Eksplorasi Kecemasan Ibu Terhadap Masa Depan Remaja dengan Sindrom Down
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kecemasan ibu terhadap masa depan remaja dengan sindrom down, melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari ibu yang memiliki remaja dengan sindrom down sebagai subjek utama, dan turut melibatkan beberapa significant others yang memberikan informasi pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam serta dokumen terkait, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan ibu terhadap masa depan remaja dengan sindrom down bersumber dari berbagai aspek, meliputi pendidikan, kemandirian dan sosialisasi, perkembangan pubertas, serta kondisi kesehatan remaja di masa depan. Kecemasan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti vonis dokter, stigma dan perlakuan negatif dari lingkungan, kekhawatiran terhadap keberlanjutan peran pengasuhan, serta pengalaman keluarga lain dengan kondisi serupa. Kecemasan yang dialami berdampak pada aspek psikologis, fisik, keluarga, dan interaksi sosial ibu. Untuk mengelola kecemasan tersebut, ibu menggunakan strategi problem-focused coping dan emotion-focused coping secara dinamis sesuai dengan kondisi dan tuntutan pengasuhan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pihak terkait seperti orang tua, tenaga pendidik, serta lembaga penyedia layanan disabilitas dalam mengembangkan bentuk intervensi dan dukungan yang lebih responsif terhadap kebutuhan keluarga yang memiliki remaja dengan sindrom down.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abidin, R. R., Smith, L. T., Kim, H., & Youngstrom, E. A. (2022). Parenting stress. WikiJournal of Medicine, 9(1), 1-4.
Afiyyah, A. S., Sarasati, B., & Nugraha, A. C. W. (2023). Penerimaan diri pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus (Studi kasus di Rumah Belajar Hamirah Kabupaten Bekasi). Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikologi, Keperawatan dan Kebidanan, 1(4), 255–267.
Agustin, T. P. A., & Peristianto, S. V. (2025). Dukungan sosial dan kecemasan pada orang tua dengan anak disabilitas. Psikologi Konseling, 17(2), 145–151.
Al Arifin, A. F. (2022). Strategi orang tua dalam membina kemandirian anak Down syndrome (Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Fakultas Dakwah, Program Studi Bimbingan Konseling Islam).
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian (Edisi Revisi). PT UMM Press.
Andriani, R., Nurhasanah, N., & Rosita, D. (2023). Peran orang tua dalam menumbuhkan kemandirian anak down syndrome. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 19(2), 72-81.
Azzahra, S., Utari, A., & Soetadji, A. (2022). Clinical characteristics of Down syndrome with congenital heart disease. EJournal Kedokteran Indonesia, 10(1), 33–38.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Creswell, J. W. (2013). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Durand, V. M., & Barlow, D. H. (2004). Psikologi abnormal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Durand, V. M., & Barlow, D. H. (2006). Intisari psikologi abnormal. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Eddaoudi, S., Zouine, M., Mehdaoui, A., Khabbache, K., El-Boussaadni, Y., & Oulmaati, A. (2023). Challenges and concerns of parents with children with Down Syndrome. Archives of Psychiatry and Mental Health, 7, 15–17.
Elias, Y., Susanti, I. L., & Hayati, N. I. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan keluarga di ruang high care unit (HCU) Rumah Sakit Immanuel Bandung. Seminar Nasional, 435–454.
Ghufron, M. N, & Risnawita, R. (2012). Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta : Ar-Ruzz Media.
Harrington, R., & McDermott, J. (1993). Coping resources and social support. Journal of Psychology, 127(2), 237–248.
Hartley, S. L. (2012). Psychological well-being in mothers of adolescents and adults with Down syndrome. Journal of Intellectual Disability Research, 56(4), 382–391.
Hasanah, M. (2023). Kebermaknaan hidup pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Ummul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 18(1), 22–31.
Hughes, K., Bellis, M. A., Jones, L., Wood, S., Bates, G., Eckley, L., McCoy, E., Mikton, C., Shakespeare, T., & Officer, A. (2012). Prevalence and risk of violence against adults with disabilities: A systematic review and meta-analysis of observational studies. The Lancet, 379(9826), 1621–1629.
Irwanto, W. H., Ariefa, A., & Samosir, S. M. (2019). AZ Sindrom down. Surabaya: Airlangga University Press.
Kusnadi, S. K., Mardiyanti, R., Kusnadi, S. A., Maisaroh, L. L. D., & Elisnawati, E. (2022, November). Dukungan sosial terhadap kecemasan ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. In Seminar Nasional dan Call for Paper 2023: Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045 (Vol. 9, No. 1, pp. 133–142). PSGESI LPPM UWP.
Larocci, G., Yager, J., Rombough, A., & McLaughlin, J. (2008). A review of social skills interventions for children with Down syndrome. Journal of Developmental Disabilities, 14(1), 55–66.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.
Mangunsong, F. (2011). Psikologi dan pendidikan anak luar biasa (Jilid 1). Jakarta: LPSP3.
Maulida, S. A., Masri, D., Dasopang, M. A. A., Winda, W., & Monica, M. (2023). Cara mendidik anak dalam keluarga menurut Surah Luqman ayat 13–15 perspektif Tafsir Ibnu Katsir. Tarbawi: Journal on Islamic Education, 1(1), 31–46.
Mayasari, N. (2019). Layanan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Dengan Tipe Down Syndrome. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 14(1), 111-134.
Miranda, D. (2013). Strategi coping dan kelelahan emosional (emotional exhaustion) pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(2), 177–187.
Nur, H., Rifani, R., & Fakhri, N. (2024). Reframing hope: The process of adapting mothers to children with Sindrom down after receiving a diagnosis. Journal of Educational, Health & Community Psychology (JEHCP), 13(3).
O’Neill, J., Lima, S., Thomson Bowe, K., & Newall, F. (2016). The experiences and needs of mothers supporting young adolescents with intellectual disabilities through puberty and emerging sexuality. Research and Practice in Intellectual and Developmental Disabilities, 3(1), 37–47.
Oktariani, O., & Munthe, R. (2023). Kematangan sensori dan motorik pada tumbuh kembang anak dengan Sindrom down. UNES Journal of Community Service, 8(2), 028–033.
Pelchat, D., Lefebvre, H., & Perreault, M. (2003). Differences and similarities between mothers’ and fathers’ experiences of parenting a child with a disability. Journal of Child Health Care, 7(4), 231–247. d
Pramesti, A. A., & Qamaria, R. S. (2022). Penerapan komunikasi terapeutik dengan media flash card pada anak yang mengalami Down syndrome. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 2(2), 159–169.
Pratiwi, D. W., & Sukartono, S. (2025). Persepsi guru terhadap tantangan dan peluang dalam implementasi pendidikan inklusi. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 189–197.
Rahma, M. S., & Indrawati, E. S. (2018). Pengalaman pengasuhan anak Sindrom down (Studi kualitatif fenomenologis pada ibu yang bekerja). Jurnal Empati, 6(3), 223–232.
Santoso, D. K., & Handayani, P. (2018). Psychological adjustment effectivity in elder siblings of children with Down syndrome. Indonesian Journal of Disability Studies, 5(2), 231–240.
Siti, S. N., & Sudarman, S. (2023). Hubungan antara kemampuan mengunyah makanan dengan kemampuan artikulasi pada anak Down syndrome di Samarinda. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa, 1(2), 347–360.
Sitorus, R., & Utami, T. A. (2024). Pengalaman orang tua melatih kemandirian aktivitas sehari-hari pada anak Down syndrome. Jurnal Keperawatan Cikini, 5(1), 86–97.
Sulhan, N. A. A., Ardaniah, N. H., Nasrullah, N., & Rahmadi, M. S. (2024). Periodisasi perkembangan anak pada masa remaja: Tinjauan psikologi. Behavior, 1(1), 9–36.
Watanabe, M., Kibe, C., Sugawara, M., & Miyake, H. (2022). Courtesy stigma of parents of children with Down syndrome: Adaptation process and transcendent stage. Journal of Genetic Counseling, 31(3), 746–757.
Wijaya, Y. D. S., & Prasetyo, E. (2021). Dinamika kebahagiaan (Happiness) pada ibu yang memiliki anak Sindrom down. Experientia: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 71–80.
Zaleski, Z. (1996). Future anxiety: Concept, measurement, preliminary research. Personality and Individual Differences, 21(2), 165–174.
Zulfiana, U. (2017). Menulis Gratitude Untuk Meningkatkan Happines pada Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Journal of Psychology and Islamic Science, Vol.1(No.1).