Utilitas dan Realitas dalam Perkspektif Pragmatisme Terhadap Implementasi Handphone (HP) sebagai Media Edukasi di SD N 2 Kawangkoan

Main Article Content

Meisie Lenny Mangantes
Maria Imanuela Warangkiran

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis utilitas dan realitas penggunaan gadget dalam pembelajaran siswa sekolah dasar berdasarkan perspektif pragmatisme dan kajian ontologis. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif fenomenologis untuk menggali pengalaman nyata guru dan siswa dalam pemanfaatan telepon pintar di SD N 2 Kawangkoan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget memiliki nilai guna yang positif sebagai media literasi digital melalui aplikasi yang telah disiapkan sekolah. Namun, realitas di lapangan memperlihatkan bahwa beberapa siswa menyalahgunakan HP, seperti mengecek notifikasi dan membuka aplikasi lain sehingga mengganggu fokus belajar. Temuan ini mengindikasikan adanya dualitas fungsi gadget sebagai media edukasi sekaligus sumber distraksi. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai pragmatis gadget bergantung pada konsekuensi nyata penggunaannya serta kualitas pengawasan guru. Dengan demikian, pemanfaatannya perlu diarahkan secara lebih terstruktur agar manfaat edukatif lebih dominan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mangantes, M. L., & Warangkiran, M. I. (2025). Utilitas dan Realitas dalam Perkspektif Pragmatisme Terhadap Implementasi Handphone (HP) sebagai Media Edukasi di SD N 2 Kawangkoan . J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 2535–2540. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.13837
Section
Articles

References

Aiziah, N., & Suriani, S. (2023). Pengaruh penggunaan gadget terhadap pengalaman belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 112–120.

Alpi, S., & Evans, R. (2019). Case study research in contemporary educational settings. Journal of Qualitative Education, 14(2), 112–123.

Asrori, M. (2023). Penggunaan gadget dalam pembelajaran: Peluang dan tantangan di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 45–57.

Biesta, G. (2020). Educational theory and the meaning of teaching in the digital age. Routledge.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Huir, A., & Emmawati, S. (2024). Dampak intensitas penggunaan gadget terhadap interaksi sosial dan emosi siswa sekolah dasar. Jurnal Psikologi Anak, 5(1), 21–34.

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2020). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health, 47(5), 854–867.

Putri, R., & Wahab, M. (2021). Tantangan implementasi teknologi dalam perilaku belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(2), 133–147.

Rahma, N., & Laeli, A. (2022). Peran gadget dalam meningkatkan literasi digital siswa melalui media audiovisual. Jurnal Literasi Digital, 3(2), 67–79.

Rafianti, R. (2024). Pengaruh penggunaan gadget berlebihan terhadap fokus dan interaksi sosial siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 56–70.

Risde, F. (2020). Ontologi teknologi dalam pendidikan: Media, makna, dan risiko. Jurnal Filsafat Pendidikan, 5(1), 88–102.

Zhang, W. (2020). Case study method in modern educational research: Understanding learning in real-life contexts. International Journal of Educational Research, 103, 101–118.