Tantangan Pemerintahan Daerah dalam Kerja Sama Antar Daerah: Kasus Pembatalan PKS Sampah Tangerang Selatan-Pandeglang
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji dinamika kerja sama antardaerah dalam pengelolaan sampah antara Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Lebak, dengan fokus pada polemik rencana pemindahan sebagian timbulan sampah ke Desa Bangkonol. Latar belakang penelitian muncul dari meningkatnya produksi sampah di wilayah perkotaan, keterbatasan kapasitas TPA Cipeucang, serta resistensi masyarakat Bangkonol terhadap kemungkinan penambahan beban lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor sosial, politik, dan kelembagaan yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan kerja sama antardaerah, serta bagaimana persepsi dan tekanan masyarakat lokal membentuk arah kebijakan pemerintah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen kebijakan, pemberitaan media, serta temuan lapangan terkait respons masyarakat dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi warga yang diwujudkan melalui aksi protes, mobilisasi tokoh masyarakat, serta tekanan politik lokal menjadi faktor utama yang menghambat implementasi kerja sama. Selain itu, kurangnya komunikasi publik dan minimnya mekanisme partisipatif memperkuat ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Temuan ini menegaskan pentingnya tata kelola kolaboratif yang sensitif terhadap konteks sosial lokal, serta menunjukkan bahwa legitimasi publik merupakan prasyarat utama keberlanjutan kebijakan pengelolaan sampah lintas wilayah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amin, S., & Simarmata, R. (2021). Environmental injustice and local resistance in waste management policies in Indonesia. Journal of Environmental Policy and Planning, 23(4), 512–526.
Anwar, S. I. (2015). Identifikasi Pelaksanaan Kerja Sama Daerah. Jurnal Bina Praja, Vol. 6 (2).
BeritaSatu.com. (2025, Juli 26). TPA Tangsel penuh, 500 ton sampah dialihkan ke Bangkonol Pandeglang. Diakses pada 27 November 2025 melalui https://www.beritasatu.com/banten/2907747/tpa-tangsel-penuh-500-ton-sampah-dialihkan-ke-bangkonol-pandeglang
Detik.com. (2025, Agustus 07). Warga tolak TPA Bangkonol, angkut sampah ke Dinas LH Pandeglang. Diakses pada 27 November 2025 melalui https://news.detik.com/berita/d-8049605/warga-tolak-tpa-bangkonol-angkut-sampah-ke-dinas-lh-pandeglang/amp
Detik.com. (2025, Agustus 12). Wabup: TPA Bangkonol belum terima sampah dari Tangsel, tunggu AMDAL selesai.Diakses pada 27 November 2025 melalui https://news.detik.com/berita/d-8057943/wabup-tpa-bangkonol-belum-terima-sampah-dari-tangsel-tunggu-amdal-selesai/amp
Detik.com. (2025, September 1). Warga di TPA Bangkonol kawal pembatalan MoU penampungan sampah di Pandeglang. Diakses pada 27 November 2025 melalui https://news.detik.com/berita/d-8091021/warga-di-tpa-bangkonol-kawal-pembatalan-mou-penampungan-sampah-di-pandeglang/amp
Ferdianto, M., Nafisah, T. H., Huriyah, H. D., & Pradana G. W. (2025). STUDI LITERATURE TENTANG SINERGI STRATEGI ANTAR PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DI MALANG RAYA. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, Vol 8 (2).
INSTITUTIONAL SYNERGY IN WASTE MANAGEMENT: CHALLENGES AND STRATEGIC SOLUTIONS. Jurnal Legislatif, 8(2), 83–94.
Jawapos Tangsel Update. (2024). Pengiriman Sampah Tangsel Tunggu Kesiapan Pandeglang. Diakses pada 25 November 2025, dari https://tangsel.jawapos.com/tangsel-update/2506505983/pengiriman-sampah-tangsel-tunggu-kesiapan-pandeglang
Novitasari, F., Mardiana, M., & Putri, N. A. D. (2025). ANALISIS IMPLEMENTASI KERJA SAMA ANTAR DAERAH PEMERINTAH KOTA SURABAYA DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR DALAM MENDORONG PEMBANGUNAN EKONOMI. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, Vol 8 (10).
Nugroho, R. (2020). Public policy: Dinamika kebijakan publik, analisis kebijakan publik, manajemen kebijakan publik. Elex Media Komputindo.
Prameswari, S. A., Khairul, M. R., & Wanusmawatie, I. (2016). Kerjasama antar Daerah dalam Sektor Persampahan Berbasis Pembangunan Berkelanjutan: Studi di Sekretariat Bersama Kartamantul, DI Yogyakarta. Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 1, No. 7, 1323-1330.
RadarBanten. (2025, September 15). Kerjasama sampah dibatalkan, Pemkab Pandeglang sampaikan permohonan maaf. Diakses pada 24 November 2025, dari https://www.radarbanten.co.id/2025/09/15/kerjasama-sampah-dibatalkan-pemkab-pandeglang-sampaikan-permohonan-maaf/
Sabarna, M. A. N., & Ramdani, R. (2025). Collaborative Governance in Waste Management: A Case Study in The Municipality of Yogyakarta, Indonesia. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik. 10(1), 33-45.
Shafiera, A. (2014). Kerjasama antar daerah dalam pengolahan akhir sampah di wilayah Metropolitan Bandung Raya Provinsi Jawa Barat. Jurnal Wahana Kinerja, 17(1).
Sianturi, J. S. R., & Indarto, K. (2024). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Melalui Program Salin Swara di Kota Bontang. Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa). 4 (1).
Tangselife. (2024). TPA Cipeucang Overload, DPRD Dukung Kerjasama Pengolahan Sampah Tangsel–Pandeglang. Diakses 25 November 2025, dari pada https://tangselife.com/news/tpa-cipeucang-overload-dprd-dukung-kerjasama-pengolahan-sampah-tangsel-pandeglang
TangselLife. (2025, Juli 25). Jalin kerja sama sampah dengan Tangsel, luas TPA Bangkonol Pandeglang akan ditambah 3,5 hektare. Diakses pada 27 November 2025 melalui https://tangselife.com/news/jalin-kerjasama-sampah-dengan-tangsel-luas-tpa-bangkonol-pandeglang-akan-ditambah-35-hektar/amp
TangselPos. (2025, September 15). Pemkab Pandeglang akhirnya terbitkan surat pembatalan kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Tangsel. Diakses pada 24 November 2025, dari https://tangselpos.id/detail/39418/pemkab-pandeglang-akhirnya-terbitkan-surat-pembatalan-kerja-sama-pengelolaan-sampah-dengan-kota-tangsel
Warsono, Hardi (2011). Kerja Sama Antar Daerah di Indonesia; Isu dan Tantangan. UNDIP Institutional Repository, 978-602-97348-7-6.
Wiranti, Naswar, Putri Regita Salsabila Oktaviani, & Irma Idris. (2025). STRENGTHENING