Peran Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengurangi Mathematics Anxiety pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Getasan

Main Article Content

Yuliana Kurniawati
Mei Cahya Ningrum
Aldauna Affani ika Putri
Dina Septiana
Ruwandi Ruwandi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat mathematics anxiety pada siswa, meskipun layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah dinilai telah berjalan dengan baik. Berdasarkan kajian teori dan penelitian terdahulu, kecemasan matematika dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengalaman belajar negatif, metode pengajaran, interaksi kelas, serta dukungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran layanan BK dalam mengurangi mathematics anxiety pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Getasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket mathematics anxiety dan observasi pelaksanaan layanan BK. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui tingkat kecemasan dan gambaran peran layanan BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK berada pada kategori baik, namun tidak memiliki hubungan signifikan dengan kecemasan matematika (r = 0,104; p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa layanan BK belum secara khusus menargetkan kecemasan akademik, sehingga belum berpengaruh terhadap penurunan kecemasan matematika siswa. Penelitian ini menyimpulkan perlunya program konseling yang lebih spesifik, kolaborasi antara guru BK dan guru matematika, serta pemetaan kebutuhan siswa guna meningkatkan efektivitas layanan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kurniawati, Y., Ningrum, M. C., Putri, A. A. ika, Septiana, D., & Ruwandi, R. (2026). Peran Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengurangi Mathematics Anxiety pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Getasan. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(3), 694–700. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i3.15006
Section
Articles

References

Choirotin Nisa, L., Sulistyaningsih, D., & Purnomo, E. A. (2025). Systematic literature review: Mathematics anxiety siswa terhadap kemampuan berpikir kritis. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8(4), 4249–4257.

Khotimah, H. (2021). Perkembangan literasi matematika di Indonesia. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Mulawarman (Vol. 1).

Lutfi, S., & Rahma, A. (2021). Hubungan antara dukungan guru BK dan kecemasan akademik siswa. Jurnal Konseling Indonesia, 6(2), 78–86.

Novia, E., Artama, N., Amin, S. M., Yuli, T., & Siswono, E. (2020). Jurnal penelitian pendidikan matematika dan sains. JPPMS, 4(1). http://journal.unesa.ac.id/index.php/jppms/

Nurjanah, I., & Alyani, F. (2021). Kecemasan matematika siswa sekolah menengah pada pembelajaran matematika dalam jaringan. Jurnal Elemen, 7(2), 407–424. https://doi.org/10.29408/jel.v7i2.3522

Pratiwi, A., & Sinthia, R. (n.d.). Pengaruh layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kecemasan siswa mengikuti mata pelajaran matematika. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/j_consilia

Putri, D. A., & Yuwono, I. (2023). Analisis faktor internal dan eksternal penyebab mathematics anxiety pada siswa SMA. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 10(1), 34–45.

Shafira Dina, A., & Ambarwati, L. (2022). Literature review: Faktor kecemasan matematika siswa dan upaya mengatasinya. Jurnal Pendidikan, 4(1).

Tauhid, K., & Safari, S. (2024). Pentingnya pemahaman konsep dasar matematika dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan, 3.

Utami, R. P., & Nurhayati, T. (2020). Kecemasan matematika dan dampaknya terhadap prestasi akademik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(2), 111–120.

Yudha, F. (2019). Peran pendidikan matematika dalam meningkatkan sumber daya manusia guna membangun masyarakat Islam modern. Jurnal Pendidikan, 5(2), 87–94.