Dampak Broken Home Terhadap Kesehatan Mental Siswa SMP Muhammadiyah Salatiga
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji dampak disfungsi keluarga (broken home) terhadap kesehatan mental siswa SMP Muhammadiyah Salatiga dan peran layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Metode studi kasus kualitatif melibatkan wawancara dengan siswa, guru BK, dan kepala sekolah, serta observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan dampak broken home berupa masalah internal seperti kecemasan, takut penolakan, dan rendah diri, serta masalah eksternal seperti agresivitas, motivasi belajar menurun, dan pelanggaran aturan. Layanan BK yang ada lebih fokus pada konseling individu, tetapi menghadapi kendala minimnya dukungan keluarga. Kesimpulannya, broken home memicu masalah mental dan perilaku yang kronis, sehingga layanan BK perlu dikembangkan menjadi Konseling Krisis Berbasis Komunitas Sekolah. Rekomendasi meliputi terapi naratif dan kebijakan untuk menjadikan sekolah sebagai tempat aman bagi siswa rentan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afrina, D., & Hasanah, N. (2019). Studi Kasus Self Esteem Pada Remaja Yang Orang Tuannya Broken home Di SMP Dharma Patra P.Brandan. Jurnal Serunai Bimbingan dan Konseling, 8(2), 107–116. https://doi.org/10.37755/jsbk.v8i2.189
Amato, P. R., & James, S. L. (2020). Adolescent Mental Health Trajectories Following Parental Divorce: A Longitudinal Study of Risk and Resilience. Journal of Family Psychology, 3, 301–312.
Amhar, Nur Fajrah Azari, Nisya Fadilla, Sabrina Rizky Amelia, Nabila Sabrina Nurfianti, Rafa Aurelia, Angela Gracia Lusiani Dahut, & Nidya Malica Permata. (2023). Dukungan Sosial Seagai Determinan Kesehatan Mental Pada Remaja Broken home. Journal of Communication and Social Sciences, 1(1), 25–36. https://doi.org/10.61994/jcss.v1i1.135
Arifin, R. T., & Mustofa, A. (2023). Integrasi nilai-nilai keagamaan dalam layanan konseling krisis remaja di sekolah Muhammadiyah. 12, 150–165.
Edy, S. (2024). Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Bimbingan Konseling Pendidikan. ournal of Islamic Education Guidance and Counseling, 1, 1–10.
Epston, D., & White, M. (2020). Narrative Means to Therapeutic Ends: The Classics Edition. W. W. Norton & Company.
Hoghughi, M., & Hughes, A. (2024). The Impact of Emotional Abuse and Chronic Conflict in Intact Families on Adolescent Self-Esteem and Anxiety. Child Abuse & Neglect, 150.
Janet M. Y. Cheung, et. al. (2018). To Drug or Not to Drug: A Qualitative Study of Patients’ Decision-Making Processes for Managing Insomnia. 1-26. http://dx.doi.org/10.1080/15402002.2016.1163702
Kusuma, A., Azis, G. R. A., Muhammad, F., Sari, D. P., & Desikha, H. Q. (2024). Peran Keluarga dalam Pembentukan Karakter Anak Remaja. 8, 27355–27361.
Masten, A. S., & Narayan, A. J. (2023). Resilience Theory and Practice: Developmental Cascades and Intervention Strategies. Annual Review of Psychology, 74, 767–791.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Edition 4). Sage.
Muflih, A., & Nurhayati, E. (2023). Analisis kebutuhan pelatihan konseling naratif bagi guru BK dalam menangani kasus disfungsi keluarga. 1, 21-34.
Novianto, R., Zakso, A., & Salim, I. (2019). ANALISIS DAMPAK BROKEN HOME TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMA SANTUN UNTAN PONTIANAK. 8, 1–8.
Pratiwi, O. M., & Yunarman, S. (2022). Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMPN 1 Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang. 3, 331–339.
Santrock, John W. (2019). Adolescence (Seventeenth). McGraw-Hill Education.
Sari, T. U., Syaputra, A., Syabila, Y., Ulya, S., & Afrianti, D. (2025). Analisis Peran Guru Bk Dalam Menangani Siswa Yang Mengalami Broken home Di Sekolah Manengah Atas. 1.
Setiawan, A. S. (2021). Peran kepala sekolah dalam pengembangan program bimbingan dan konseling komprehensif. 1, 45–58.
Smetana, J. G., & Villalobos, M. (2022). Parental Authority and Psychological Control in Adolescence: Longitudinal Associations with Internalizing and Externalizing Problems. Developmental Psychology, 58, 164–177.
Sun, R., & Li, X. (2012). The Roles of Parental Conflict and Parent-Child Relationship in Mediating the Link Between Divorce and Adolescent Behavioral Problems. Journal of Youth and Adolescence, 50, 148–162.
Warouw, I., Posangi, J., & Bataha, Y. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Agresif Pada Anak Usia Remaja Di SMA N 1 Kakas. JURNAL KEPERAWATAN, 7(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.24333
Wolchik, S. A., & Sandler, I. N. (2019). A randomized trial of an internet-based co-parenting program for divorced parents. 10, 867–879.
Wulandari, M., Tetteng, B., & Mansyur, A. Y. (2023). Pengaruh Tawakal Terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi TALENTA, 8(2), 32. https://doi.org/10.26858/talenta.v8i2.44461