Representasi Peran Perempuan dalam Film Barbie Live Action (2023)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menganalisis representasi peran perempuan dalam film Barbie Live Action (2023) yang menampilkan kritik terhadap konstruksi sosial dan budaya patriarkal. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memahami makna naratif, simbol visual, dan persepsi penonton terhadap tokoh perempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan yang telah menonton dan memahami isu gender yang diangkat dalam film ini. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: kebebasan menjadi diri sendiri, perlawanan terhadap ekspektasi sosial, kesetaraan dalam relasi gender, serta simbolisme visual sebagai bentuk penolakan terhadap standar patriarkal. Film ini menampilkan perempuan bukan lagi sebagai sosok pasif, tetapi sebagai individu yang berdaya dan mampu menentukan identitasnya sendiri Temuan ini menegaskan bahwa Barbie bukan sekadar film hiburan, melainkan media reflektif yang menumbuhkan kesadaran akan kesetaraan dan kebebasan identitas perempuan di masyarakat modern.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Apta, B., & Kusuma, A. (2024). Stereotip Gender dari Sebuah Barbie dalam Film Barbie 2023. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(9), 9853–9861.
Ashiqin, H. N. (2024). Representasi Anti Patriarki Pada Film Barbie (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film Barbie Karya Greta Gerwig) [Skripsi]. Universitas Srwijaya.
Barida, M. (2017). Analisis Kecenderungan Kemampuan Pengambilan Keputusan Perempuan Jawa Terhadap Persoalan Kehidupan. Muwazah, 9(1), 29–40.
Barriyah, I. Q. (2023). Representasi Perempuan Masa Kini Tubuh, Konsumerisme, dan Metafora. Perempuan, Seni & Dirinya, 2, 111.
Borzello, F., Kuhn, A., Pack, J., & Wedd, C. (2013). Living dolls and ‘real women’. In The power of the image (pp. 9–18). Routledge.
Butler, J. (2002). Gender trouble. routledge.
Butler, J. (2004). Undoing gender. routledge.
Butler, J. (2013). Gender as performance. In A critical sense (pp. 109–125). Routledge.
Butler, J., & Trouble, G. (1990). Feminism and the Subversion of Identity. Gender Trouble, 3(1), 3–17.
Christiani, L. C. (2023). Tween Tubuh perempuan yang patuh. Samudra Biru.
Coghlan, J., Hackett, L. J., & Nolan, H. (2025). The Barbie Phenomenon, Volume 2: Icon, Brand, Celebrity and Fandom. Taylor & Francis.
Condearena-Gonzalez, I., & Aramendia-Muneta, M. E. (2025). Rebranding Barbie: Analyzing the 2023 Live-Action Film’s Promotional Impact and Public Perception. In Audience Sociology and Consumer Behavior in the Film Industry (pp. 1–30). IGI Global Scientific Publishing.
Fisher, S. (2024). Barbiecore: A Participatory Action Research Study of Barbie and Barbie’s Influence on Gender Identity, Persuasive Technology, and Popular Culture. Saybrook University.
Ho, R. (2023). Barbie: For better or worse.
Luka, C. I., & Marxis, K. F. (2025). Perlawanan terhadap Diskriminasi Perempuan dalam Novel. Jurnal Onoma: Pendidikan, 11(2).
Neswari, B. A. (2025). A Poetic Critique Of Social Beauty Standards And Gender Roles In Marge Piercy’s Barbie Doll. Mahakarya: Jurnal Mahasiswa Ilmu Budaya, 6(1), 1–15.
Novelia, R., Zuryani, N., & Pramestisari, N. A. S. (2024). Analisis Feminisme Postmodern dalam Film Barbie Live Action: Perlawanan terhadap Patriarki dalam Budaya Modern. Socio-Political Communication and Policy Review, 1(4), 223–238.
Nurdin, W., Indah, G. E., & Junaeny, A. (2024). Egalitarianisme: Analisis Wacana Film Barbie The Movie Dan Keterkaitannya Terhadap Feminisme-Maskunilisme Toxic. Idebahasa, 6(1), 50–61.
Pratiwi, K. I., & Angela, D. (2024). Perempuan dan Politik: Analisis Kesetaraan Gender Dalam Tayangan Film Barbie Tahun 2023 Dalam Perspektif Feminisme. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 7(3), 249–262.
Qi, Z., & Terry, A. N. (2024). Ahead or within a Gendered and Sexist Curve: A Critical Content Analysis of Barbie (2023). Journal of Research in Gender Studies, 14, 2.
Raditya, A. (2014). Sosiologi Tubuh. Kaukaba.
Satriani, R., Nuraida, N., & Dewi, E. P. (2024). Resepsi Penonton Terhadap Makna Stereotip Gender Perempuan dalam Film Barbie Karya Greta Gerwig. Social Science and Contemporary Issues Journal, 2(2), 238–246.
Satyaputri, N. G. G., & Hasfi, N. (2024). Studi Fenomenologi Gaya Komunikasi Equalitarian Pemimpin Perempuan Dalam Perusahaan. Interaksi Online, 13(1), 718–735.
Shihab, M. Q. (2010). Perempuan: Dari Cinta Sampai Seks, Dari Nikah Mut’ah Sampai Nikah Sunnah, Dari Bias Lama Sampai Bias Baru. Lentera Hati Group.
Wicaksono, K. D. A., & Nur, F. A. (2023). Toxic Masculinity Tokoh Ken Pada Film Barbie Live Action 2023. Journal of Contemporary Indonesian Art, 9(2), 123–133.