Aktualisasi Habonaron Do Bona Dalam Kepemimpinan Di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Di Panribuan

Main Article Content

Anggreni Purba
Almen Ramaino
Darmawan Ddi Winoto
Aksilas Dasfordate

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motto Habonaron Do Bona  muncul dan bagaimana nilai-nilai budayanya diterapkan dalam kepemimpinan di Gereja Kristen Protestan Simalungun Panribuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan historis,yang mengumpulkan data melalui dokumentasi, obsevasi, dan wawancara. Lokasi penelitian difokuskan pada GKPS Panribuan, yang merupakan bagian dari komunitas Simalungun, di mana nilai-nilai habonaron do bona diimplementasikan dalam setiap aspek kepemimpinan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai habonaron do bona dalam kepemimpinan di GKPS Panribuan terlihat melalui sikap dan perilaku para pemimpin gereja, termasuk Sintua, Syamas, Pendeta, dan Penginjil. Mereka menunjukkan sikap-sikap seperti kejujuran, kerendahan hati, disiplin, dan tanggung jawab, yang semuanya berakar dari filisofi Habonaron Bo Bona. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan di GKPS Panribuan tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya Simalungun, menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghargai di antara jemaat. Penerapan nilai-nilai ini dalam konteks gereja menunjukkan bahwa budaya dan agama dapat erjalan beriringan, menciptakan masyarakat yang sejahtera dan adil.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Purba, A., Ramaino, A., Winoto, D. D., & Dasfordate, A. (2026). Aktualisasi Habonaron Do Bona Dalam Kepemimpinan Di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Di Panribuan. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 1379–1387. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.13200
Section
Articles

References

Fitri, Hadiani. Habonaron Do Bona and Sapangambei Manoktok Hitei Symbols Interpreted as Simalungun Ethnic Identity in Regional Autonomy. 138 (t.t.).

“Habonaron-do-Bona-Tantangan-dan-refleksi-Abad-21.” t.t.

Napitu, Hasian, Sunggul Gultom, Anggiat Sinurat, dan Ulung Napitu. “Melestarikan Multikulturalisme Budaya Kesenian Simalungun Di Era Digitalisasi.” Journal on Education 5, no. 4 (2023): 16327–33. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2786.

“Pages from Metode Sejarah Revisi Akhir 2020.” t.t.

Saragih, Riahta, dan Yusak Ranimpi. HABONARON DO BONA SEBAGAI PEDOMAN HIDUP BERSOSIAL MASYARAKAT SIMALUNGUN: KAJIAN TEORI BAHASA-PIERRE BOURDIEU. 3 (2025).

Siregar, Zulham. “Partuha Maujana Simalungun (PMS): Lembaga Adat Penjaga Identitas Etnik Simalungun, 1964-1969.” MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial 6, no. 1 (2022): 59–68. https://doi.org/10.30743/mkd.v6i1.4887.