Pernikahan: Problematika dan Solusi Dalam Maqoshid Syariah

Main Article Content

Mirza Elmy Safira
Haerul Akmal

Abstract

Pernikahan merupakan sebuah proses sakral yang dilakukan seorang laki-laki dan perempuan, yang dinikahkan oleh seorang wali dan disaksikan oleh setidaknya 3 saksi, dan disahkan dengan kalimat Ijab dari pihak wali dan kalimat Qobul dari seorang laki-laki. Era Globalisasi banyak mempengaruhi kehidupan umat Islam termasuk dalam hal pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep penjagaan pada keturunan menjadi solusi terhadap pernikahan pada era globalisasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan data-data didapatkan dari fenomena yang terjadi tentang permasalahan dalam pernikahan pada era globalisasi, seluruh data disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Konsep penjagaan pada keturunan tidak banyak diketahui oleh umat Islam terkhusus pada era globalisasi saat ini, sehingga hal demikian berdampak pada bertambahnya permasalahan pada pernikahan. Dan permasalahan terbesar adalah bahwa kurangnya pemahaman terhadap konsep Hifdzu An Nasl. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan impact terhadap permasalahan pernikahan pada era globalisasi.  

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Safira, M. E., & Akmal, H. (2025). Pernikahan: Problematika dan Solusi Dalam Maqoshid Syariah. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 3687–3701. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.14185
Section
Articles

References

Abdul Wahhab al Jundi. Maqoshid Asy Syar’iyyah ‘Inda Ibnu Al Qoyyum Al Jauziyyah. Damaskus: Risalah Publisher, 2013.

Abu Al Hasan ‘Ali bin Muhammad bin Habib al Mawardi. Al Hawi Al Kabir Fi Fiqh Madzhab Al Imam Asy Syafi’I. Juz 9. Mesir: Maktabah al Islamiyah, 2001.

Abū Dāwud Sulaimān bin al-Asyaś as-Sijistānī al-Azdī. Sunan Abu Dawud, 2000.

Abū Iṡḥāq Ibrāhīm bin Mūsā al-Syāṭibī. “Al-Muwāfaqāt, Juz 4,” 1997.

Agus Anwar Pahutar, Et.al. “Perkawinan Campuran Dalam Dampak Globalisasi Pada Hukum Keluarga.” Jurnal El Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan Dan Pranata Sosial 10, no. 1 (2024): 4.

Ahmad Mukhtar Umar. Mu’jam Lughoh Al ‘Arabiyyah Al Mu’Ashiroh. Mesir: Alimul Kutub, 2008.

Al-Qardhawi, Yusuf. “Dirasah Fi Fiqh Maqashid As-Syari’ah,” 2005.

Arikunto, Suharsimi. No TitleProsedur Penelitian. Yogyakarta, 2010.

Darma Persada, Universitas. “Repository,” n.d.

Desi Asmaret. “Dampak Childfree Terhadap Ketahanan Keluarga Di Indonesia.” ADHKI: Journal Of Islamic Family Law 5, no. 1 (2023): 73–89.

Donny Errawan. “Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Kebudayaan Daerah Di Indonesia.” Jurnal Kajian Lemhanas RI 32, no. 1 (2017): 5–6.

Endang Zakaria, et, Al. “Nikah Sirri Menurut Hukum Islam Dan Hukum Positifi.” Kordinat 20, no. 2 (2021): 249.

“HR. Al-Bukhâri (5065),” n.d.

Humaeroh. “Keluarga Berencana Sebagai Ikhtiar Hifdz an Nasl,.” Al Ahkam 12, no. 1 (2016): 135–36.

Ilham, Muhamamd. “Nikah Beda Agama Dalam Kajian Hukum Islam Dan Tatanan Hukum Nasional.” Taqnin: Jurnal Syariah Dan Hukum, 2, no. 1 (2020): 67.

Imam Amrusi. Konstruksi Fikih Demokratis. Surabaya: Dakwah Digital Press, 2009.

Indra Laksana DKK. Qur’an Al Karim, 2014.

Islamiyati. Analisis Yuridis Nikah Beda Agama Menurut Hukum Islam Di Indonesia, 2016.

Jamal, Mulyono, Hamid Fahmi Zarkasyi, Haerul Akmal, and Tesa Mellina. “Implementasi Wisata Syari’ah Lombok Dalam Perspektif Maqashid Syari’ah.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam 4, no. 2 (2019): 143–60. https://doi.org/10.29240/jhi.v4i2.1002.

Jamiah Islamiyyah. Jamiul Al Kutub Al Islamiyyah, 2008.

Jens M. Scherpe ed. “Family Law in a European Perspective.” European Family Law 3, no. 1 (2016): 116–45.

Jumni Nelly. Nasab Anak Luar Nikah Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Perkawinan Nasional. UIN SUSKA. Pekan Baru, 2006.

Kazhim, Muhammah Nabil. Buku Pintar Nikah: Strategi Jitu Menuju Pernikahan Sukses. Solo: Samudera, 2007.

Malisi, Ali Sibra. “Pernikahan Dalam Islam, SEIKAT.” Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum 1, no. 1 (2022): 23.

Muhammad Bakar Ismai’l Habib. Maqoshid Asy Syari’ah Al Islamiyyah Ta’shilan Wa Taf’ilan. Mesir: Robitotul ‘Alam al Islami, 2002.

Muhammad bin Sholih bin Muhammad Al Ustaimin. Az Zawaj. Madarul Wathon, 2014.

Nanang Zakaria. “Mendidik Anak Menjadi Shalih Dan Shalihah Dalam Islam.” ADIBA: JournaL of Education 3, no. 2 (2023): 262.

Nurhaidah et. al. “Dampak Pengaruh Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa Indonesia.” Jurnal Pesona Dasar 3, no. 3 (2015): 1–14.

Nurhaidah, et al. “Dampak Pengaruh Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa Indonesia.” Jurnal Pesona Dasar 3, no. 3 (2015): 4–5.

“Q.s Al Anfal, Ayat 27-28.,” n.d.

Q.s Al Baqarah Ayat 221, n.d.

“Q.s Al Baqarah Ayat 233,” n.d.

Q.s Al Isra’ Ayat 23, n.d.

“Q.s Al Isra’ Ayat 32,” n.d.

Q.s An Nahl, Ayat 123, n.d.

Q.s An Nisa’ Ayat 11, n.d.

“Q.s An Nisa Ayat 1,” n.d.

“Q.s An Nur Ayat 32.,” n.d.

Rowland, Donald T. “Historical Trends in Chlidlessness.” Journal of Family 28, no. 10 (2007): 1311–37.

Rusdaya Basri. “Konsep Pernikahan Dalam Pemikiran Fuqaha.” Jurnal Hukum Diktum 13, no. 1 (2015): 105–20.

Sapri Ali. “Pernikahan Wisata Perspektif Hukum Islam,.” Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam 1, no. 4 (2020): 3.

Syakir, Muh Fuad. Perkawinan Terlarang. Jakarta: Cendekia Sentra Muslim, 2002.

Taqiyuddin Abu Bakar al-Husni. Kifayah Al-Akhyar, 2005.

Yusuf, A Muri. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana, 2015.

Zuhri, Muhammad Arif. “No TitlePerkawinan Sejenis Dalam Kajian Islam.” Al Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 8, no. 1 (2016): 87.