Pembelajaran IPS Berbasis Pengalaman Langsung sebagai Upaya Menguatkan Kompetensi Sosial Siswa

Main Article Content

Eka Wahyuning Tias
Purwanti Purwanti
Fadilatuzzahro Fadilatuzzahro
Rasimin Rasimin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis pengalaman langsung serta dampaknya terhadap penguatan kompetensi sosial siswa di MI Pakis Bringin Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS di MI Pakis Bringin telah diarahkan untuk melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan kontekstual dan berbasis pengalaman nyata, seperti observasi ke pasar tradisional, kunjungan ke kantor desa, serta simulasi musyawarah kelas. Melalui kegiatan tersebut, siswa mampu memahami konsep-konsep sosial seperti tanggung jawab, kerja sama, dan keadilan sosial secara lebih konkret. Pembelajaran berbasis pengalaman juga berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi sosial siswa, ditunjukkan oleh meningkatnya kemampuan berkomunikasi, sikap peduli lingkungan, serta rasa empati dan kerja sama antar siswa. Guru berperan penting sebagai fasilitator dan pembimbing refleksi terhadap pengalaman belajar yang dialami siswa. Meskipun terdapat tantangan berupa keterbatasan waktu, sarana, dan dukungan kegiatan luar kelas, kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua mampu mendukung keberhasilan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman ini. Dengan demikian, model pembelajaran IPS berbasis pengalaman langsung terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi sosial siswa sekaligus menumbuhkan karakter positif sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tias, E. W., Purwanti, P., Fadilatuzzahro, F., & Rasimin, R. (2026). Pembelajaran IPS Berbasis Pengalaman Langsung sebagai Upaya Menguatkan Kompetensi Sosial Siswa . J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 1846–1854. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.13716
Section
Articles

References

Aftab, J., Abid, N., Cucari, N., & Savastano, M. (2023). Green human resource management and environmental performance: The role of green innovation and environmental strategy in a developing country. Business Strategy and the Environment, 32(4), 1782–1798.

Ahmad, R. R., Akbar, W., Aijaz, M., Channar, Z. A., Ahmed, F., & Parmar, V. (2023). The role of green innovation on environmental and organizational performance: Moderation of human resource practices and management commitment. Heliyon, 9(1), e12679.

Anam, C., Dewi, D. C., & Fairuzabadi, A. (2024). Evolusi kepemimpinan digital: Transformasi modal manusia dalam era artificial intelligence. Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 2(5), 11–24. https://doi.org/10.61132/maeswara.v2i5.1278

Ang’ana, G. A., & Ongeti, W. J. (2023). Collaborative leadership and performance: Towards development of a new theoretical model. Journal of Business and Management Sciences, 11(6), 297–308. https://doi.org/10.12691/jbms-11-6-1

Arisanti, F., Wahyudi, M., & Muttaqin, A. (2024). Pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini: Menyelaraskan aspek kognitif, emosional, dan sosial. JOECES: Journal of Early Childhood Education Studies, 4(1).

Astuti, T., Saputra, D., & Soleh, M. (2022). Social learning dalam pembelajaran pada era new normal. Bima Gogik, 9(1), 108–115. https://doi.org/10.61290/pgsd.v9i1.48

Aulia, V. (2019). Refleksi pelaksanaan pembelajaran pada praktik mengajar mahasiswa di jenjang SD sederajat untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 4(3). https://doi.org/10.28926/briliant

Augustine, A. K., Sunaryo, A. C., & Firmansyah, Y. (2022). The influence of job satisfaction on employee performance. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 2(1), 147–156. https://doi.org/10.53625/juremi.v2i1.2691

Bagong, S. (2004). Sosiologi ekonomi. Kencana.

Baudrillard, J. (1994). Simulacra and simulation. University of Michigan Press.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.

Bormasa, M. F. (2022). Leadership and work effectiveness. CV Pena Persada.

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (pp. 241–258). Greenwood.

Creswell, J. W., & Poth, C. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service: Serving, not steering (4th ed.). Routledge.

Dwiyanto, A. (2017). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.

Effendi, M., & Raharjo, S. (2019). Digitalisasi pelayanan publik di daerah terpencil: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 145–160.

Fung, A. (2016). Empowered participation: Reinventing urban democracy. Princeton University Press.

Graen, G. B., & Uhl-Bien, M. (1995). Relationship-based approach to leadership: Development of leader–member exchange (LMX) theory of leadership over 25 years. The Leadership Quarterly, 6(2), 219–247. https://doi.org/10.1016/1048-9843(95)90036-5

Habermas, J. (1984). The theory of communicative action. Beacon Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Ritzer, G. (2011). The McDonaldization of society. Pine Forge Press.

Sen, A. (1999). Development as freedom. Anchor Books.

Weber, M. (1958). The Protestant ethic and the spirit of capitalism. Scribner.