Analisis Regulasi Hukum Lembaga Keuangan Syariah: Perspektif Hukum Positif dan Syariah di Indonesia

Main Article Content

Mustafaenal Mustafaenal
Muhammad Ilyas
Sawitri Yuli Hartati S

Abstract

Lembaga keuangan syariah di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap sistem keuangan yang lebih adil dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi hukum yang mengatur lembaga keuangan syariah di Indonesia, dengan fokus pada pengaturan perundang-undangan dan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan untuk menganalisis Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sebagai pedoman kepatuhan syariah dalam produk keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi hukum sudah ada, masih terdapat tantangan signifikan, seperti dualisme sistem keuangan, rendahnya literasi keuangan syariah, dan tumpang tindih kewenangan antara OJK dan DSN-MUI. Tantangan ini menghambat efektivitas pengawasan dan implementasi prinsip syariah di lapangan. Penelitian ini juga menyoroti peran penting lembaga keuangan syariah dalam memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Diperlukan kerangka regulasi yang lebih harmonis, penguatan pengawasan, serta peningkatan literasi keuangan syariah untuk mengatasi tantangan yang ada dan mendukung pengembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mustafaenal, M., Ilyas, M., & S, S. Y. H. (2026). Analisis Regulasi Hukum Lembaga Keuangan Syariah: Perspektif Hukum Positif dan Syariah di Indonesia. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 580–589. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.14607
Section
Articles

References

AK, Ö., & HARUNOĞULLARI, E. (2023). Why is mudaraba not practiced by Islamic banks? How can Islamic banks apply the mudaraba financing model? Uluslararasi Akademik Birikim Dergisi. https://doi.org/10.53001/uluabd.2023.76

Anas, S., Aziz, F., & Rahman, T. (2024). The impact of the dual financial system on Islamic banking regulation. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 45-67.

Ascarya. (2006). Akad dan produk bank syariah: Konsep dan praktik di beberapa negara. Jakarta: Bank Indonesia.

Fakhrina, D. (2025). Financial inclusion in Islamic banking: The role of social equity. Jurnal Ekonomi Islam, 10(2), 99–115.

Fianto, B., Gan, C., & Hu, B. (2019). Financing from Islamic microfinance institutions: Evidence from Indonesia. Agricultural Finance Review, 79(5), 633–645. https://doi.org/10.1108/afr-10-2018-0091

Handayani, R., Sugiyanto, W., & Setiawan, M. (2023). Regulatory overlap between OJK and DSN-MUI: Challenges and opportunities. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia, 4(3), 112-130.

Hussain, K., & Muhammad, M. (2022). Performance of Islamic and conventional banks: The impact of Basel III. Journal of Islamic Business and Management, 12(01). https://doi.org/10.26501/jibm/2022.1201-004

IAI. (2020). Shariah governance: Pedoman tata kelola syariah. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Kakembo, S., Abduh, M., & Salleh, P. (2021). Adopting Islamic microfinance as a mechanism of financing small and medium enterprises in Uganda. Journal of Small Business and Enterprise Development, 28(4), 537–552. https://doi.org/10.1108/jsbed-04-2019-0126

Khasanah, F., & Kurniawati, L. (2025). Islamic finance in Indonesia: The role of profit-sharing and equity financing. Journal of Islamic Finance, 12(1), 54-72.

Muawanah, E., & Imronudin, I. (2021). Analysis of the effect of capital adequacy ratio, non-performing financing, and financing to deposit ratio on profitability: A case study on Islamic commercial banks in Indonesia. Journal of Management and Islamic Finance, 1(1), 32–47. https://doi.org/10.22515/jmif.v1i1.3566

Novita, R. (2023). The impact of financial literacy on Islamic banking growth in Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi Syariah, 8(4), 85-99.

Nurbaity, A., Baity, N., & Putri, A. (2023). Equivalent rate for Islamic banks from a signal theory perspective. IAJ, 2(2), 01–14. https://doi.org/10.18326/iaj.v2i2.01-14

Otoritas Jasa Keuangan [OJK]. (2019). Buku 8: Industri jasa keuangan syariah. Jakarta: OJK.

Quddus, M., Ansari, M., & Rahman, S. (2022). Barriers to the growth of Islamic finance in Indonesia: A case study. Journal of Islamic Economics and Finance, 6(2), 122–139.

Rahmani, F., & Komaruddin, M. (2025). Islamic finance and economic justice: A critical evaluation. Jurnal Ekonomi Islam, 14(3), 78–95.

Rohman, F., Hasanah, U., & Nugroho, A. (2021). Fintech syariah di Indonesia: Peluang dan tantangan. Jurnal Ekonomi Syariah, 9(2), 145–162.

Santoso, T., Firmansyah, E. A., Sapulette, M. S., & Setiawan, M. (2023). The Impact of Industry Concentration on Stability: The Case of Indonesian Islamic-Commercial Banks. International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF), 6(2), 201-224. https://doi.org/10.18196/ijief.v6i2.17892

Santoso, T., Firmansyah, E., Sapulette, M., & Setiawan, M. (2023). The impact of industry concentration on stability: The case of Indonesian Islamic-commercial banks. International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF), 6(2), 201–224. https://doi.org/10.18196/ijief.v6i2.17892

Soemitra, A. (2009). Bank dan lembaga keuangan syariah. Jakarta: Kencana.

Umam, M., & Kimberly, D. (2021). Regulatory framework of Islamic finance: Challenges and prospects. Journal of Islamic Financial Regulations, 9(1), 34–50.

Viverita, V., Bustaman, Y., Danarsari, D., & Nugrahani, R. (2022). Accessibility of affordable funds from banking liquidity creation to support SDGs in Indonesia. Kne Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v7i12.11551

Wiroso, S. (2017). Prinsip dasar produk perbankan syariah. Jakarta: LPFE Trisakti.

Yıldız, S. (2020). Performance analysis of Turkey's participation and conventional indices using the TOPSIS method. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 11(7), 1403–1416. https://doi.org/10.1108/jiabr-08-2018-0123