Manajemen Inovasi dalam Pembaruan Sistem Administrasi Publik

Main Article Content

Ummu Salmah
Salwa Fatika Sari Salempang

Abstract

Perkembangan kebutuhan masyarakat menuntut pemerintah daerah untuk melakukan pembaruan sistem administrasi publik yang lebih responsif, efektif, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen inovasi dalam proses pembaruan administrasi publik di Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi pada perangkat distrik dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Distrik Sorong Timur telah menerapkan berbagai inovasi administrasi seperti digitalisasi layanan, penyederhanaan prosedur pelayanan, dan penguatan kapasitas aparatur dalam penggunaan teknologi informasi. Manajemen inovasi berperan penting dalam mendorong pembaruan tersebut melalui tahap perencanaan yang terarah, pengorganisasian yang adaptif, serta pengawasan berbasis evaluasi kinerja. Namun demikian, implementasi inovasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi sebagian aparatur, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam proses transformasi layanan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Salmah, U., & Salempang, S. F. S. (2026). Manajemen Inovasi dalam Pembaruan Sistem Administrasi Publik. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 1553–1559. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.13430
Section
Articles

References

Bagong, S. (2004). Sosiologi ekonomi. Kencana.

Baudrillard, J. (1994). Simulacra and simulation. University of Michigan Press.

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (pp. 241–258). Greenwood.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Featherstone, M. (2007). Consumer culture and postmodernism. SAGE Publications.

Frinaldi, A., Dermawan, D., & Dharma, Y. (2024). Transformasi digital administrasi pemerintah di Indonesia: Peningkatan efektivitas layanan berbasis teknologi. Jurnal Transformasi Administrasi Publik, 12(1), 45–58.

Giddens, A. (1990). The consequences of modernity. Stanford University Press.

Habermas, J. (1984). The theory of communicative action. Beacon Press.

Harvey, D. (1990). The condition of postmodernity. Blackwell.

Kardiat, S. (2023). Inovasi administrasi publik dalam menghadapi era disrupsi. Pallangga Praja: Jurnal Ilmu Administrasi, 5(2), 102–114.

Kvale, S. (2016). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mulgan, G., & Albury, D. (2003). Innovation in the public sector. Cabinet Office.

Polanyi, K. (2001). The great transformation: The political and economic origins of our time. Beacon Press.

Ritzer, G. (2011). The McDonaldization of society. Pine Forge Press.

Saragih, M. A., & Yulian, D. (2023). Analisis sumber daya manusia dalam mendukung layanan berbasis elektronik pada organisasi perangkat daerah Kota Sorong. Jurnal Administrasi Publik Papua, 7(1), 33–45.

Sen, A. (1999). Development as freedom. Anchor Books.

Smelser, N., & Swedberg, R. (Eds.). (2005). The handbook of economic sociology. Princeton University Press.

Tidd, J., & Bessant, J. (2018). Managing innovation: Integrating technological, market, and organizational change (6th ed.). Wiley.

Utami, D. (2023). Transformasi administrasi publik berbasis teknologi: Tantangan dan peluang. Jurnal Administrasi Nusantara, 14(3), 210–225.

Weber, M. (1958). The Protestant ethic and the spirit of capitalism. Scribner.