Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Kasus Ilegal Fishing

Main Article Content

Emiel Salim Siregar
Raudha Balqis
Fitria Rahmadani
Adelia Fahriza Hasibuan
Lulu Indah Eliyana
Dina Natasha Sayendra Putri

Abstract

This study investigates corporate criminal liability in fisheries crimes, with particular emphasis on illegal fishing as a persistent threat to Indonesia’s marine sustainability, economic stability, and maritime sovereignty. Despite the absence of explicit recognition of corporations as criminal subjects in the Criminal Code, several sectoral regulations—including the Fisheries Law, Emergency Law No. 7 of 1955, and Supreme Court Regulation No. 13 of 2016—have established the basis for holding corporations accountable for offenses committed by their agents. Employing a normative legal approach, this study analyzes statutory frameworks, legal doctrines, and relevant literature to examine regulatory arrangements, sanctioning mechanisms, and enforcement practices. The findings reveal significant legal and institutional challenges, particularly the ambiguity in determining corporate representation in criminal proceedings and the lack of clear standards for attributing corporate fault. Although the Fisheries Law provides cumulative sanctions, including imprisonment, substantial fines, and administrative penalties such as license revocation and asset confiscation, enforcement remains ineffective due to fragmented authority and weak inter-agency coordination. This study argues that strengthening corporate criminal enforcement requires regulatory harmonization, clearer doctrinal standards, and enhanced institutional integration. It further highlights the strategic role of surveillance technologies, such as Vessel Monitoring Systems (VMS), Automatic Identification Systems (AIS), and digital logbooks, in improving compliance and detection. By addressing these gaps, the study contributes to advancing a more coherent and effective framework for corporate accountability in fisheries governance within contemporary criminal law discourse.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Siregar, E. S., Balqis, R., Rahmadani, F., Hasibuan, A. F., Eliyana, L. I., & Sayendra Putri, D. N. (2026). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Kasus Ilegal Fishing. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(3), 635–642. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i3.14931
Section
Articles

References

Achyad, A., Sukabangun II, K., & Sukarami, K. (2023). Penanggulangan tindak pidana illegal fishing di Indonesia. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, 29(4), 147.

Prayoga, A. Y., Septiawan, R., & Intann, N. K. A. (2024). Metafora pertanggungjawaban pidana korporasi dalam undang-undang perikanan antara Indonesia dengan Selandia Baru (Comparative legal studies: Pra sampai dengan pasca omnibus law). Jurnal Magister Ilmu Hukum, 9(1), 29. https://jurnal.uai.ac.id/index.php/JMIH/article/view/2810

Darajati, M. R., & Syafei, M. (2023). Strategi pemberantasan praktik penangkapan ikan secara ilegal di wilayah laut Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 30(1), 156.

Febriansyah, R., & Syakur, S. (2023). Optimalisasi penegakan hukum kelautan Indonesia terhadap penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) oleh kapal asing. Journal of Social Science Research, 4(1), 3.

Iqbal, M. (2012). Illegal fishing sebagai kejahatan korporasi: Suatu terobosan hukum pidana dalam mengadili kejahatan. Jurnal Hukum dan Peradilan, 1(3), 427.

Ismantara, S., Sari, R. A. D. P., & Elvira, C. (2021). Kajian hukum perikanan sebagai pendorong potensi budidaya perikanan berbasis kearifan lokal. Prosiding Serina, 1(1), 339.

Situmorang, J. P., Pujiyono, & Soemarmi, A. (2016). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam menanggulangi tindak pidana perikanan. Diponegoro Law Journal, 5(3), 5.

Saharuddin, Pangkerego, O. A., & Sumampow, J. O. (2021). Penerapan sanksi terhadap pelaku tindak pidana perikanan berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009. Lex Crimen, 10(7), 61.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2014). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.

Suhaimi. (2021). Problem hukum dan pendekatan dalam penelitian hukum normatif. Jurnal Hukum, 19, 209.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem Hukum Nasional Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. (2013). Penelitian hukum tentang penegakan hukum di perairan Indonesia. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.