses pasar menjadi kendala yang perlu mendapatkan perhatian untuk mencapai pengelolaan yang lebih optimal. Diperlukan peningkatan kapasitas pengurus, perluasan jaringan kemitraan, dan penerapan teknologi digital agar BUMDes dapat beradaptasi dengan dinamika ekonomi modern. Kesimpulannya, manajemen BUMDes Sangkara memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun masih menghadapi tantangan struktural yang perlu diatasi secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi pengelolaan BUMDes lain dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang berdaya saing dan berkelanjutan
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dakhi, Y. (2016). Implementasi POAC Terhadap Kegiatan Organisasi dalam Mencapai Tujuan Tertentu. Jurnal Warta, 53(9), 2.
Farizah, F. (2020). Pengaruh Leader Member Exchange (Lmx) Terhadap Organizational CitizenshipBehavior (Ocb) Pada Bidang Pembinaan Dan Pengembangan Sekolah MenengahPertama Dinas Pendidikan Kota Bandung. Lmx, 14–53.
Ferezegia, D. V. (2018). Jurnal Sosial Humaniora Terapan Analisis Tingkat Kemiskinan. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 4(1), 1–6.
Gemnafle, M., & Batlolona, J. R. (2021). Manajemen Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Profesi Guru Indonesia (Jppgi), 1(1), 28–42. https://doi.org/10.30598/jppgivol1issue1page28-42
Hadiansyah. (2011). Kualitas Pelayanan Publik : Indikator dan Implementasinya.
Hanafi, M. (2019). Konsep Dasar dan Perkembangan Teori Manajemen. Managemen, 1(1), 66.
Jumaiyah. (2019). Manajemen Pengelolaan BUMDes Mandiri Sejahtera. Jurnal Manajemen, 3(November), 6–8.
Moleong, L. (2006). Metode Penelitian. Raden Fatah.Ac.Id, 1–23.
Pradani, R. F. E. (2020). Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berbasis Potensi Lokal Sebagai Penggerak Ekonomi Desa. Juornal of Economics and Policy Studies, 1(1), 23–33. https://doi.org/10.21274/jeps.v1i1.3429
Rahmania, S. N., & Kriswibowo, A. (2022). Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kebaron Mandiri Makmur Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Anterior Jurnal, 21(2), 49–57. https://doi.org/10.33084/anterior.v21i2.3241
Sugiyono, P. D. (2010). Metode Peneliian. Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D.